4 menit baca 792 kata Diperbarui: 15 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Gross Rate of Return

  • Gross Rate of Return mengukur potensi keuntungan investasi tanpa memotong biaya.
  • Dihitung dari selisih harga akhir dan awal investasi, dibagi harga awal, lalu dikali 100%.
  • Memberikan gambaran cepat kinerja investasi, namun belum mencerminkan keuntungan bersih.
  • Penting untuk membandingkannya dengan Net Rate of Return untuk gambaran akurat.

📑 Daftar Isi

Apa itu Gross Rate of Return?

Gross Rate of Return adalah Ukuran keuntungan investasi sebelum biaya, komisi, atau pajak. Menunjukkan persentase pengembalian dari selisih harga awal dan akhir.

Penjelasan Lengkap tentang Gross Rate of Return

Gross Rate of Return, atau Tingkat Pengembalian Kotor, adalah metrik fundamental dalam dunia investasi dan trading yang berfungsi untuk mengukur total keuntungan atau kerugian yang dihasilkan oleh suatu aset atau portofolio dalam periode waktu tertentu. Metrik ini memberikan pandangan awal mengenai seberapa baik kinerja investasi Anda, namun dengan satu catatan penting: ia belum memperhitungkan berbagai biaya yang mungkin timbul dalam proses transaksi maupun kepemilikan investasi.

Apa itu Gross Rate of Return?

Secara sederhana, Gross Rate of Return adalah persentase total pengembalian yang diperoleh dari investasi Anda sebelum semua biaya seperti komisi broker, biaya transaksi, biaya manajemen, bunga pinjaman (jika menggunakan margin), dan pajak dipotong. Ini adalah cara cepat untuk melihat potensi pertumbuhan nilai investasi Anda.

Bagaimana Menghitung Gross Rate of Return?

Perhitungan Gross Rate of Return relatif mudah dan dapat diformulasikan sebagai berikut:

Gross Rate of Return = ((Harga Akhir Investasi - Harga Awal Investasi) / Harga Awal Investasi) * 100%

Contoh Perhitungan

Misalkan Anda membeli 100 lembar saham PT Maju Jaya dengan harga Rp 1.000 per lembar pada awal tahun. Total investasi awal Anda adalah Rp 10.000.000. Setelah satu tahun, harga saham tersebut naik menjadi Rp 1.200 per lembar. Nilai investasi Anda sekarang menjadi Rp 12.000.000.

Menggunakan rumus di atas:

  • Harga Awal Investasi = Rp 10.000.000
  • Harga Akhir Investasi = Rp 12.000.000
  • Perbedaan Nilai = Rp 12.000.000 - Rp 10.000.000 = Rp 2.000.000
  • Gross Rate of Return = (Rp 2.000.000 / Rp 10.000.000) * 100% = 20%

Ini berarti, secara kotor, investasi Anda telah menghasilkan keuntungan sebesar 20% dalam satu tahun.

Pentingnya Memahami Gross Rate of Return

Meskipun Gross Rate of Return memberikan gambaran awal yang baik, sangat penting bagi para trader dan investor untuk tidak hanya berhenti di sini. Keuntungan yang terlihat dari Gross Rate of Return bisa jauh lebih tinggi daripada keuntungan bersih yang sebenarnya Anda terima. Biaya-biaya seperti:

  • Komisi Broker: Biaya yang dibebankan oleh broker untuk setiap transaksi jual atau beli.
  • Spread: Perbedaan antara harga bid dan ask pada instrumen trading.
  • Biaya Transaksi Lainnya: Seperti biaya kliring, biaya administrasi, dll.
  • Pajak: Pajak atas keuntungan modal (capital gains tax).
  • Biaya Leverage/Margin: Jika Anda menggunakan dana pinjaman untuk trading.

Semua biaya ini akan mengurangi keuntungan akhir Anda. Oleh karena itu, setelah menghitung Gross Rate of Return, langkah selanjutnya adalah menghitung Net Rate of Return (Tingkat Pengembalian Bersih) yang mencerminkan keuntungan riil setelah semua biaya dikurangi.

Cara Menggunakan Gross Rate of Return

Gunakan Gross Rate of Return sebagai indikator awal kinerja investasi Anda, namun selalu bandingkan dengan Net Rate of Return untuk gambaran keuntungan riil.

  1. 1Identifikasi harga awal dan harga akhir investasi Anda dalam periode tertentu.
  2. 2Hitung selisih antara harga akhir dan harga awal.
  3. 3Bagi selisih tersebut dengan harga awal investasi.
  4. 4Kalikan hasilnya dengan 100 untuk mendapatkan persentase Gross Rate of Return.
  5. 5Selalu pertimbangkan untuk menghitung Net Rate of Return dengan mengurangi semua biaya terkait.

Contoh Penggunaan Gross Rate of Return dalam Trading

Seorang trader forex membuka posisi BUY EUR/USD di 1.1000 dengan modal $10.000. Setelah beberapa waktu, harga naik ke 1.1100. Tanpa memperhitungkan spread atau komisi, Gross Rate of Return dari posisi ini adalah: ((1.1100 - 1.1000) / 1.1000) * 100% = 0.909% (sekitar). Ini menunjukkan potensi keuntungan sebelum biaya, yang kemudian harus dikurangi dengan spread dan komisi untuk mendapatkan keuntungan bersih.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Net Rate of Return, Capital Gain, Return on Investment (ROI), Biaya Transaksi, Trading Forex, Investasi Saham

Pertanyaan Umum tentang Gross Rate of Return

Apa perbedaan utama antara Gross Rate of Return dan Net Rate of Return?

Gross Rate of Return adalah keuntungan sebelum biaya, sedangkan Net Rate of Return adalah keuntungan setelah semua biaya dikurangi.

Apakah Gross Rate of Return berlaku untuk semua jenis investasi?

Ya, Gross Rate of Return dapat digunakan untuk mengukur kinerja berbagai jenis investasi, termasuk saham, obligasi, properti, dan instrumen trading lainnya.

Mengapa penting untuk mengetahui Gross Rate of Return meskipun ada Net Rate of Return?

Gross Rate of Return memberikan gambaran cepat tentang potensi keuntungan dan efektivitas strategi investasi dasar sebelum memperhitungkan beban biaya yang bisa bervariasi, sehingga membantu dalam perbandingan awal antar aset atau strategi.