3 menit baca 695 kata Diperbarui: 15 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Gross Merchandise Value

  • GMV mengukur total nilai transaksi kotor di platform.
  • Dihitung dengan mengalikan jumlah unit terjual dengan harga per unit.
  • Indikator penting untuk pertumbuhan dan kinerja platform.
  • GMV berbeda dengan pendapatan atau keuntungan bersih.
  • Berguna untuk perbandingan kinerja antar platform.

📑 Daftar Isi

Apa itu Gross Merchandise Value?

Gross Merchandise Value adalah Gross Merchandise Value (GMV) adalah total nilai bruto semua transaksi yang terjadi di platform trading atau investasi, sebelum dikurangi biaya apapun.

Penjelasan Lengkap tentang Gross Merchandise Value

Apa itu Gross Merchandise Value (GMV)?

Gross Merchandise Value (GMV) adalah metrik fundamental yang digunakan dalam dunia e-commerce, platform trading, dan investasi untuk mengukur nilai total dari semua barang atau layanan yang telah diperdagangkan dalam periode waktu tertentu. GMV mencerminkan nilai bruto dari semua transaksi yang berhasil diselesaikan di suatu platform, sebelum dikurangi biaya operasional, potongan, komisi, atau pengembalian dana.

Secara sederhana, GMV adalah gambaran dari volume aktivitas ekonomi yang terjadi di sebuah platform. Ini adalah angka yang sangat penting bagi para pelaku bisnis di ranah digital karena memberikan indikasi awal mengenai seberapa besar skala bisnis yang dijalankan.

Bagaimana GMV Dihitung?

Perhitungan GMV relatif lugas. Rumusnya adalah:

GMV = Jumlah Unit Terjual x Harga Per Unit

Misalnya, jika sebuah platform trading saham berhasil memfasilitasi penjualan saham senilai total Rp 100 miliar dalam satu bulan, maka GMV platform tersebut untuk bulan itu adalah Rp 100 miliar. Jika platform tersebut menjual 1.000 unit produk dengan harga rata-rata Rp 50.000 per unit, maka GMV-nya adalah 1.000 x Rp 50.000 = Rp 50.000.000.

Pentingnya GMV dalam Trading dan Investasi

GMV memiliki peran krusial sebagai indikator pertumbuhan dan kesehatan sebuah platform trading atau investasi:

  • Indikator Pertumbuhan: Peningkatan GMV dari waktu ke waktu menunjukkan bahwa platform tersebut semakin populer dan berhasil menarik lebih banyak pengguna serta volume transaksi.
  • Ukuran Kinerja: GMV memberikan gambaran kasar tentang seberapa besar aktivitas ekonomi yang difasilitasi oleh platform. Semakin tinggi GMV, semakin besar potensi platform tersebut untuk menghasilkan pendapatan dari biaya transaksi atau komisi.
  • Benchmarking: GMV memungkinkan perbandingan kinerja antara platform yang sejenis. Investor dan analis dapat menggunakan GMV untuk mengevaluasi posisi kompetitif suatu platform dibandingkan dengan pesaingnya.

Perbedaan GMV dengan Pendapatan dan Keuntungan

Penting untuk ditekankan bahwa GMV bukanlah pendapatan bersih atau keuntungan. GMV hanya mencerminkan nilai total transaksi sebelum dikurangi berbagai biaya. Pendapatan (revenue) biasanya dihitung setelah dikurangi biaya-biaya yang terkait langsung dengan transaksi (misalnya, biaya pemrosesan pembayaran, komisi broker). Keuntungan (profit) adalah sisa pendapatan setelah semua biaya operasional, termasuk biaya pemasaran, gaji karyawan, dan biaya pengembangan, dikurangi.

Untuk mendapatkan gambaran yang akurat mengenai profitabilitas, GMV harus dianalisis bersama dengan struktur biaya platform.

Cara Menggunakan Gross Merchandise Value

GMV digunakan oleh platform trading dan investasi untuk mengukur skala aktivitas dan potensi pertumbuhan bisnis mereka, serta oleh analis untuk membandingkan kinerja antar platform.

  1. 1Identifikasi periode waktu yang akan dianalisis (harian, mingguan, bulanan, kuartalan).
  2. 2Kumpulkan data total nilai dari semua transaksi yang berhasil diselesaikan di platform selama periode tersebut.
  3. 3Pastikan data yang dikumpulkan adalah nilai bruto sebelum ada pengurangan biaya atau komisi.
  4. 4Gunakan angka total tersebut sebagai nilai GMV untuk periode yang ditentukan.

Contoh Penggunaan Gross Merchandise Value dalam Trading

Sebuah platform investasi reksa dana melaporkan bahwa GMV mereka pada kuartal pertama tahun ini mencapai Rp 500 miliar. Ini berarti total nilai dari semua pembelian dan penjualan reksa dana yang difasilitasi oleh platform tersebut adalah Rp 500 miliar. Angka ini naik 20% dari kuartal sebelumnya, menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam aktivitas investasi di platform tersebut.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Volume Perdagangan, Pendapatan Platform, Nilai Transaksi, E-commerce, Platform Investasi, Komisi Trading

Pertanyaan Umum tentang Gross Merchandise Value

Apakah GMV selalu sama dengan pendapatan platform?

Tidak, GMV adalah nilai total transaksi kotor. Pendapatan platform adalah nilai setelah dikurangi biaya-biaya tertentu.

Bagaimana cara menghitung GMV jika ada pengembalian dana?

Dalam perhitungan GMV yang paling umum, pengembalian dana tidak dikurangkan. Namun, beberapa platform mungkin menggunakan metrik 'Net GMV' yang sudah memperhitungkan pengembalian dana.

Mengapa GMV penting bagi investor?

GMV penting bagi investor karena menunjukkan skala dan pertumbuhan platform, yang berpotensi berkorelasi dengan pendapatan dan keuntungan di masa depan.