5 menit baca 951 kata Diperbarui: 15 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Global Depositary Receipt (GDR)
- GDR memungkinkan investor global berinvestasi di perusahaan asing dengan mudah.
- Diterbitkan oleh bank internasional, GDR mewakili sejumlah saham perusahaan asing.
- Terdapat dua jenis GDR: terdaftar (listed) dan tidak terdaftar (unlisted).
- Memberikan akses modal bagi perusahaan asing dan diversifikasi bagi investor.
- Risiko meliputi fluktuasi mata uang, politik, hukum, dan likuiditas pasar.
📑 Daftar Isi
- Definisi
- Penjelasan Lengkap
- Cara Menggunakan Global Depositary Receipt (GDR)
- Contoh Penggunaan
- Istilah Terkait
- FAQ
Apa itu Global Depositary Receipt (GDR)?
Global Depositary Receipt (GDR) adalah GDR adalah surat berharga yang mewakili saham perusahaan asing, memudahkan investor global berinvestasi tanpa kepemilikan langsung sahamnya.
Penjelasan Lengkap tentang Global Depositary Receipt (GDR)
Global Depositary Receipt (GDR) adalah instrumen keuangan inovatif yang berfungsi sebagai jembatan antara pasar modal domestik dan internasional. Secara esensial, GDR adalah sertifikat yang diterbitkan oleh lembaga keuangan internasional, biasanya bank kustodian, yang mewakili kepemilikan atas sejumlah saham dari perusahaan yang terdaftar di bursa efek negara lain. Ini memberikan kesempatan bagi investor di satu negara untuk berinvestasi dalam saham perusahaan asing tanpa harus melalui proses pendaftaran dan kepatuhan yang kompleks di bursa negara asal perusahaan tersebut.
Mekanisme Penerbitan dan Perdagangan GDR
Proses penerbitan GDR dimulai ketika sebuah perusahaan ingin memperluas jangkauan pasarnya dan mengakses modal dari investor global. Perusahaan tersebut akan menunjuk sebuah bank internasional (depository bank) sebagai wakilnya. Bank kustodian ini kemudian membeli saham perusahaan asing tersebut di bursa asalnya dan menerbitkan sertifikat GDR yang mewakili saham-saham tersebut. Sertifikat GDR ini kemudian dapat diperdagangkan di bursa efek internasional, seperti London Stock Exchange (LSE) atau New York Stock Exchange (NYSE).
Setiap GDR biasanya mewakili sejumlah saham tertentu dari perusahaan induk. Misalnya, satu unit GDR bisa saja mewakili sepuluh lembar saham perusahaan asing. Rasio ini ditentukan oleh bank kustodian dan perusahaan penerbit.
Jenis-Jenis GDR
GDR dapat dikategorikan menjadi dua jenis utama:
- Listed GDR (GDR Terdaftar): Jenis GDR ini diperdagangkan secara publik di bursa saham internasional yang terkemuka. Perdagangan ini tunduk pada peraturan bursa tempat GDR terdaftar, sehingga menawarkan tingkat transparansi dan likuiditas yang tinggi.
- Unlisted GDR (GDR Tidak Terdaftar): GDR jenis ini tidak diperdagangkan di bursa saham formal. Sebaliknya, perdagangannya terjadi di pasar sekunder (over-the-counter/OTC) antara investor, seringkali melalui jaringan lembaga keuangan. Likuiditasnya mungkin lebih rendah dibandingkan dengan listed GDR.
Keuntungan Berinvestasi dalam GDR
GDR menawarkan berbagai keuntungan baik bagi perusahaan penerbit maupun investor:
- Akses Modal yang Lebih Luas: Perusahaan asing dapat mengumpulkan dana dari investor internasional tanpa perlu mendaftar secara langsung di bursa asing, yang bisa memakan biaya dan waktu.
- Kemudahan Investasi bagi Investor: Investor dapat berinvestasi di perusahaan asing dengan lebih mudah dan seringkali dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan jika mereka harus membeli saham langsung di bursa asing. Transaksi dilakukan dalam mata uang lokal investor dan melalui bursa yang familiar.
- Diversifikasi Portofolio: GDR memungkinkan investor untuk mendiversifikasi portofolio mereka dengan memasukkan saham dari perusahaan-perusahaan di berbagai sektor dan negara, mengurangi risiko konsentrasi pada satu pasar.
Risiko yang Perlu Diperhatikan
Meskipun menawarkan keuntungan, investasi dalam GDR juga memiliki risiko yang perlu dipertimbangkan oleh investor:
- Risiko Nilai Tukar Mata Uang: Perubahan kurs mata uang antara mata uang investor dan mata uang perusahaan induk dapat mempengaruhi nilai investasi.
- Risiko Politik dan Hukum: Ketidakstabilan politik, perubahan regulasi, atau masalah hukum di negara asal perusahaan dapat berdampak negatif pada nilai saham dan GDR.
- Risiko Likuiditas: Terutama untuk unlisted GDR, ketersediaan pembeli atau penjual di pasar sekunder mungkin terbatas, yang dapat menyebabkan kesulitan dalam mengeksekusi transaksi pada harga yang diinginkan.
Oleh karena itu, investor disarankan untuk melakukan analisis fundamental dan teknikal yang cermat, serta memahami sepenuhnya profil risiko dari perusahaan dan pasar tempat GDR tersebut diperdagangkan sebelum membuat keputusan investasi.
Cara Menggunakan Global Depositary Receipt (GDR)
GDR digunakan oleh investor sebagai cara yang efisien untuk berinvestasi di perusahaan asing tanpa harus membeli sahamnya secara langsung di bursa negara asal perusahaan tersebut.
- 1Identifikasi perusahaan asing yang menarik bagi Anda dan telah menerbitkan GDR.
- 2Periksa apakah GDR perusahaan tersebut terdaftar di bursa yang dapat diakses oleh broker Anda.
- 3Buka rekening dengan broker yang menyediakan akses ke bursa tempat GDR diperdagangkan.
- 4Lakukan analisis fundamental dan teknikal terhadap perusahaan penerbit GDR.
- 5Beli GDR melalui platform trading broker Anda, sama seperti membeli saham biasa.
Contoh Penggunaan Global Depositary Receipt (GDR) dalam Trading
Seorang investor di Indonesia ingin berinvestasi di perusahaan teknologi besar asal Amerika Serikat, namun tidak ingin repot membuka rekening di bursa AS. Investor tersebut menemukan bahwa perusahaan tersebut menerbitkan Global Depositary Receipt (GDR) yang diperdagangkan di London Stock Exchange. Dengan menggunakan broker yang menyediakan akses ke LSE, investor tersebut dapat membeli GDR tersebut, yang secara efektif memberikan kepemilikan proporsional atas saham perusahaan AS tersebut, tanpa perlu membeli sahamnya langsung di NYSE.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: American Depositary Receipt (ADR), Bursa Efek Internasional, Saham Asing, Bank Kustodian, Diversifikasi Investasi, Pasar Sekunder
Pertanyaan Umum tentang Global Depositary Receipt (GDR)
Apa perbedaan utama antara GDR dan ADR?
Perbedaan utama terletak pada pasar tempat instrumen tersebut diperdagangkan. ADR (American Depositary Receipt) diperdagangkan di bursa Amerika Serikat dan mewakili saham perusahaan asing, sementara GDR diperdagangkan di bursa di luar Amerika Serikat (misalnya London, Frankfurt) dan juga mewakili saham perusahaan asing.
Apakah GDR memberikan hak suara seperti saham biasa?
Hak suara yang terkait dengan saham yang mendasari GDR biasanya diteruskan kepada pemegang GDR, namun mekanismenya tergantung pada perjanjian antara perusahaan penerbit, bank kustodian, dan pemegang GDR. Seringkali, pemegang GDR dapat memberikan suara melalui bank kustodian.
Bagaimana investor dapat mengetahui nilai tukar GDR terhadap saham aslinya?
Rasio konversi antara GDR dan saham asli ditetapkan saat penerbitan. Nilai GDR di pasar akan berfluktuasi berdasarkan harga saham aslinya, ditambah faktor-faktor lain seperti kurs mata uang dan biaya terkait. Informasi ini biasanya tersedia melalui penyedia data pasar keuangan atau dari bank kustodian.