5 menit baca 913 kata Diperbarui: 15 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Gamma Hedging

  • Gamma hedging bertujuan mengurangi risiko portofolio opsi dari pergerakan harga aset dasar.
  • Gamma mengukur seberapa cepat delta opsi berubah seiring pergerakan harga aset dasar.
  • Strategi ini melibatkan pembelian atau penjualan aset dasar untuk mengimbangi perubahan delta.
  • Manajemen gamma yang efektif membantu mengoptimalkan potensi keuntungan dan meminimalkan kerugian.
  • Penting bagi trader opsi untuk memahami dan menerapkan gamma hedging dalam strategi mereka.

📑 Daftar Isi

Apa itu Gamma Hedging?

Gamma Hedging adalah Strategi trading opsi untuk meminimalkan risiko akibat perubahan harga aset dasar, dengan menyesuaikan posisi aset yang mendasarinya berdasarkan perubahan delta.

Penjelasan Lengkap tentang Gamma Hedging

Gamma hedging adalah sebuah strategi manajemen risiko yang krusial dalam dunia trading opsi. Tujuannya adalah untuk meminimalkan potensi kerugian yang timbul akibat pergerakan harga aset yang mendasarinya (underlying asset) terhadap posisi opsi yang dimiliki oleh seorang trader atau investor.

Memahami Konsep Dasar: Delta dan Gamma

Untuk memahami gamma hedging, kita perlu mengerti dua konsep utama dalam analisis opsi: Delta dan Gamma.

  • Delta: Merupakan ukuran sensitivitas harga opsi terhadap perubahan harga aset dasar. Misalnya, jika delta suatu opsi adalah 0.50, artinya harga opsi akan berubah sebesar $0.50 untuk setiap pergerakan $1 pada harga aset dasarnya.
  • Gamma: Merupakan ukuran sensitivitas delta terhadap perubahan harga aset dasar. Dengan kata lain, gamma mengukur seberapa cepat delta akan berubah ketika harga aset dasar bergerak. Nilai gamma yang tinggi menunjukkan bahwa delta akan berubah dengan cepat, yang berarti risiko portofolio opsi juga berfluktuasi dengan cepat.

Bagaimana Gamma Hedging Bekerja?

Inti dari gamma hedging adalah menjaga portofolio opsi agar tetap 'netral gamma' atau setidaknya membatasi eksposur terhadap perubahan gamma yang merugikan. Ini dilakukan dengan cara secara aktif menyesuaikan posisi pada aset dasar (underlying asset) itu sendiri.

Ketika nilai gamma suatu posisi opsi tinggi, perubahan kecil pada harga aset dasar dapat menyebabkan perubahan delta yang signifikan. Perubahan delta ini, jika tidak dikelola, dapat menyebabkan kerugian besar bagi trader.

Strategi gamma hedging melibatkan:

  • Membeli atau Menjual Aset Dasar: Trader akan membeli atau menjual sejumlah aset dasar untuk mengimbangi perubahan delta yang terjadi akibat pergerakan harga. Tujuannya adalah untuk menjaga delta portofolio tetap stabil, terlepas dari pergerakan harga aset dasar.
  • Penyesuaian Berkelanjutan: Proses ini bersifat dinamis. Seiring pergerakan harga aset dasar dan perubahan gamma, trader perlu terus-menerus menyesuaikan posisi aset dasar mereka untuk mempertahankan hedging yang efektif.

Contoh Penerapan Gamma Hedging

Misalkan seorang trader memiliki portofolio yang didominasi oleh opsi panggilan (call options). Ketika harga aset dasar naik, delta dari call options tersebut akan meningkat. Jika gamma dari opsi tersebut tinggi, peningkatan delta ini akan semakin besar. Untuk melakukan hedging, trader akan:

  • Menjual sebagian aset dasar yang mereka miliki. Tujuannya adalah untuk mengimbangi peningkatan delta dari call options, sehingga total delta portofolio tetap stabil atau bahkan berkurang. Dengan menjual aset dasar, mereka juga mengunci sebagian keuntungan dari kenaikan harga.

Sebaliknya, jika seorang trader memiliki portofolio yang didominasi oleh opsi put (put options):

  • Ketika harga aset dasar naik, delta dari put options tersebut akan menurun (menjadi lebih negatif). Untuk melakukan hedging, trader akan membeli aset dasar. Ini dilakukan untuk mengimbangi penurunan delta (atau peningkatan nilai negatif delta) dari put options, sehingga melindungi portofolio dari kerugian yang tidak terduga akibat kenaikan harga aset dasar.

Manfaat Gamma Hedging

Secara keseluruhan, gamma hedging membantu trader dan investor dalam:

  • Mengurangi ketidakpastian dan risiko dalam portofolio opsi mereka.
  • Mengoptimalkan potensi keuntungan dengan meminimalkan dampak pergerakan harga yang ekstrem.
  • Melindungi modal dari kerugian yang tidak terduga akibat volatilitas pasar.

Dengan memahami dan mengelola gamma secara efektif, trader dapat meningkatkan probabilitas keberhasilan dalam perdagangan opsi mereka.

Cara Menggunakan Gamma Hedging

Gamma hedging diterapkan dengan memantau perubahan delta opsi dan menyesuaikan posisi pada aset dasar secara berkala untuk menjaga stabilitas risiko portofolio.

  1. 1Langkah 1: Identifikasi posisi opsi yang memiliki eksposur gamma signifikan.
  2. 2Langkah 2: Hitung delta dan gamma dari posisi opsi tersebut.
  3. 3Langkah 3: Tentukan arah dan besaran penyesuaian yang diperlukan pada aset dasar (membeli atau menjual) untuk mengimbangi perubahan delta.
  4. 4Langkah 4: Lakukan transaksi aset dasar secara berkala sesuai dengan perubahan delta dan gamma untuk menjaga posisi hedging yang efektif.

Contoh Penggunaan Gamma Hedging dalam Trading

Seorang trader memiliki 100 kontrak Opsi Call XYZ dengan strike $100, jatuh tempo 1 bulan. Saat ini, harga XYZ adalah $105. Delta opsi adalah 0.60 dan Gamma adalah 0.10. Total delta portofolio opsi adalah 100 kontrak * 0.60 * 100 lembar/kontrak = 6000 lembar. Jika harga XYZ naik menjadi $106 (naik $1), delta baru akan menjadi 0.60 + 0.10 = 0.70. Total delta baru menjadi 100 * 0.70 * 100 = 7000 lembar. Ada peningkatan delta sebesar 1000 lembar. Untuk melakukan gamma hedging, trader akan menjual 1000 lembar saham XYZ untuk menjaga delta portofolio tetap stabil.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Opsi Call, Opsi Put, Delta Hedging, Underlying Asset, Volatilitas, Strategi Opsi

Pertanyaan Umum tentang Gamma Hedging

Apakah gamma hedging hanya untuk trader profesional?

Meskipun lebih kompleks, pemahaman dasar tentang gamma hedging penting bagi trader opsi yang ingin mengelola risiko secara efektif, baik profesional maupun yang berpengalaman.

Seberapa sering gamma hedging perlu dilakukan?

Frekuensi gamma hedging tergantung pada volatilitas pasar dan nilai gamma posisi Anda. Semakin tinggi volatilitas dan gamma, semakin sering penyesuaian perlu dilakukan.

Apa risiko utama dari gamma hedging?

Risiko utama adalah biaya transaksi yang timbul dari seringnya membeli/menjual aset dasar, serta potensi kesalahan dalam perhitungan delta dan gamma yang dapat menyebabkan hedging tidak efektif.