3 menit baca 698 kata Diperbarui: 15 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Graham Number

  • Graham Number membantu investor mengidentifikasi saham undervalued.
  • Dihitung menggunakan Earnings Per Share (EPS) dan Book Value Per Share (BVPS).
  • Rumus: √(22.5 x EPS x BVPS).
  • Saham dianggap menarik jika harganya di bawah Graham Number.
  • Perlu analisis fundamental komprehensif dan pertimbangan faktor lain.

📑 Daftar Isi

Apa itu Graham Number?

Graham Number adalah Graham Number adalah metode valuasi untuk menentukan nilai intrinsik saham, dikembangkan oleh Benjamin Graham, menggunakan EPS dan BVPS.

Penjelasan Lengkap tentang Graham Number

Graham Number adalah sebuah metode valuasi fundamental yang dirancang untuk membantu para investor menentukan perkiraan nilai intrinsik suatu perusahaan, terutama untuk saham-saham undervalued.

Metode ini dipopulerkan oleh Benjamin Graham, seorang ekonom, akuntan, dan investor legendaris yang sering disebut sebagai "Bapak Investasi Nilai" (Father of Value Investing). Warren Buffett, salah satu investor paling sukses di dunia, secara terbuka mengakui Benjamin Graham sebagai inspirasi utamanya.

Tujuan utama Graham Number adalah memberikan panduan kepada investor untuk mengidentifikasi saham yang diperdagangkan di pasar dengan harga lebih rendah dari nilai sebenarnya (undervalued), sehingga berpotensi memberikan keuntungan di masa depan.

Perhitungan Graham Number didasarkan pada dua metrik keuangan penting dari suatu perusahaan:

  • Earnings Per Share (EPS): Laba bersih perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar. Angka ini mencerminkan profitabilitas perusahaan per saham. Data EPS biasanya dapat ditemukan dalam laporan keuangan kuartalan atau tahunan perusahaan.
  • Book Value Per Share (BVPS): Nilai buku perusahaan per lembar saham. Ini dihitung dengan membagi total ekuitas pemegang saham (aset bersih) dengan jumlah saham biasa yang beredar. BVPS memberikan gambaran tentang nilai aset perusahaan jika semua kewajiban dilunasi.

Rumus dasar untuk menghitung Graham Number adalah:

Graham Number = √(22.5 x EPS x BVPS)

Nilai intrinsik yang dihasilkan dari perhitungan Graham Number berfungsi sebagai batas atas yang disarankan untuk harga saham. Jika harga pasar saham suatu perusahaan lebih rendah dari Graham Number-nya, saham tersebut dapat dianggap sebagai peluang investasi yang menarik dan berpotensi memberikan keuntungan jangka panjang.

Namun, sangat penting untuk diingat bahwa Graham Number hanyalah salah satu alat dalam kotak perkakas seorang investor. Keputusan investasi tidak boleh semata-mata didasarkan pada angka ini. Analisis fundamental yang komprehensif, termasuk evaluasi kondisi pasar, tren industri, kualitas manajemen, keunggulan kompetitif perusahaan, dan prospek pertumbuhan masa depan, tetap krusial sebelum membuat keputusan investasi.

Dalam konteks trading dan investasi, Graham Number menjadi alat bantu yang berharga untuk menyaring saham-saham potensial. Dengan memahami dan menerapkan metode ini, investor dapat memperoleh perspektif yang lebih baik mengenai valuasi saham dan mengidentifikasi peluang untuk mendapatkan imbal hasil yang menguntungkan dalam jangka panjang.

Cara Menggunakan Graham Number

Menggunakan Graham Number untuk mengidentifikasi saham yang berpotensi undervalued dengan membandingkan harga pasar dengan nilai intrinsik yang dihitung.

  1. 1Langkah 1: Dapatkan data Earnings Per Share (EPS) terbaru dari laporan keuangan perusahaan.
  2. 2Langkah 2: Dapatkan data Book Value Per Share (BVPS) terbaru dari laporan keuangan perusahaan.
  3. 3Langkah 3: Hitung Graham Number menggunakan rumus: √(22.5 x EPS x BVPS).
  4. 4Langkah 4: Bandingkan harga pasar saham dengan Graham Number yang dihitung. Jika harga pasar lebih rendah, saham tersebut berpotensi undervalued.

Contoh Penggunaan Graham Number dalam Trading

Misalkan sebuah perusahaan memiliki EPS sebesar $2.50 dan BVPS sebesar $30.00. Maka, Graham Number-nya adalah:
Graham Number = √(22.5 x $2.50 x $30.00) = √(1687.5) = $41.08.
Jika saham perusahaan tersebut saat ini diperdagangkan di pasar dengan harga $35.00, maka harga ini lebih rendah dari Graham Number ($41.08), menunjukkan bahwa saham tersebut berpotensi undervalued dan bisa menjadi peluang investasi yang menarik.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Nilai Intrinsik, Analisis Fundamental, Undervalued, Earnings Per Share (EPS), Book Value Per Share (BVPS), Benjamin Graham, Investasi Nilai

Pertanyaan Umum tentang Graham Number

Siapa yang mengembangkan metode Graham Number?

Metode Graham Number dikembangkan oleh Benjamin Graham, seorang investor legendaris dan pelopor investasi nilai.

Apa saja yang dibutuhkan untuk menghitung Graham Number?

Untuk menghitung Graham Number, Anda memerlukan data Earnings Per Share (EPS) dan Book Value Per Share (BVPS) dari perusahaan.

Apakah Graham Number menjamin keuntungan?

Graham Number adalah alat bantu valuasi, bukan jaminan keuntungan. Keputusan investasi harus didukung oleh analisis fundamental yang komprehensif dan pertimbangan faktor pasar lainnya.