4 menit baca 829 kata Diperbarui: 15 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Horizontal Spread
- Horizontal spread memanfaatkan pergerakan harga aset yang cenderung stabil atau mendatar.
- Melibatkan pembelian dan penjualan opsi dengan harga eksekusi (strike price) yang sama.
- Perbedaan terletak pada tanggal kedaluwarsa opsi yang digunakan.
- Tujuannya adalah mendapatkan keuntungan dari perbedaan nilai waktu (time decay) antara kedua opsi.
- Dikenal juga sebagai calendar spread atau time spread.
📑 Daftar Isi
Apa itu Horizontal Spread?
Horizontal Spread adalah Strategi trading opsi yang memanfaatkan pergerakan harga mendatar, melibatkan pembelian dan penjualan opsi dengan strike price sama tapi tanggal kedaluwarsa berbeda.
Penjelasan Lengkap tentang Horizontal Spread
Horizontal Spread, juga dikenal sebagai Calendar Spread atau Time Spread, adalah sebuah strategi dalam trading opsi yang dirancang khusus untuk memanfaatkan kondisi pasar di mana aset dasar (seperti saham atau pasangan mata uang) diperkirakan akan bergerak dalam rentang yang sempit atau cenderung mendatar (sideways) dalam periode waktu tertentu. Strategi ini secara fundamental melibatkan transaksi pembelian dan penjualan opsi yang memiliki spesifikasi serupa, namun dibedakan oleh tanggal kedaluwarsanya.
Mekanisme Horizontal Spread
Inti dari strategi ini adalah memanfaatkan perbedaan nilai waktu (time decay) dari dua opsi yang memiliki harga eksekusi (strike price) yang sama, tetapi tanggal kedaluwarsa yang berbeda. Biasanya, trader akan membeli opsi dengan tanggal kedaluwarsa yang lebih jauh dan menjual opsi dengan tanggal kedaluwarsa yang lebih dekat. Tujuannya adalah agar opsi yang lebih dekat masa kedaluwarsanya kehilangan nilainya lebih cepat karena time decay, sementara opsi yang lebih jauh masih memiliki nilai waktu yang signifikan. Perbedaan premium antara kedua opsi inilah yang menjadi potensi keuntungan.
Jenis-jenis Horizontal Spread
Terdapat dua jenis utama horizontal spread, yang dibedakan berdasarkan jenis opsi yang digunakan:
- Horizontal Call Spread: Melibatkan pembelian satu call option dan penjualan satu call option lainnya, keduanya dengan harga eksekusi yang sama, namun memiliki tanggal kedaluwarsa yang berbeda (satu lebih dekat, satu lebih jauh). Trader mengharapkan harga aset dasar tetap berada di bawah atau sedikit di atas harga eksekusi saat opsi yang lebih dekat kedaluwarsa.
- Horizontal Put Spread: Melibatkan pembelian satu put option dan penjualan satu put option lainnya, dengan harga eksekusi yang sama dan tanggal kedaluwarsa yang berbeda. Trader mengharapkan harga aset dasar tetap berada di atas harga eksekusi saat opsi yang lebih dekat kedaluwarsa.
Keuntungan dan Risiko
Keuntungan utama dari horizontal spread adalah kemampuannya untuk menghasilkan profit bahkan ketika pasar tidak menunjukkan pergerakan harga yang signifikan. Strategi ini juga dapat meminimalkan kerugian yang disebabkan oleh time decay pada opsi yang dibeli, karena sebagian dari kerugian tersebut dikompensasi oleh premium yang diterima dari opsi yang dijual. Namun, risiko utama terletak pada pergerakan harga aset dasar yang signifikan, baik naik maupun turun, yang dapat menyebabkan kerugian melebihi premi yang diterima atau bahkan menyebabkan kerugian maksimum yang telah ditentukan.
Cara Menggunakan Horizontal Spread
Gunakan horizontal spread ketika Anda memprediksi harga aset dasar akan relatif stabil dalam jangka waktu tertentu, dan Anda ingin memanfaatkan perbedaan nilai waktu (time decay) antara opsi dengan tanggal kedaluwarsa yang berbeda.
- 1Identifikasi aset dasar yang diperkirakan akan mengalami pergerakan harga yang terbatas atau mendatar.
- 2Pilih harga eksekusi (strike price) yang sama untuk kedua opsi (call atau put).
- 3Beli opsi dengan tanggal kedaluwarsa yang lebih jauh dan jual opsi dengan tanggal kedaluwarsa yang lebih dekat.
- 4Pantau pergerakan harga aset dasar dan waktu kedaluwarsa opsi. Tutup posisi sebelum opsi yang lebih dekat kedaluwarsa jika target profit tercapai atau untuk meminimalkan risiko jika pasar bergerak melawan prediksi Anda.
Contoh Penggunaan Horizontal Spread dalam Trading
Misalkan Anda memprediksi saham XYZ akan tetap stabil di sekitar Rp 1.000 selama 2 bulan ke depan. Anda dapat membuka Horizontal Call Spread dengan membeli 1 kontrak Call XYZ dengan strike price Rp 1.000 dan kedaluwarsa 3 bulan, serta menjual 1 kontrak Call XYZ dengan strike price Rp 1.000 dan kedaluwarsa 1 bulan. Jika saham XYZ tetap stabil, opsi yang Anda jual akan kehilangan nilainya lebih cepat karena time decay, dan Anda akan mendapatkan keuntungan dari selisih premium yang diterima dari penjualan opsi tersebut dikurangi biaya pembelian opsi yang lebih jauh.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Opsi, Call Option, Put Option, Strike Price, Tanggal Kedaluwarsa, Time Decay, Calendar Spread, Time Spread, Trading Opsi, Pasar Sideways
Pertanyaan Umum tentang Horizontal Spread
Apa perbedaan utama antara Horizontal Spread dan Vertical Spread?
Perbedaan utama terletak pada parameter yang sama. Horizontal spread menggunakan strike price yang sama namun tanggal kedaluwarsa berbeda, sementara vertical spread menggunakan tanggal kedaluwarsa yang sama namun strike price berbeda.
Kapan waktu terbaik untuk menggunakan Horizontal Spread?
Horizontal spread paling efektif digunakan ketika Anda memprediksi pasar akan bergerak mendatar (sideways) atau mengalami volatilitas rendah dalam jangka waktu tertentu.
Berapa potensi keuntungan dan kerugian maksimum dalam Horizontal Spread?
Potensi keuntungan maksimum biasanya dibatasi oleh selisih premi yang diterima dari penjualan opsi dikurangi biaya pembelian opsi. Potensi kerugian maksimum juga biasanya dibatasi, setara dengan selisih premi yang diterima dikurangi biaya pembelian opsi, atau kerugian maksimum yang ditentukan oleh struktur spread itu sendiri.