# Kurva Imbal Hasil Terbalik: Sinyal Resesi Ekonomi

*English: Inverted Yield Curve*

> Pelajari apa itu kurva imbal hasil terbalik, bagaimana mengukurnya, dan mengapa sering menjadi indikator resesi ekonomi.

**Definisi:** Kurva imbal hasil terbalik terjadi ketika imbal hasil obligasi berjangka pendek lebih tinggi daripada imbal hasil obligasi berjangka panjang.

**URL:** https://kamus.belajarforex.co.id/i/inverted-yield-curve

---

# Kurva Imbal Hasil Terbalik

Kurva imbal hasil terbalik adalah ketika imbal hasil obligasi dengan durasi yang lebih pendek lebih tinggi daripada imbal hasil obligasi yang memiliki durasi lebih panjang.

Ini sering kali menandakan awal dari resesi atau perlambatan ekonomi.

Karena inversi kurva imbal hasil jarang terjadi, biasanya menarik perhatian dunia keuangan saat terjadi.

## Apa itu Kurva Imbal Hasil Terbalik?

Kurva imbal hasil adalah representasi grafis dari hubungan antara suku bunga yang dibayarkan oleh suatu aset (biasanya obligasi pemerintah) dan waktu jatuh tempo.

Kurva imbal hasil juga dikenal sebagai struktur jangka waktu suku bunga.

Suku bunga diukur pada sumbu vertikal dan waktu jatuh tempo diukur pada sumbu horizontal.

Biasanya, suku bunga dan waktu jatuh tempo berkorelasi positif.

Dalam kondisi normal, suku bunga naik seiring dengan peningkatan waktu jatuh tempo. Ini menghasilkan kemiringan positif untuk kurva imbal hasil.

Jika suku bunga dan waktu jatuh tempo berkorelasi negatif, maka kurva imbal hasil terbalik yang dihasilkan akan menunjukkan kemiringan negatif.

Secara historis, kurva imbal hasil mengasumsikan kemiringan negatif menjelang resesi dan perlambatan ekonomi.

## Cara Mengukur Kurva Imbal Hasil Terbalik

Selisih antara obligasi 10 tahun dan obligasi 2 tahun sering digunakan untuk memeriksa inversi kurva imbal hasil.

Jika selisih 10-2 jatuh di bawah 0, maka kurva imbal hasil memiliki kemiringan negatif rata-rata antara 24 bulan dan 120 bulan (waktu jatuh tempo).

## Kurva Imbal Hasil Terbalik Digunakan untuk Memprediksi Resesi di Masa Depan

Kurva imbal hasil sering dilihat sebagai ukuran kepercayaan pasar obligasi terhadap ekonomi.

Ekspektasi suku bunga di masa depan membentuk kurva imbal hasil.

*   Kemiringan positif menyiratkan pasar obligasi mengharapkan ekonomi akan berjalan baik.
*   Kemiringan negatif menyiratkan pasar obligasi mengharapkan ekonomi akan berjalan buruk.

Kurva imbal hasil yang miring negatif ("terbalik") menyiratkan bahwa investor mengharapkan suku bunga akan lebih rendah di masa depan.

Ini berarti bahwa imbal hasil investasi secara umum akan lebih rendah di masa depan.

Imbal hasil yang lebih rendah menyebabkan penurunan investasi yang terkait dengan stagnasi ekonomi dan deflasi.

Bank sentral sering melawan tekanan deflasi dalam ekonomi dengan mengurangi suku bunga jangka pendek. Oleh karena itu, ekspektasi perlambatan ekonomi konsisten dengan kurva imbal hasil yang miring negatif.


## FAQ

**Apa yang dimaksud dengan kurva imbal hasil terbalik?**
Kurva imbal hasil terbalik terjadi ketika imbal hasil obligasi berjangka pendek lebih tinggi daripada imbal hasil obligasi berjangka panjang.

**Apa yang biasanya menandakan kurva imbal hasil terbalik?**
Kurva imbal hasil terbalik sering kali menandakan awal dari resesi atau perlambatan ekonomi.

**Bagaimana cara mengukur inversi kurva imbal hasil?**
Selisih antara imbal hasil obligasi 10 tahun dan obligasi 2 tahun sering digunakan; jika selisihnya negatif, kurva imbal hasil dianggap terbalik.

**Mengapa kurva imbal hasil terbalik dapat memprediksi resesi?**
Kurva imbal hasil terbalik menyiratkan investor mengharapkan suku bunga lebih rendah di masa depan, yang mengindikasikan ekspektasi perlambatan ekonomi dan potensi deflasi.