4 menit baca 883 kata Diperbarui: 15 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Lease Option
- Lease Option menggabungkan unsur sewa dan opsi pembelian aset.
- Penyewa membayar sewa yang sebagian dapat dikreditkan sebagai uang muka pembelian.
- Memberikan kesempatan bagi calon pembeli untuk mempersiapkan diri sebelum membeli.
- Menawarkan fleksibilitas bagi pemilik aset untuk mendapatkan pendapatan sewa dan potensi penjualan.
- Bisa menjadi alternatif investasi properti yang menarik dengan risiko terkontrol.
📑 Daftar Isi
Apa itu Lease Option?
Lease Option adalah Lease Option adalah kesepakatan sewa aset dengan opsi beli di akhir periode, memungkinkan penyewa mengumpulkan modal dan memperbaiki kredit.
Penjelasan Lengkap tentang Lease Option
Lease Option, yang juga dikenal dengan istilah Rent to Own atau Lease Purchase, merupakan sebuah instrumen finansial dan investasi yang inovatif. Konsep ini pada dasarnya adalah sebuah perjanjian sewa-menyewa aset yang disertai dengan hak opsi untuk membeli aset tersebut di kemudian hari. Dalam praktiknya, terutama di pasar properti, Lease Option memungkinkan seseorang untuk menyewa sebuah aset, seperti rumah atau apartemen, selama periode waktu tertentu dengan kesepakatan bahwa pada akhir masa sewa, penyewa memiliki pilihan (opsi) untuk membeli aset tersebut dengan harga yang telah ditetapkan di awal perjanjian.
Bagaimana Lease Option Bekerja?
Dalam transaksi Lease Option, terdapat dua pihak utama:
- Pemilik Aset (Lessor/Penjual): Pihak yang memiliki aset dan bersedia menyewakannya dengan opsi pembelian.
- Penyewa (Lessee/Calon Pembeli): Pihak yang menyewa aset dan memiliki opsi untuk membelinya.
Proses kerjanya meliputi:
- Periode Sewa: Penyewa akan membayar biaya sewa secara berkala kepada pemilik aset selama jangka waktu yang disepakati.
- Pembayaran Sewa Sebagai Uang Muka: Sebagian atau seluruh dari pembayaran sewa yang dibayarkan oleh penyewa seringkali dialokasikan atau dapat dikreditkan sebagai bagian dari uang muka jika penyewa memutuskan untuk membeli aset tersebut di akhir masa sewa.
- Opsi Pembelian: Pada akhir periode sewa, penyewa memiliki hak eksklusif untuk memutuskan apakah akan membeli aset tersebut atau tidak, berdasarkan harga yang telah disepakati sebelumnya.
- Hasil Keputusan: Jika penyewa memutuskan untuk membeli, maka pembayaran sewa yang telah terkumpul dapat mengurangi jumlah total yang harus dibayar. Namun, jika penyewa memutuskan untuk tidak membeli, maka pemilik aset akan mempertahankan seluruh pembayaran sewa sebagai kompensasi atas penggunaan aset selama periode sewa dan potensi kehilangan kesempatan penjualan lainnya.
Manfaat Lease Option
Lease Option menawarkan berbagai keuntungan:
- Bagi Calon Pembeli: Memberikan kesempatan untuk 'menguji coba' properti sebelum berkomitmen membeli, waktu untuk mengumpulkan dana tambahan, memperbaiki skor kredit, dan mengunci harga pembelian di masa depan yang mungkin lebih rendah dari nilai pasar saat itu.
- Bagi Pemilik Aset: Menghasilkan pendapatan pasif dari sewa, mengurangi risiko aset kosong (vacancy), dan memiliki calon pembeli yang sudah 'tertarik' dengan properti tersebut.
Metode ini menjadi alternatif investasi yang menarik, terutama bagi mereka yang belum siap secara finansial untuk pembelian langsung namun memiliki tujuan jangka panjang untuk memiliki aset tersebut.
Cara Menggunakan Lease Option
Lease Option digunakan sebagai strategi investasi atau solusi kepemilikan aset dengan menggabungkan unsur sewa dan opsi beli, memberikan waktu bagi calon pembeli untuk mempersiapkan diri secara finansial.
- 1Langkah 1: Identifikasi aset yang ingin disewakan dengan opsi beli (misalnya properti).
- 2Langkah 2: Tentukan syarat-syarat perjanjian, termasuk durasi sewa, besaran uang sewa, alokasi pembayaran sewa untuk uang muka, dan harga opsi pembelian.
- 3Langkah 3: Buat perjanjian Lease Option yang sah secara hukum antara pemilik aset dan calon penyewa/pembeli.
- 4Langkah 4: Selama periode sewa, penyewa membayar sewa secara rutin. Pemilik aset menerima pendapatan sewa.
- 5Langkah 5: Di akhir periode sewa, penyewa menggunakan opsinya untuk memutuskan membeli atau tidak. Jika membeli, pembayaran sewa yang terkumpul dapat dikreditkan sebagai uang muka.
Contoh Penggunaan Lease Option dalam Trading
Seorang trader properti menggunakan Lease Option untuk sebuah apartemen senilai Rp 1 Miliar. Ia menyepakati perjanjian sewa selama 2 tahun dengan uang sewa Rp 10 juta per bulan, di mana Rp 5 juta dari setiap pembayaran sewa akan dikreditkan sebagai uang muka jika ia memutuskan membeli. Harga opsi pembelian ditetapkan Rp 1,1 Miliar. Selama 2 tahun, ia membayar total sewa Rp 240 juta, dengan Rp 120 juta di antaranya akan menjadi uang muka. Di akhir masa sewa, ia memutuskan membeli. Ia kini hanya perlu membayar sisa Rp 880 juta (Rp 1 Miliar - Rp 120 juta uang muka), atau Rp 980 juta jika ia tidak mengkreditkan seluruh uang sewa sebagai uang muka, namun ia telah mengunci harga pembelian di Rp 1,1 Miliar yang mungkin lebih rendah dari harga pasar di masa depan.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Opsi Beli, Sewa-Beli, Properti, Investasi Properti, Uang Muka, Kontrak Sewa
Pertanyaan Umum tentang Lease Option
Apa perbedaan utama antara Lease Option dan KPR biasa?
Lease Option menggabungkan sewa dengan opsi beli, memberikan fleksibilitas waktu dan potensi pengumpulan uang muka dari pembayaran sewa. KPR adalah pinjaman langsung untuk pembelian.
Apakah Lease Option hanya berlaku untuk properti?
Meskipun paling umum di properti, Lease Option dapat diterapkan pada aset lain seperti kendaraan atau peralatan bisnis.
Apa yang terjadi jika penyewa tidak jadi membeli aset di akhir masa sewa?
Jika penyewa memutuskan tidak membeli, ia akan kehilangan uang sewa yang telah dibayarkan dan tidak memiliki aset tersebut. Pemilik aset tetap mempertahankan uang sewa tersebut.
Apakah ada biaya tambahan untuk opsi pembelian dalam Lease Option?
Terkadang ada biaya 'opsi' (option fee) yang dibayarkan di awal perjanjian untuk mendapatkan hak opsi beli. Namun, dalam banyak kasus, pembayaran sewa itu sendiri yang berfungsi sebagai kompensasi untuk opsi tersebut.