4 menit baca 786 kata Diperbarui: 15 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Indicative Net Asset Value (iNAV)
- iNAV memberikan estimasi nilai aset bersih per unit secara real-time.
- Didasarkan pada Net Asset Value (NAV) yang menghitung total aset dikurangi kewajiban.
- Membantu investor mengidentifikasi apakah instrumen diperdagangkan dengan diskon atau premium.
- Indikator penting untuk pengambilan keputusan trading, namun bersifat indikatif.
- Perlu dilengkapi analisis fundamental dan teknikal sebelum investasi.
📑 Daftar Isi
- Definisi
- Penjelasan Lengkap
- Cara Menggunakan Indicative Net Asset Value (iNAV)
- Contoh Penggunaan
- Istilah Terkait
- FAQ
Apa itu Indicative Net Asset Value (iNAV)?
Indicative Net Asset Value (iNAV) adalah iNAV (Indicative Net Asset Value) adalah estimasi nilai aset bersih per unit instrumen keuangan yang diperbarui real-time, membantu investor menilai harga pasar.
Penjelasan Lengkap tentang Indicative Net Asset Value (iNAV)
Apa itu Indicative Net Asset Value (iNAV)?
Indicative Net Asset Value (iNAV) adalah sebuah metrik krusial dalam dunia trading dan investasi, berfungsi sebagai estimasi nilai aset bersih per unit dari suatu instrumen keuangan. Berbeda dengan Net Asset Value (NAV) yang biasanya dihitung pada akhir hari perdagangan, iNAV diperbarui secara real-time atau mendekati real-time selama jam perdagangan. Ini menjadikannya alat yang sangat berharga bagi para trader dan investor yang membutuhkan informasi terkini mengenai nilai intrinsik sebuah aset.
Dasar Perhitungan iNAV
Perhitungan iNAV berakar pada konsep Net Asset Value (NAV). NAV sendiri adalah total nilai semua aset yang dimiliki oleh sebuah produk investasi (seperti reksa dana atau Exchange-Traded Fund/ETF), dikurangi dengan seluruh kewajiban atau utang yang ada. Rumus dasarnya adalah:
NAV = (Total Aset - Total Kewajiban) / Jumlah Unit Beredar
iNAV mengadaptasi prinsip ini dengan mengalikannya pada jumlah unit yang beredar dalam instrumen investasi tersebut, memberikan gambaran nilai aset bersih yang dapat diperdagangkan per unitnya.
Pentingnya iNAV dalam Trading dan Investasi
Fungsi utama iNAV adalah memberikan investor gambaran langsung mengenai nilai aktual dari instrumen investasi pada saat itu juga. Dalam konteks trading, iNAV menjadi alat analisis yang ampuh untuk:
- Mengidentifikasi Peluang Beli (Diskon): Jika harga pasar suatu instrumen lebih rendah daripada iNAV-nya, ini bisa menjadi sinyal bahwa instrumen tersebut diperdagangkan dengan diskon. Trader yang jeli mungkin melihat ini sebagai kesempatan untuk mengakuisisi aset dengan harga yang lebih menarik.
- Mengidentifikasi Potensi Jual (Premium): Sebaliknya, jika harga pasar lebih tinggi dari iNAV, instrumen tersebut kemungkinan diperdagangkan dengan premi atau dianggap overvalued. Dalam situasi ini, trader mungkin memilih untuk menunda pembelian atau bahkan mempertimbangkan untuk menjual instrumen tersebut.
Keterbatasan iNAV
Penting untuk diingat bahwa iNAV bersifat indikatif. Artinya, nilai yang ditampilkan adalah estimasi terbaik berdasarkan data yang tersedia saat itu dan dapat berubah sewaktu-waktu seiring dengan fluktuasi harga aset-aset yang mendasarinya. Oleh karena itu, keputusan investasi yang semata-mata didasarkan pada iNAV tanpa analisis lebih lanjut dapat berisiko. Investor profesional selalu menyarankan untuk melengkapi analisis iNAV dengan:
- Analisis Fundamental: Memahami kesehatan finansial perusahaan atau prospek ekonomi yang memengaruhi aset.
- Analisis Teknikal: Mempelajari pola pergerakan harga historis dan indikator teknis lainnya.
Dengan menggabungkan berbagai metode analisis, investor dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi dan strategis.
Cara Menggunakan Indicative Net Asset Value (iNAV)
Trader menggunakan iNAV untuk membandingkan harga pasar instrumen investasi dengan nilai aset bersih estimasinya, guna mengidentifikasi potensi peluang beli atau jual.
- 1Pantau pergerakan harga pasar instrumen investasi secara real-time.
- 2Periksa nilai iNAV yang juga diperbarui secara real-time untuk instrumen yang sama.
- 3Bandingkan harga pasar dengan iNAV: Jika harga pasar < iNAV, pertimbangkan peluang beli (diskon).
- 4Bandingkan harga pasar dengan iNAV: Jika harga pasar > iNAV, pertimbangkan potensi overvalued atau tunda pembelian.
- 5Gunakan iNAV sebagai salah satu alat bantu, lengkapi dengan analisis fundamental dan teknikal sebelum membuat keputusan akhir.
Contoh Penggunaan Indicative Net Asset Value (iNAV) dalam Trading
Seorang trader saham melihat harga saham PT ABC diperdagangkan di pasar pada Rp 5.000 per lembar. Bersamaan dengan itu, platform trading menampilkan iNAV untuk saham PT ABC sebesar Rp 5.200 per lembar. Trader tersebut menginterpretasikan bahwa saham PT ABC saat ini diperdagangkan dengan diskon 4% (Rp 200/Rp 5.000) dibandingkan nilai aset bersih estimasinya. Hal ini dapat memicu minat trader untuk melakukan pembelian saham PT ABC, dengan harapan harga akan bergerak mendekati iNAV-nya.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Net Asset Value (NAV), Exchange-Traded Fund (ETF), Reksa Dana, Diskon, Premium, Overvalued, Analisis Fundamental, Analisis Teknikal
Pertanyaan Umum tentang Indicative Net Asset Value (iNAV)
Apakah iNAV sama dengan harga pasar?
Tidak, iNAV adalah estimasi nilai aset bersih per unit, sedangkan harga pasar adalah harga di mana instrumen tersebut diperdagangkan saat ini di bursa.
Seberapa akurat iNAV?
iNAV adalah estimasi real-time yang sangat berguna, namun akurasinya bergantung pada keakuratan data aset dasar yang digunakan dalam perhitungannya dan dapat berfluktuasi.
Kapan iNAV paling relevan digunakan?
iNAV paling relevan digunakan selama jam perdagangan aktif ketika trader membutuhkan informasi nilai instrumen secara cepat untuk membuat keputusan trading jangka pendek atau intraday.