3 menit baca 665 kata Diperbarui: 15 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Invested Capital

  • Invested capital adalah total dana yang benar-benar dialokasikan untuk investasi.
  • Ini mencakup pembelian aset seperti saham, obligasi, atau instrumen keuangan lainnya.
  • Dana pinjaman (hutang) tidak termasuk dalam perhitungan invested capital.
  • Besarnya invested capital memengaruhi potensi keuntungan dan kerugian.
  • Rasio ROIC (Return on Invested Capital) digunakan untuk mengukur efisiensi penggunaan invested capital.

📑 Daftar Isi

Apa itu Invested Capital?

Invested Capital adalah Modal yang dialokasikan untuk membeli aset investasi, tidak termasuk dana pinjaman, untuk menghasilkan keuntungan.

Penjelasan Lengkap tentang Invested Capital

Dalam dunia trading dan investasi, Invested Capital merujuk pada total dana yang secara riil telah dialokasikan oleh seorang investor atau perusahaan untuk membeli suatu aset keuangan atau menanamkan modal pada sebuah entitas. Jumlah ini merepresentasikan uang yang benar-benar 'bekerja' untuk menghasilkan keuntungan, bukan dana yang dipinjam.

Secara lebih rinci, invested capital adalah jumlah modal yang digunakan untuk mengakuisisi posisi investasi. Ini bisa berupa pembelian saham sebuah perusahaan, obligasi, reksa dana, atau instrumen keuangan lainnya yang diharapkan dapat memberikan imbal hasil di masa depan.

Mengapa Invested Capital Penting?

  • Ukuran Alokasi Modal: Invested capital menjadi indikator sejauh mana seorang investor atau entitas telah berkomitmen dalam bentuk modal untuk tujuan investasi.
  • Potensi Keuntungan dan Kerugian: Semakin besar jumlah invested capital yang dialokasikan, semakin besar pula potensi keuntungan yang bisa diraih, namun demikian, potensi kerugian juga akan sebanding besarnya.
  • Variasi Strategi Investasi: Jumlah invested capital sangat bervariasi antar investor, mencerminkan perbedaan dalam profil risiko dan strategi investasi yang diterapkan. Investor konservatif mungkin mengalokasikan modal lebih sedikit, sementara investor agresif cenderung menginvestasikan dana yang lebih besar.

Perbedaan dengan Dana Pinjaman

Penting untuk digarisbawahi bahwa invested capital tidak mencakup dana yang diperoleh melalui pinjaman (hutang). Dana pinjaman dianggap sebagai kewajiban yang harus dibayar kembali, bukan sebagai modal yang dimiliki secara permanen oleh investor. Oleh karena itu, perhitungan invested capital hanya berfokus pada aset modal murni yang telah diinvestasikan.

Pengukuran Efisiensi: Return on Invested Capital (ROIC)

Untuk mengoptimalkan pengembalian investasi, para profesional keuangan sering menganalisis rasio Return on Invested Capital (ROIC). Rasio ini membandingkan laba bersih operasional yang dihasilkan oleh suatu investasi dengan jumlah invested capital yang digunakan untuk menghasilkan laba tersebut. ROIC yang tinggi menunjukkan bahwa investasi tersebut sangat efisien dalam memanfaatkan modal yang ada untuk menghasilkan keuntungan.

Cara Menggunakan Invested Capital

Memahami invested capital membantu investor mengevaluasi sejauh mana mereka mengalokasikan modal riil dan efektivitas investasi melalui rasio seperti ROIC.

  1. 1Identifikasi total dana yang Anda gunakan untuk membeli aset investasi.
  2. 2Kurangi jumlah dana pinjaman (jika ada) dari total dana yang digunakan.
  3. 3Jumlah yang tersisa adalah invested capital Anda.
  4. 4Gunakan angka invested capital untuk menghitung rasio profitabilitas seperti ROIC guna mengevaluasi kinerja investasi.

Contoh Penggunaan Invested Capital dalam Trading

Seorang trader saham mengalokasikan Rp 100.000.000 dari tabungannya untuk membeli saham PT ABC. Ia juga meminjam Rp 50.000.000 dari bank untuk membeli lebih banyak saham PT ABC. Dalam kasus ini, Invested Capital trader tersebut adalah Rp 100.000.000, karena hanya dana tabungannya yang dianggap sebagai modal riil yang diinvestasikan, bukan dana pinjaman. Jika PT ABC membukukan laba bersih operasional sebesar Rp 15.000.000 dari alokasi modal tersebut, maka ROIC-nya adalah (Rp 15.000.000 / Rp 100.000.000) * 100% = 15%.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Modal, Investasi, Saham, Obligasi, Return on Invested Capital (ROIC), Aset Keuangan, Profitabilitas

Pertanyaan Umum tentang Invested Capital

Apakah invested capital sama dengan total aset?

Tidak, invested capital adalah bagian dari total aset yang secara spesifik dialokasikan untuk tujuan investasi, tidak termasuk aset lain yang dimiliki perusahaan atau individu.

Bagaimana cara menghitung invested capital untuk perusahaan?

Untuk perusahaan, invested capital umumnya dihitung sebagai total ekuitas ditambah total utang jangka panjang dikurangi kas dan setara kas, atau dengan cara lain yang disesuaikan dengan metode akuntansi yang digunakan.

Mengapa dana pinjaman tidak termasuk dalam invested capital?

Dana pinjaman dianggap sebagai hutang yang harus dikembalikan dan memiliki biaya bunga, sehingga tidak merepresentasikan modal yang dimiliki sepenuhnya oleh investor atau perusahaan.