# Pola Candlestick Hammer: Indikator Bullish

*English: Hammer*

> Pelajari pola candlestick Hammer, pola bullish yang menandakan potensi pembalikan arah dari downtrend ke uptrend di pasar forex.

**Definisi:** Hammer adalah pola candlestick Jepang tunggal yang muncul saat downtrend dan mengindikasikan potensi pembalikan arah ke atas.

**URL:** https://kamus.belajarforex.co.id/h/hammer

---

# Hammer

Hammer adalah pola candlestick Jepang tunggal.

Ini adalah candlestick hitam atau putih yang terdiri dari badan kecil di dekat harga tertinggi dengan bayangan atas yang sedikit atau tidak ada sama sekali, dan bayangan bawah (atau ekor) yang panjang.

Candlestick Hammer dianggap sebagai pola bullish ketika terbentuk selama downtrend.

Singkatnya, candlestick Hammer muncul selama downtrend, menampilkan bayangan bawah yang panjang dengan badan riil kecil di bagian atas rentang harga.

Harga mungkin sedang mengembangkan dasar dan siap untuk pembalikan ke arah atas.

Pola candlestick Hammer harus memenuhi kriteria berikut:

- Lilin harus memiliki bayangan atas yang sangat pendek atau tidak ada bayangan atas sama sekali.
- Bayangan bawah lilin harus cukup tinggi (setidaknya dua kali tinggi badan).
- Lilin harus terbentuk setelah downtrend yang jelas.
- Badan lilin harus terletak di ujung atas rentang perdagangan.
- Warna badan tidak penting (meskipun lilin putih mengisyaratkan bias yang lebih bullish).
- Lilin harus dikonfirmasi pada hari berikutnya, dengan harga diperdagangkan di atas badan Hammer.

Jangan bingung Hammer dengan Hanging Man.

Hanging Man terlihat identik tetapi hanya terbentuk di akhir uptrend, sementara Hammer terbentuk setelah downtrend.


## FAQ

**Apa itu pola candlestick Hammer?**
Hammer adalah pola candlestick Jepang tunggal yang terdiri dari badan kecil di dekat harga tertinggi dengan bayangan atas yang sedikit atau tidak ada, dan bayangan bawah yang panjang, yang muncul saat downtrend.

**Kapan pola Hammer dianggap sebagai pola bullish?**
Pola Hammer dianggap sebagai pola bullish ketika terbentuk selama periode downtrend.

**Apa kriteria utama untuk mengidentifikasi pola Hammer?**
Kriteria utama meliputi bayangan atas yang sangat pendek atau tidak ada, bayangan bawah yang panjang (minimal dua kali tinggi badan), terbentuk setelah downtrend, badan di ujung atas rentang, dan konfirmasi pada hari berikutnya.

**Apa perbedaan antara Hammer dan Hanging Man?**
Hammer dan Hanging Man terlihat identik, tetapi Hammer terbentuk di akhir downtrend dan menandakan pembalikan bullish, sedangkan Hanging Man terbentuk di akhir uptrend dan menandakan pembalikan bearish.