3 menit baca 668 kata Diperbarui: 15 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Leg

  • Leg merujuk pada setiap langkah atau tahap individual dalam sebuah strategi trading yang kompleks.
  • Setiap leg dapat melibatkan aksi beli atau jual aset keuangan seperti saham, obligasi, atau mata uang.
  • Dalam opsi, leg adalah komponen dari transaksi yang membentuk strategi options trading.
  • Memahami leg membantu trader merencanakan, mengurutkan, dan menganalisis risiko serta peluang setiap bagian strategi.

📑 Daftar Isi

Apa itu Leg?

Leg adalah Leg dalam trading adalah salah satu komponen atau tahap dalam strategi multi-langkah, yang bisa berupa pembelian atau penjualan aset keuangan tertentu.

Penjelasan Lengkap tentang Leg

Dalam dunia trading dan investasi, istilah Leg merujuk pada salah satu komponen atau tahapan individual yang membentuk sebuah strategi atau transaksi yang lebih besar, terutama yang melibatkan beberapa langkah atau aksi. Anggap saja sebuah strategi trading sebagai sebuah perjalanan; setiap leg adalah satu segmen dari perjalanan tersebut.

Setiap leg dalam sebuah strategi biasanya melibatkan aksi pembelian atau penjualan aset keuangan tertentu. Aset ini bisa sangat beragam, mulai dari saham, obligasi, mata uang (dalam forex), komoditas, hingga instrumen derivatif seperti opsi dan futures.

Leg dalam Berbagai Konteks Trading:

  • Strategi Arbitrase: Dalam strategi arbitrase, di mana trader memanfaatkan perbedaan harga aset yang sama di pasar yang berbeda, leg adalah aksi beli dan jual yang terpisah. Misalnya, leg pertama bisa berupa pembelian saham X di Bursa Efek A, dan leg kedua adalah penjualan saham X yang sama di Bursa Efek B. Kedua leg ini harus dieksekusi dalam waktu berdekatan atau bersamaan untuk mengunci keuntungan dari selisih harga.
  • Trading Opsi (Options Trading): Dalam pasar derivatif, khususnya opsi, leg merujuk pada setiap komponen individu dari sebuah strategi opsi yang lebih kompleks. Strategi seperti straddle, strangle, iron condor, atau butterfly spread terdiri dari beberapa leg. Setiap leg adalah pembelian atau penjualan satu kontrak opsi (baik call maupun put) dengan harga kesepakatan (strike price) dan tanggal kedaluwarsa tertentu.

Pentingnya memahami konsep leg terletak pada kemampuannya untuk memecah strategi trading yang kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih mudah dikelola. Dengan mengidentifikasi setiap leg, seorang trader dapat merencanakan urutan eksekusi, menghitung potensi keuntungan dan kerugian dari setiap bagian, serta mengelola risiko secara lebih efektif.

Cara Menggunakan Leg

Trader menggunakan konsep 'leg' untuk merencanakan, mengeksekusi, dan mengelola strategi trading yang terdiri dari beberapa bagian atau langkah.

  1. 1Identifikasi strategi trading yang Anda gunakan; apakah itu strategi sederhana satu langkah atau strategi multi-langkah.
  2. 2Jika strategi Anda multi-langkah, pecah menjadi komponen-komponen individual. Setiap komponen adalah satu 'leg'.
  3. 3Tentukan aksi (beli/jual) dan aset yang terlibat dalam setiap 'leg'.
  4. 4Analisis risiko dan potensi keuntungan dari setiap 'leg' secara terpisah, serta bagaimana mereka berkontribusi pada keseluruhan strategi.

Contoh Penggunaan Leg dalam Trading

Seorang trader forex ingin mengeksekusi strategi carry trade yang kompleks. Strategi ini dapat dibagi menjadi dua leg utama: Leg 1: Membeli pasangan mata uang dengan suku bunga tinggi (misalnya, AUD/JPY) dan menahan posisi tersebut untuk mendapatkan bunga harian (swap). Leg 2: Melakukan lindung nilai (hedging) terhadap risiko pergerakan harga yang merugikan dari pasangan mata uang tersebut menggunakan instrumen derivatif atau pasangan mata uang lain. Setiap aksi ini adalah sebuah 'leg' yang harus dikelola secara terpisah namun terintegrasi dalam strategi keseluruhan.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Strategi Trading, Arbitrase, Opsi, Futures, Pasangan Mata Uang, Forex, Manajemen Risiko, Eksekusi Transaksi

Pertanyaan Umum tentang Leg

Apakah 'leg' hanya digunakan dalam trading derivatif?

Tidak, 'leg' dapat digunakan dalam berbagai jenis strategi trading, termasuk trading saham, obligasi, dan forex, terutama jika strategi tersebut melibatkan beberapa langkah atau komponen.

Bagaimana 'leg' membantu dalam manajemen risiko?

Dengan memecah strategi menjadi 'leg', trader dapat menganalisis risiko yang terkait dengan setiap langkah secara individual, sehingga lebih mudah untuk mengidentifikasi dan mengelola potensi kerugian di setiap komponen strategi.

Apakah semua strategi trading memiliki 'leg'?

Tidak. Strategi trading yang sangat sederhana, seperti membeli satu aset dengan harapan harganya naik, mungkin hanya terdiri dari satu 'leg'. Istilah 'leg' lebih relevan untuk strategi yang kompleks atau multi-komponen.