4 menit baca 868 kata Diperbarui: 15 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Giffen Good

  • Barang Giffen adalah pengecualian dari hukum permintaan, di mana permintaan naik saat harga naik.
  • Fenomena ini terjadi karena barang tersebut merupakan kebutuhan pokok dengan sedikit atau tanpa substitusi yang terjangkau.
  • Contoh klasik adalah roti bagi masyarakat miskin yang tidak mampu membeli alternatif lain saat harga roti naik.
  • Dalam trading, mengidentifikasi potensi 'Giffen Good' bisa memberikan wawasan unik tentang perilaku pasar aset tertentu.

📑 Daftar Isi

Apa itu Giffen Good?

Giffen Good adalah Barang Giffen adalah barang langka yang permintaannya meningkat seiring kenaikan harganya, bertentangan dengan hukum permintaan umum.

Penjelasan Lengkap tentang Giffen Good

Apa itu Barang Giffen?

Barang Giffen (Giffen Good) adalah konsep dalam ilmu ekonomi yang menggambarkan sebuah anomali dari hukum permintaan standar. Berbeda dengan kebanyakan barang yang permintaannya cenderung menurun ketika harganya naik, barang Giffen justru mengalami peningkatan permintaan ketika harganya melonjak. Konsep ini dinamai berdasarkan ekonom asal Skotlandia, Sir Robert Giffen, yang mengamati fenomena ini pada abad ke-19.

Karakteristik Utama Barang Giffen

Untuk sebuah barang dikategorikan sebagai barang Giffen, ia harus memenuhi dua syarat utama:

  • Inferioritas (Inferiority): Barang tersebut harus merupakan barang inferior, artinya ketika pendapatan konsumen meningkat, permintaan terhadap barang tersebut justru menurun. Konsumen akan beralih ke barang yang lebih berkualitas atau mahal.
  • Efek Pendapatan yang Dominan (Dominant Income Effect): Kenaikan harga barang tersebut harus menyebabkan efek pendapatan negatif yang sangat kuat sehingga mengalahkan efek substitusi. Artinya, meskipun barang tersebut menjadi lebih mahal relatif terhadap barang lain (efek substitusi), kenaikan harganya secara signifikan mengurangi daya beli konsumen (efek pendapatan), memaksa mereka untuk membeli lebih banyak barang tersebut karena tidak ada alternatif yang lebih murah dan terjangkau.

Contoh Klasik Barang Giffen

Sir Robert Giffen mengamati bahwa ketika harga roti naik, masyarakat miskin di Irlandia pada masanya justru membeli lebih banyak roti. Hal ini terjadi karena roti merupakan makanan pokok mereka. Dengan kenaikan harga roti, anggaran mereka yang terbatas terpaksa dialokasikan lebih besar untuk membeli roti, bahkan jika itu berarti mengurangi konsumsi barang lain yang lebih bergizi namun lebih mahal. Mereka tidak memiliki pilihan substitusi yang terjangkau. Contoh lain yang sering dibahas adalah beras di beberapa komunitas berpenghasilan sangat rendah di Asia, di mana kenaikan harga beras memaksa mereka untuk memprioritaskan pembelian beras daripada barang lain, meskipun daya beli mereka menurun.

Relevansi dalam Trading dan Investasi

Meskipun barang Giffen sangat jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari dan lebih merupakan konsep teoritis ekonomi, pemahaman tentang prinsip di baliknya bisa memberikan perspektif unik dalam dunia trading dan investasi. Trader dan investor profesional dapat mengamati aset atau instrumen keuangan yang menunjukkan perilaku serupa, di mana permintaan cenderung meningkat meskipun harganya naik. Ini bisa terjadi pada aset yang dianggap sangat penting dalam kondisi pasar tertentu, atau ketika sentimen pasar mendorong pembelian aset 'safe haven' secara panik meskipun harganya sudah tinggi.

Mengidentifikasi potensi 'Giffen Good' di pasar keuangan memerlukan analisis mendalam terhadap faktor-faktor yang memengaruhi permintaan, sentimen pasar, dan ketersediaan aset substitusi. Ini bisa menjadi indikator adanya distorsi pasar atau perilaku investor yang ekstrem.

Cara Menggunakan Giffen Good

Dalam trading, konsep Barang Giffen jarang diaplikasikan secara langsung karena jarang ditemui. Namun, pemahaman prinsipnya dapat membantu mengidentifikasi aset yang menunjukkan perilaku permintaan tidak biasa saat harganya naik, yang bisa menjadi sinyal trading.

  1. 1Langkah 1: Identifikasi Aset dengan Ketergantungan Tinggi: Cari aset yang menjadi kebutuhan pokok atau sangat fundamental bagi kelompok pasar tertentu.
  2. 2Langkah 2: Amati Perilaku Harga dan Volume: Pantau apakah ada kenaikan permintaan (volume) yang signifikan bersamaan dengan kenaikan harga yang tajam.
  3. 3Langkah 3: Analisis Faktor Pendukung: Periksa apakah ada faktor eksternal (misalnya, krisis, kelangkaan, sentimen panik) yang membatasi atau menghilangkan alternatif yang terjangkau bagi pembeli.
  4. 4Langkah 4: Gunakan sebagai Konfirmasi Tambahan: Jika teridentifikasi, gunakan sinyal ini sebagai konfirmasi tambahan untuk strategi trading yang sudah ada, bukan sebagai dasar tunggal pengambilan keputusan.

Contoh Penggunaan Giffen Good dalam Trading

Dalam skenario pasar yang sangat tidak biasa, misalnya terjadi kelangkaan ekstrem pada suatu komoditas energi vital akibat bencana alam besar yang melumpuhkan rantai pasok global. Jika harga komoditas tersebut melonjak drastis, namun permintaan dari negara-negara yang sangat bergantung padanya justru meningkat karena tidak ada alternatif energi lain yang tersedia dalam jangka pendek, maka komoditas tersebut bisa menunjukkan karakteristik mirip Barang Giffen. Trader yang mengidentifikasi ini mungkin berspekulasi bahwa harga akan terus naik karena permintaan yang dipaksakan oleh kondisi darurat, meskipun secara teori ekonomi normal, kenaikan harga seharusnya menurunkan permintaan.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Hukum Permintaan, Barang Normal, Barang Inferior, Efek Substitusi, Efek Pendapatan, Elastisitas Permintaan

Pertanyaan Umum tentang Giffen Good

Apakah Barang Giffen benar-benar ada di pasar modern?

Barang Giffen sangat langka dalam ekonomi modern dan lebih sering menjadi konsep teoritis. Kasus yang benar-benar memenuhi kedua kriteria (inferioritas dan efek pendapatan dominan) sangat sulit ditemukan.

Bagaimana perbedaan Barang Giffen dengan Barang Veblen?

Barang Giffen adalah barang inferior yang permintaannya naik saat harga naik karena keterbatasan pendapatan. Barang Veblen (seperti barang mewah) permintaannya naik saat harga naik karena status sosial yang ditimbulkannya, bukan karena keterbatasan pendapatan.

Apakah konsep Barang Giffen relevan untuk trader pemula?

Konsep Barang Giffen lebih bersifat teoritis dan jarang aplikatif langsung untuk trader pemula. Namun, memahami prinsip anomali permintaan dapat membantu dalam analisis pasar yang lebih mendalam seiring waktu.