4 menit baca 818 kata Diperbarui: 15 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Least-Preferred Coworker Scale
- LPC Scale adalah alat psikologi industri untuk mengukur gaya kepemimpinan.
- Skala ini dikembangkan oleh Fred Fiedler pada tahun 1967.
- Penilaian dilakukan terhadap rekan kerja yang paling tidak disukai.
- Skor tinggi menunjukkan gaya kepemimpinan relasional, skor rendah menunjukkan gaya berorientasi tugas.
- Meskipun tidak langsung digunakan dalam trading, konsepnya relevan untuk hubungan profesional.
📑 Daftar Isi
- Definisi
- Penjelasan Lengkap
- Cara Menggunakan Least-Preferred Coworker Scale
- Contoh Penggunaan
- Istilah Terkait
- FAQ
Apa itu Least-Preferred Coworker Scale?
Least-Preferred Coworker Scale adalah Skala Rekan Kerja Paling Tidak Diinginkan (LPC) mengukur gaya kepemimpinan dengan menilai persepsi terhadap rekan kerja yang paling tidak disukai.
Penjelasan Lengkap tentang Least-Preferred Coworker Scale
Least-Preferred Coworker Scale (LPC Scale), atau dalam Bahasa Indonesia dikenal sebagai Skala Rekan Kerja yang Paling Tidak Diinginkan, adalah sebuah instrumen psikologis yang dirancang untuk mengukur gaya kepemimpinan seseorang. Dikembangkan oleh psikolog terkemuka Fred Fiedler pada tahun 1967, skala ini merupakan bagian integral dari Teori Kontingensi Kepemimpinan Fiedler. Inti dari skala LPC adalah bagaimana seorang pemimpin memandang dan menilai rekan kerja yang paling sulit atau paling tidak disukai untuk diajak bekerja sama.
Konsep Dasar Skala LPC
Konsep utama di balik skala LPC adalah bahwa cara seorang pemimpin menilai rekan kerja yang paling tidak disukai mencerminkan orientasi kepemimpinan mereka. Responden (pemimpin) diminta untuk memikirkan individu yang paling tidak mereka sukai dalam konteks kerja dan kemudian memberikan penilaian terhadap berbagai atribut kepribadian dan perilaku rekan kerja tersebut menggunakan serangkaian skala penilaian (biasanya skala 1 hingga 8).
Bagaimana Skala Bekerja
Skala ini terdiri dari daftar deskriptor yang berlawanan (misalnya, ramah/tidak ramah, kooperatif/tidak kooperatif, dapat diandalkan/tidak dapat diandalkan, cerdas/bodoh). Responden diminta untuk menilai rekan kerja yang paling tidak disukai mereka pada setiap deskriptor. Skor total kemudian dihitung.
- Skor LPC Tinggi: Jika seorang pemimpin memberikan skor tinggi pada rekan kerja yang paling tidak disukai, ini menunjukkan bahwa mereka memiliki orientasi yang lebih relasional atau berorientasi pada hubungan. Mereka cenderung melihat bahkan rekan kerja yang sulit pun memiliki beberapa kualitas positif dan memprioritaskan hubungan interpersonal.
- Skor LPC Rendah: Sebaliknya, jika pemimpin memberikan skor rendah pada rekan kerja yang paling tidak disukai, ini mengindikasikan orientasi yang lebih tugas atau berorientasi pada pencapaian. Mereka cenderung fokus pada penyelesaian tugas dan efisiensi, serta kurang memperhatikan aspek hubungan interpersonal ketika menilai rekan kerja yang dianggap bermasalah.
Relevansi dalam Konteks Trading dan Investasi
Meskipun Skala LPC secara tradisional digunakan dalam studi kepemimpinan dan dinamika kelompok kerja, konsep yang mendasarinya dapat memberikan wawasan yang berharga dalam dunia trading dan investasi, meskipun tidak secara langsung sebagai alat pengukuran. Dalam industri keuangan, di mana kolaborasi, jaringan, dan hubungan profesional sangat penting, pemahaman tentang bagaimana seseorang berinteraksi dan menilai rekan kerja dapat memengaruhi:
- Akses Informasi: Hubungan yang baik dapat memfasilitasi pertukaran informasi pasar yang krusial.
- Sumber Daya: Kemitraan yang solid dapat membuka akses ke sumber daya analisis atau modal.
- Peluang: Jaringan yang kuat dapat mengarah pada peluang investasi atau trading baru.
Memahami preferensi dan karakteristik yang diinginkan atau tidak diinginkan dalam rekan kerja dapat membantu individu membangun hubungan yang lebih konstruktif, yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada peningkatan kinerja dalam aktivitas trading atau investasi mereka.
Cara Menggunakan Least-Preferred Coworker Scale
Skala LPC digunakan dalam penelitian psikologi industri untuk mengidentifikasi gaya kepemimpinan seseorang berdasarkan persepsi mereka terhadap rekan kerja yang paling tidak disukai.
- 1Langkah 1: Identifikasi rekan kerja yang paling tidak disukai untuk diajak bekerja sama.
- 2Langkah 2: Pertimbangkan berbagai atribut kepribadian dan perilaku (misalnya, ramah, kooperatif, kompeten).
- 3Langkah 3: Berikan penilaian pada skala rating (biasanya 1-8) untuk setiap atribut, menggambarkan seberapa baik rekan kerja tersebut mencerminkannya.
- 4Langkah 4: Hitung skor total. Skor tinggi mengindikasikan gaya kepemimpinan relasional, sementara skor rendah mengindikasikan gaya kepemimpinan berorientasi tugas.
Contoh Penggunaan Least-Preferred Coworker Scale dalam Trading
Seorang trader senior diminta mengisi LPC Scale. Ia menilai rekan trader yang paling tidak disukainya sebagai 'cukup ramah' (skor 5), 'cukup kooperatif' (skor 4), dan 'cukup dapat diandalkan' (skor 3). Total skor yang didapatnya cenderung moderat, mengindikasikan bahwa ia memiliki keseimbangan antara orientasi tugas dan relasional dalam timnya. Dalam konteks tim trading, pemahaman ini dapat membantunya mengelola dinamika tim agar lebih efektif dalam mencapai target profit.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Teori Kontingensi Kepemimpinan Fiedler, Gaya Kepemimpinan, Psikologi Industri, Dinamika Kelompok, Manajemen Tim
Pertanyaan Umum tentang Least-Preferred Coworker Scale
Siapa yang mengembangkan Least-Preferred Coworker Scale?
Least-Preferred Coworker Scale dikembangkan oleh psikolog Fred Fiedler pada tahun 1967.
Apa tujuan utama dari Skala LPC?
Tujuan utama Skala LPC adalah untuk mengukur gaya kepemimpinan seseorang dengan menilai persepsi mereka terhadap rekan kerja yang paling tidak disukai.
Bagaimana skor LPC yang tinggi diinterpretasikan?
Skor LPC yang tinggi umumnya mengindikasikan bahwa seseorang memiliki gaya kepemimpinan yang lebih berorientasi pada hubungan atau relasional.
Apakah Skala LPC relevan secara langsung dalam trading forex?
Skala LPC tidak digunakan secara langsung dalam trading forex, namun konsepnya tentang hubungan antarkolega dan manajemen tim dapat memberikan wawasan berharga untuk kolaborasi dan jaringan profesional dalam industri keuangan.