4 menit baca 833 kata Diperbarui: 15 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Implied Contract
- Implied contract terbentuk dari perilaku dan tindakan, bukan kesepakatan tertulis atau lisan.
- Konsep ini mengasumsikan para pihak bertindak sesuai standar industri dan etika bisnis.
- Meskipun tidak formal, implied contract memiliki kekuatan hukum yang setara dengan kontrak eksplisit.
- Memahami implied contract penting untuk menegakkan hak dan kewajiban dalam hubungan bisnis trading.
- Prinsip ini menjadi dasar penyelesaian sengketa jika terjadi konflik.
📑 Daftar Isi
Apa itu Implied Contract?
Implied Contract adalah Implied contract adalah perjanjian bisnis yang tidak tertulis/lisan, namun tersirat dari tindakan & perilaku para pihak, serta dianggap sah secara hukum.
Penjelasan Lengkap tentang Implied Contract
Dalam dunia trading forex dan investasi, Implied Contract merujuk pada sebuah perjanjian atau kesepakatan yang tidak diungkapkan secara eksplisit melalui dokumen tertulis maupun ucapan lisan. Sebaliknya, kontrak ini dianggap ada dan mengikat karena didasarkan pada perilaku, tindakan, atau kebiasaan yang konsisten dari pihak-pihak yang terlibat dalam suatu hubungan bisnis.
Asal Usul dan Penerapan Implied Contract
Konsep implied contract sangat relevan dalam berbagai skenario perdagangan dan investasi, khususnya yang melibatkan hubungan antara pialang (broker) dan klien, atau antara investor dengan entitas perusahaan. Dalam konteks ini, ada asumsi fundamental bahwa semua pihak yang terlibat akan bertindak sesuai dengan standar profesionalisme, praktik terbaik industri, serta prinsip-prinsip keadilan dan integritas bisnis yang berlaku.
Secara esensial, para pelaku pasar diharapkan untuk menunjukkan:
- Itikad Baik (Good Faith): Bertindak jujur dan tanpa niat buruk dalam setiap transaksi atau interaksi.
- Pertimbangan Kepentingan Bersama: Menghormati dan mempertimbangkan hak serta kepentingan pihak lain.
- Penghindaran Perilaku Melanggar Etika: Menjauhi tindakan yang dianggap tidak adil, manipulatif, atau bertentangan dengan norma bisnis yang sehat.
Kekuatan Hukum Implied Contract
Meskipun tidak didukung oleh tanda tangan pada kontrak formal, implied contract memiliki kekuatan hukum yang signifikan, sebanding dengan kontrak eksplisit. Hal ini didasarkan pada prinsip-prinsip hukum yang mengakui adanya kesepakatan 'diam-diam' (tacit agreement) yang timbul dari pola perilaku atau praktik yang telah mapan dalam hubungan bisnis.
Karakteristik Utama Implied Contract
Beberapa ciri khas yang menandai keberadaan implied contract meliputi:
- Kesepakatan Implisit: Adanya pemahaman bersama yang muncul dari perilaku, kebiasaan, atau praktik yang dijalani secara konsisten oleh para pihak.
- Pertukaran Nilai: Terjadinya pemberian atau penerimaan barang, jasa, atau kompensasi sebagai akibat dari kesepakatan yang tersirat tersebut.
- Harapan Timbal Balik: Terdapat ekspektasi yang wajar dari masing-masing pihak untuk menerima imbalan atau manfaat yang sepadan.
- Hubungan Berkelanjutan: Terbentuknya relasi bisnis yang didasarkan pada kepercayaan dan potensi keuntungan bersama dalam jangka panjang.
Pentingnya Memahami Implied Contract bagi Trader
Bagi para pelaku trading forex dan investasi, pemahaman mendalam tentang implied contract sangat krusial. Konsep ini memberdayakan mereka untuk lebih memahami dan menegakkan hak-hak serta kewajiban yang melekat dalam setiap hubungan bisnis yang dijalin. Penting untuk selalu berpegang pada praktik bisnis yang transparan, jujur, dan adil, serta senantiasa mengupayakan terciptanya hubungan yang saling menguntungkan dalam jangka panjang.
Dalam menghadapi situasi perselisihan atau konflik, prinsip implied contract dapat menjadi landasan penting dalam proses penyelesaian sengketa dan pertimbangan hukum yang berlaku.
Cara Menggunakan Implied Contract
Memahami implied contract membantu trader mengenali hak dan kewajiban yang timbul dari interaksi bisnis, bahkan tanpa kontrak tertulis.
- 1Langkah 1: Perhatikan pola perilaku dan kebiasaan pialang atau mitra bisnis Anda.
- 2Langkah 2: Pastikan tindakan mereka konsisten dengan standar industri dan etika bisnis yang baik.
- 3Langkah 3: Identifikasi apakah ada harapan timbal balik yang wajar dalam hubungan tersebut.
- 4Langkah 4: Gunakan pemahaman ini untuk menegakkan hak Anda jika terjadi perselisihan, dengan merujuk pada praktik yang berlaku.
Contoh Penggunaan Implied Contract dalam Trading
Seorang trader forex secara rutin melakukan deposit ke akun tradingnya melalui platform yang sama. Pialang (broker) secara konsisten memproses deposit tersebut dan memungkinkan trader untuk membuka posisi. Meskipun tidak ada klausul spesifik mengenai implied contract dalam perjanjian awal, tindakan pialang yang terus-menerus menerima deposit dan memfasilitasi trading menciptakan sebuah implied contract. Jika suatu saat pialang tiba-tiba menolak deposit tanpa alasan yang sah atau mempersulit penarikan dana, trader dapat merujuk pada implied contract ini, yang didasarkan pada pola transaksi yang telah terbangun, sebagai dasar argumen hukumnya.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Kontrak Eksplisit, Etika Bisnis, Pialang (Broker), Trader, Investasi, Hubungan Bisnis, Itikad Baik
Pertanyaan Umum tentang Implied Contract
Apa perbedaan utama antara implied contract dan explicit contract?
Explicit contract adalah perjanjian yang dinyatakan secara jelas, baik tertulis maupun lisan. Sebaliknya, implied contract tidak dinyatakan secara langsung, melainkan tersirat dari tindakan dan perilaku para pihak.
Apakah implied contract memiliki kekuatan hukum yang sama dengan kontrak tertulis?
Ya, dalam banyak yurisdiksi, implied contract memiliki kekuatan hukum yang setara dengan kontrak eksplisit, karena didasarkan pada prinsip hukum yang mengakui kesepakatan yang timbul dari perilaku.
Bagaimana cara membuktikan adanya implied contract?
Pembuktian implied contract biasanya didasarkan pada bukti-bukti perilaku, korespondensi (email, chat), catatan transaksi, saksi, dan pola kebiasaan yang konsisten antara para pihak.
Apakah implied contract berlaku dalam semua jenis transaksi trading?
Implied contract bisa berlaku dalam berbagai transaksi, terutama yang melibatkan hubungan berkelanjutan dan kepercayaan, seperti antara trader dan broker, atau investor dan manajer investasi.