4 menit baca 701 kata Diperbarui: 15 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Guaranteed Bond

  • Menawarkan pengembalian pokok investasi yang dijamin pada saat jatuh tempo.
  • Garansi dapat berasal dari lembaga keuangan, perusahaan asuransi, atau pemerintah.
  • Memberikan kepastian lebih tinggi bagi investor dibandingkan obligasi biasa.
  • Potensi tingkat pengembalian mungkin lebih rendah karena biaya jaminan.
  • Penting untuk memahami syarat, ketentuan, dan risiko sebelum berinvestasi.

📑 Daftar Isi

Apa itu Guaranteed Bond?

Guaranteed Bond adalah Instrumen keuangan dari perusahaan/pemerintah yang menjamin pengembalian pokok investasi pada tanggal jatuh tempo, seringkali dengan bunga tetap.

Penjelasan Lengkap tentang Guaranteed Bond

Guaranteed Bond, atau Obligasi Terjamin, adalah salah satu jenis instrumen utang yang diterbitkan oleh entitas korporasi atau pemerintah. Ciri khas utamanya adalah adanya janji eksplisit untuk mengembalikan jumlah pokok investasi pada tanggal jatuh tempo yang telah ditentukan. Instrumen ini juga dikenal dengan sebutan bonds with a guarantee atau guaranteed investment certificates.

Mekanisme Jaminan dalam Guaranteed Bond

Keunikan Guaranteed Bond terletak pada adanya pihak ketiga yang memberikan jaminan. Penjamin ini bisa berupa:

  • Lembaga Keuangan: Bank atau institusi keuangan lain yang memiliki reputasi baik.
  • Perusahaan Asuransi: Menawarkan perlindungan finansial terhadap risiko gagal bayar.
  • Pemerintah: Memberikan tingkat keamanan tertinggi karena didukung oleh otoritas negara.

Jaminan ini memastikan bahwa investor akan menerima kembali setidaknya jumlah pokok yang telah diinvestasikan, terlepas dari kondisi finansial penerbit obligasi pada saat jatuh tempo. Hal ini memberikan rasa aman yang signifikan bagi para investor.

Keuntungan dan Keterbatasan

Keuntungan utama berinvestasi pada Guaranteed Bond adalah:

  • Kepastian Pengembalian: Investor dapat memiliki keyakinan tinggi terhadap pengembalian modal pokok.
  • Potensi Imbal Hasil Lebih Tinggi: Dalam beberapa kasus, Guaranteed Bond dapat menawarkan tingkat bunga yang sedikit lebih menarik dibandingkan produk tabungan konvensional atau obligasi tanpa jaminan.

Namun, ada beberapa keterbatasan yang perlu dipertimbangkan:

  • Tingkat Pengembalian Potensial Lebih Rendah: Karena adanya biaya yang dikeluarkan oleh penerbit untuk mendapatkan jaminan dari pihak ketiga, tingkat bunga yang ditawarkan mungkin tidak setinggi obligasi lain yang memiliki risiko lebih besar.
  • Pengaruh Kondisi Pasar: Meskipun pokok terjamin, keuntungan bunga yang diterima tetap bisa dipengaruhi oleh fluktuasi pasar dan kondisi ekonomi makro secara umum.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk berinvestasi, sangat penting bagi investor untuk melakukan analisis mendalam terhadap risiko dan potensi keuntungan yang ditawarkan oleh Guaranteed Bond. Konsultasi dengan profesional keuangan atau penasihat investasi sangat disarankan untuk memahami seluruh aspek dan persyaratan instrumen ini.

Cara Menggunakan Guaranteed Bond

Guaranteed Bond digunakan oleh investor yang memprioritaskan keamanan modal dan kepastian pengembalian, terutama saat kondisi pasar tidak stabil.

  1. 1Identifikasi kebutuhan investasi Anda, apakah prioritas utama adalah keamanan modal atau potensi imbal hasil tinggi.
  2. 2Cari penerbit Guaranteed Bond yang terpercaya dan memiliki rating kredit yang baik.
  3. 3Periksa siapa pihak penjamin (guarantor) dan reputasinya.
  4. 4Pahami secara detail syarat dan ketentuan obligasi, termasuk tingkat bunga, periode jatuh tempo, dan biaya-biaya terkait.
  5. 5Pertimbangkan apakah tingkat pengembalian yang ditawarkan sesuai dengan tujuan finansial Anda, mengingat adanya biaya jaminan.

Contoh Penggunaan Guaranteed Bond dalam Trading

Seorang investor bernama Budi memiliki dana sebesar Rp 100.000.000 dan ingin menginvestasikannya dengan risiko minimal. Ia menemukan 'Guaranteed Bond' yang diterbitkan oleh sebuah perusahaan BUMN terkemuka dengan jaminan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) negara. Obligasi ini menawarkan kupon bunga sebesar 5% per tahun dan akan jatuh tempo dalam 3 tahun. Budi yakin bahwa pokok investasinya sebesar Rp 100.000.000 akan aman dan ia akan menerima bunga sebesar Rp 5.000.000 setiap tahunnya, serta pengembalian penuh pokoknya di akhir masa investasi.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Obligasi, Instrumen Keuangan, Jatuh Tempo, Kupon Bunga, Risiko Investasi, Penjamin Emisi

Pertanyaan Umum tentang Guaranteed Bond

Apakah Guaranteed Bond sama dengan Deposito?

Guaranteed Bond memiliki kesamaan dalam hal jaminan pengembalian pokok, namun perbedaannya terletak pada penerbit dan mekanisme operasionalnya. Deposito diterbitkan oleh bank, sementara Guaranteed Bond bisa diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah, dan jaminannya bisa berasal dari pihak ketiga yang berbeda.

Siapa yang paling diuntungkan dari Guaranteed Bond?

Investor yang konservatif, pensiunan, atau siapa saja yang memprioritaskan keamanan modal dan kepastian pendapatan tetap cenderung paling diuntungkan dari instrumen ini.

Apakah ada risiko gagal bayar pada Guaranteed Bond?

Risiko gagal bayar dari penerbit obligasi sendiri sangat diminimalkan berkat adanya jaminan dari pihak ketiga. Namun, investor tetap perlu memperhatikan stabilitas dan reputasi dari pihak penjamin itu sendiri.