5 menit baca 1017 kata Diperbarui: 15 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang IS-LM Model
- Model IS-LM adalah alat makroekonomi untuk memahami keseimbangan pendapatan dan suku bunga.
- Kurva IS menunjukkan hubungan terbalik antara pendapatan dan suku bunga melalui investasi.
- Kurva LM menunjukkan hubungan positif antara pendapatan dan suku bunga melalui permintaan uang.
- Model ini membantu menganalisis dampak kebijakan moneter dan fiskal pada ekonomi.
- Dalam trading, IS-LM membantu memprediksi pergerakan pasar keuangan akibat perubahan ekonomi makro.
📑 Daftar Isi
Apa itu IS-LM Model?
IS-LM Model adalah Model IS-LM menganalisis hubungan pendapatan nasional, suku bunga, dan harga. Menggabungkan kurva IS (Investasi & Tabungan) dan LM (Preferensi Likuiditas & Pasokan Uang).
Penjelasan Lengkap tentang IS-LM Model
Model IS-LM adalah sebuah kerangka kerja fundamental dalam ekonomi makro yang dikembangkan oleh John Hicks dan Alvin Hansen pada tahun 1937. Model ini bertujuan untuk menganalisis interaksi antara pasar barang (yang direpresentasikan oleh kurva IS) dan pasar uang (yang direpresentasikan oleh kurva LM) untuk menentukan tingkat keseimbangan pendapatan nasional (output) dan suku bunga dalam suatu perekonomian.
Kurva IS (Investment and Saving)
Kurva IS menggambarkan semua kombinasi tingkat pendapatan nasional (Y) dan suku bunga (r) di mana pasar barang berada dalam keseimbangan. Keseimbangan di pasar barang tercapai ketika total investasi (I) sama dengan total tabungan (S).
- Hubungan Negatif: Kurva IS memiliki kemiringan negatif. Ini berarti ada hubungan terbalik antara pendapatan nasional dan suku bunga.
- Mekanisme: Ketika suku bunga turun, biaya pinjaman menjadi lebih murah, mendorong perusahaan untuk meningkatkan investasi. Peningkatan investasi ini akan meningkatkan permintaan agregat, yang pada gilirannya meningkatkan pendapatan nasional. Sebaliknya, kenaikan suku bunga akan mengurangi investasi dan menurunkan pendapatan nasional.
- Pergeseran Kurva IS: Kurva IS dapat bergeser ke kanan atau ke kiri akibat perubahan eksogen pada komponen permintaan agregat, seperti peningkatan pengeluaran pemerintah (kebijakan fiskal ekspansif), penurunan pajak, atau peningkatan keyakinan konsumen/investor.
Kurva LM (Liquidity Preference and Money Supply)
Kurva LM menggambarkan semua kombinasi tingkat pendapatan nasional (Y) dan suku bunga (r) di mana pasar uang berada dalam keseimbangan. Keseimbangan di pasar uang tercapai ketika permintaan uang sama dengan pasokan uang.
- Hubungan Positif: Kurva LM memiliki kemiringan positif. Ini berarti ada hubungan positif antara pendapatan nasional dan suku bunga.
- Mekanisme: Ketika pendapatan nasional meningkat, permintaan masyarakat terhadap uang untuk transaksi juga meningkat. Jika pasokan uang tetap konstan, peningkatan permintaan uang ini akan mendorong kenaikan suku bunga. Bank sentral dapat mempengaruhi keseimbangan ini dengan menyesuaikan pasokan uang.
- Pergeseran Kurva LM: Kurva LM dapat bergeser akibat perubahan pada pasokan uang riil (kebijakan moneter) atau perubahan preferensi likuiditas masyarakat. Peningkatan pasokan uang oleh bank sentral akan menggeser kurva LM ke kanan, sementara penurunan pasokan uang akan menggesernya ke kiri.
Keseimbangan IS-LM
Titik di mana kurva IS dan kurva LM berpotongan menunjukkan keseimbangan makroekonomi simultan di pasar barang dan pasar uang. Pada titik ini, tingkat pendapatan nasional dan suku bunga yang berlaku adalah yang memuaskan kedua kondisi pasar tersebut.
Implikasi dalam Kebijakan dan Trading
Model IS-LM adalah alat yang sangat berguna untuk menganalisis dampak kebijakan moneter dan fiskal terhadap perekonomian:
- Kebijakan Fiskal: Peningkatan pengeluaran pemerintah atau penurunan pajak (kebijakan fiskal ekspansif) akan menggeser kurva IS ke kanan, menghasilkan tingkat pendapatan yang lebih tinggi dan suku bunga yang lebih tinggi.
- Kebijakan Moneter: Peningkatan pasokan uang oleh bank sentral (kebijakan moneter ekspansif) akan menggeser kurva LM ke kanan, menghasilkan tingkat pendapatan yang lebih tinggi dan suku bunga yang lebih rendah.
Bagi para trader dan investor, pemahaman model IS-LM dapat memberikan wawasan berharga tentang bagaimana perubahan dalam kebijakan ekonomi makro dapat mempengaruhi pasar keuangan. Misalnya, kebijakan yang mengarah pada kenaikan suku bunga (melalui pergeseran IS ke kanan atau LM ke kiri) dapat mengurangi daya tarik investasi pada aset berpendapatan tetap seperti obligasi, sementara kebijakan yang menurunkan suku bunga dapat mendorong investasi pada aset yang lebih berisiko atau pasar saham. Perubahan nilai tukar mata uang juga dapat dipengaruhi oleh perbedaan suku bunga antar negara, yang secara tidak langsung dapat dianalisis melalui kerangka IS-LM.
Cara Menggunakan IS-LM Model
Model IS-LM digunakan untuk menganalisis bagaimana keseimbangan pendapatan nasional dan suku bunga berubah sebagai respons terhadap kebijakan ekonomi atau guncangan eksternal.
- 1Identifikasi kurva IS dan LM yang mewakili kondisi awal perekonomian.
- 2Tentukan titik potong kedua kurva untuk menemukan keseimbangan awal pendapatan (Y*) dan suku bunga (r*).
- 3Analisis kebijakan atau guncangan yang terjadi (misalnya, kebijakan fiskal ekspansif, kenaikan pasokan uang).
- 4Tentukan bagaimana kebijakan atau guncangan tersebut menggeser kurva IS atau LM.
- 5Temukan titik potong baru antara kurva yang bergeser dan kurva lainnya untuk menentukan keseimbangan baru pendapatan (Y'*) dan suku bunga (r'*).
- 6Bandingkan keseimbangan baru dengan keseimbangan awal untuk memahami dampak perubahan terhadap output, lapangan kerja, dan suku bunga.
Contoh Penggunaan IS-LM Model dalam Trading
Misalkan bank sentral memutuskan untuk meningkatkan pasokan uang guna merangsang ekonomi. Dalam model IS-LM, ini akan menggeser kurva LM ke kanan. Jika kurva IS tetap pada posisinya, titik keseimbangan baru akan berada pada tingkat pendapatan nasional yang lebih tinggi dan suku bunga yang lebih rendah. Bagi trader forex, kondisi ini bisa mengindikasikan potensi pelemahan mata uang domestik karena suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi daya tarik investasi asing, sementara peningkatan output bisa berdampak pada neraca perdagangan.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Kebijakan Fiskal, Kebijakan Moneter, Kurva IS, Kurva LM, Pendapatan Nasional, Suku Bunga, Pasokan Uang, Permintaan Uang, Makroekonomi, Keseimbangan Pasar
Pertanyaan Umum tentang IS-LM Model
Apa perbedaan utama antara kurva IS dan kurva LM?
Kurva IS mewakili keseimbangan di pasar barang (investasi = tabungan) dan menunjukkan hubungan terbalik antara pendapatan dan suku bunga. Kurva LM mewakili keseimbangan di pasar uang (permintaan uang = pasokan uang) dan menunjukkan hubungan positif antara pendapatan dan suku bunga.
Bagaimana model IS-LM membantu dalam pengambilan keputusan investasi?
Model ini membantu investor memahami bagaimana kebijakan moneter dan fiskal dapat mempengaruhi suku bunga dan pertumbuhan ekonomi, yang secara langsung berdampak pada kinerja aset investasi seperti saham, obligasi, dan mata uang.
Apakah model IS-LM masih relevan di era modern?
Meskipun merupakan model yang disederhanakan, IS-LM tetap menjadi alat pengantar yang kuat untuk memahami interaksi makroekonomi dasar dan dampak kebijakan. Model-model yang lebih kompleks sering kali dibangun di atas prinsip-prinsip yang terkandung dalam IS-LM.