4 menit baca 848 kata Diperbarui: 15 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang In the Money (ITM)
- ITM menandakan opsi yang sedang menghasilkan keuntungan jika dieksekusi sekarang.
- Untuk Call Option, ITM terjadi ketika harga aset acuan > harga kesepakatan.
- Untuk Put Option, ITM terjadi ketika harga aset acuan < harga kesepakatan.
- ITM menawarkan potensi keuntungan lebih besar dengan modal awal yang lebih kecil (premi opsi).
- Posisi ITM sangat diinginkan oleh trader opsi karena potensinya menguntungkan.
📑 Daftar Isi
Apa itu In the Money (ITM)?
In the Money (ITM) adalah In the Money (ITM) adalah kondisi opsi yang menguntungkan jika dieksekusi saat ini, di mana harga aset acuan melampaui harga kesepakatan.
Penjelasan Lengkap tentang In the Money (ITM)
In the Money (ITM) merupakan istilah krusial dalam dunia trading dan investasi opsi. Secara sederhana, sebuah opsi dikatakan berada dalam kondisi In the Money (ITM) ketika posisinya saat ini sudah menghasilkan keuntungan jika dieksekusi atau diperdagangkan pada harga kesepakatan (strike price) yang telah ditentukan.
Memahami Konsep ITM pada Opsi
Kondisi ITM mengindikasikan bahwa harga aset acuan (underlying asset) telah bergerak ke arah yang menguntungkan bagi pemegang opsi. Pergerakan harga ini memberikan potensi keuntungan langsung jika kontrak opsi tersebut dieksekusi pada saat itu juga.
Call Option (Opsi Beli)
- Sebuah call option berada dalam kondisi ITM jika harga pasar aset acuan saat ini lebih tinggi dari harga kesepakatan (strike price).
- Artinya, pemegang call option ITM memiliki hak untuk membeli aset acuan pada harga yang lebih rendah dari harga pasar saat ini. Mereka dapat langsung membeli aset pada harga kesepakatan yang lebih murah, lalu menjualnya kembali di pasar terbuka dengan harga yang lebih tinggi untuk meraup keuntungan.
Put Option (Opsi Jual)
- Sebaliknya, sebuah put option berada dalam kondisi ITM jika harga pasar aset acuan saat ini lebih rendah dari harga kesepakatan (strike price).
- Ini berarti pemegang put option ITM memiliki hak untuk menjual aset acuan pada harga yang lebih tinggi dari harga pasar saat ini. Mereka dapat menjual aset pada harga kesepakatan yang lebih mahal, padahal harga pasar sedang turun, sehingga menghasilkan keuntungan.
Keunggulan Posisi ITM
Posisi ITM seringkali menjadi target utama para trader opsi karena beberapa alasan:
- Potensi Keuntungan Lebih Besar: Keuntungan yang bisa diraih dari opsi ITM umumnya lebih signifikan dibandingkan hanya membeli atau menjual aset secara langsung.
- Leverage Modal: Pemegang opsi hanya perlu membayar sejumlah premi di awal untuk mendapatkan hak membeli atau menjual aset pada harga tertentu. Ini memungkinkan mereka untuk mendapatkan eksposur pasar yang lebih besar dengan modal awal yang relatif kecil, sebuah konsep yang dikenal sebagai leverage.
Faktor yang Perlu Diperhatikan
Meskipun posisi ITM sangat diinginkan, penting untuk diingat bahwa profitabilitas sebuah opsi tidak hanya ditentukan oleh status ITM-nya. Faktor-faktor lain seperti nilai waktu (time value) dan volatilitas (volatility) juga sangat mempengaruhi harga dan potensi keuntungan opsi. Trader harus memiliki pemahaman mendalam mengenai seluruh aspek kontrak opsi, termasuk risiko yang melekat, sebelum membuat keputusan investasi.
Cara Menggunakan In the Money (ITM)
Memahami status ITM membantu trader mengevaluasi potensi keuntungan dan risiko dari kontrak opsi yang mereka pegang atau pertimbangkan untuk diperdagangkan.
- 1Langkah 1: Identifikasi jenis opsi (Call atau Put) dan harga kesepakatan (strike price).
- 2Langkah 2: Pantau pergerakan harga aset acuan (underlying asset) di pasar.
- 3Langkah 3: Bandingkan harga pasar aset acuan dengan strike price.
- 4Langkah 4: Tentukan apakah opsi berada dalam kondisi ITM, At The Money (ATM), atau Out of The Money (OTM) berdasarkan perbandingan tersebut.
Contoh Penggunaan In the Money (ITM) dalam Trading
Misalkan Anda membeli Call Option saham ABCD dengan strike price Rp 1.000. Jika harga saham ABCD saat ini naik menjadi Rp 1.200, maka opsi Anda berada dalam kondisi In the Money (ITM). Anda memiliki hak untuk membeli saham ABCD seharga Rp 1.000, padahal harga pasarnya Rp 1.200, memberikan potensi keuntungan langsung sebesar Rp 200 per lembar saham (sebelum dikurangi premi dan biaya lainnya). Sebaliknya, jika Anda memiliki Put Option dengan strike price Rp 1.000 dan harga saham ABCD turun menjadi Rp 800, maka put option Anda juga berada dalam kondisi In the Money (ITM).
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Opsi Beli (Call Option), Opsi Jual (Put Option), Harga Kesepakatan (Strike Price), Aset Acuan (Underlying Asset), Premi Opsi (Option Premium), Nilai Waktu (Time Value), Volatilitas (Volatility), At The Money (ATM), Out of The Money (OTM)
Pertanyaan Umum tentang In the Money (ITM)
Apa perbedaan utama antara ITM, ATM, dan OTM?
ITM (In the Money) berarti opsi menguntungkan jika dieksekusi saat ini. ATM (At The Money) berarti harga aset acuan sama dengan strike price. OTM (Out of The Money) berarti opsi tidak menguntungkan jika dieksekusi saat ini.
Apakah semua opsi ITM pasti menguntungkan?
Tidak selalu. Meskipun ITM menunjukkan potensi keuntungan, profitabilitas akhir juga dipengaruhi oleh premi yang dibayarkan, biaya transaksi, dan nilai waktu yang tersisa sebelum kedaluwarsa.
Bagaimana cara mengetahui apakah sebuah opsi ITM?
Untuk Call Option, opsi ITM jika harga aset acuan > strike price. Untuk Put Option, opsi ITM jika harga aset acuan < strike price.