4 menit baca 788 kata Diperbarui: 15 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Letter of Credit

  • LC adalah instrumen keuangan yang menjamin pembayaran dalam perdagangan internasional.
  • LC mengurangi risiko gagal bayar bagi eksportir dan memastikan kesesuaian barang bagi importir.
  • Proses LC melibatkan bank penerbit (importir) dan bank penerima (eksportir).
  • Pembayaran dilakukan setelah eksportir menyerahkan dokumen yang sesuai dengan persyaratan LC.

📑 Daftar Isi

Apa itu Letter of Credit?

Letter of Credit adalah Letter of Credit (LC) adalah jaminan pembayaran bank dalam perdagangan internasional, memastikan eksportir dibayar setelah memenuhi syarat, dan importir menerima barang sesuai kesepakatan.

Penjelasan Lengkap tentang Letter of Credit

Letter of Credit (LC), atau sering disingkat LC, adalah sebuah instrumen keuangan yang sangat krusial dalam memfasilitasi perdagangan internasional. Fungsinya adalah sebagai jaminan pembayaran yang dikeluarkan oleh bank atas permintaan seorang pembeli (importir) kepada penjual (eksportir). LC bertujuan untuk mengamankan transaksi bisnis lintas negara dengan mengurangi risiko yang dihadapi oleh kedua belah pihak.

Bagaimana Letter of Credit Bekerja?

Proses penggunaan LC dimulai ketika importir dan eksportir menyepakati bahwa transaksi mereka akan menggunakan LC sebagai metode pembayaran. Berikut adalah alur kerjanya:

  • Permohonan LC oleh Importir: Importir mengajukan permohonan penerbitan LC kepada banknya, yang kemudian dikenal sebagai bank penerbit (issuing bank). Bank akan menganalisis profil kredit importir sebelum menyetujui penerbitan LC.
  • Penerbitan LC: Setelah disetujui, bank penerbit akan mengeluarkan LC yang memuat secara rinci semua persyaratan dan kondisi pembayaran yang harus dipenuhi oleh eksportir. Ini termasuk spesifikasi barang, jumlah, harga, metode pengiriman, dan dokumen yang diperlukan.
  • Pengiriman LC ke Bank Eksportir: LC yang telah diterbitkan kemudian dikirimkan oleh bank penerbit kepada bank yang ditunjuk oleh eksportir, yang disebut bank penerima (beneficiary's bank) atau advising bank.
  • Pemberitahuan kepada Eksportir: Bank penerima akan memberitahukan kepada eksportir mengenai penerimaan LC dan persyaratan yang tertera di dalamnya.
  • Pengiriman Barang: Setelah menerima dan memahami LC, eksportir dapat mulai mempersiapkan dan mengirimkan barang sesuai dengan kesepakatan.
  • Penyerahan Dokumen: Eksportir kemudian menyerahkan dokumen-dokumen perdagangan yang disyaratkan dalam LC kepada bank penerima. Dokumen-dokumen ini umumnya mencakup faktur komersial, bill of lading (bukti pengiriman barang), polis asuransi, daftar kemasan, dan dokumen lain yang relevan.
  • Verifikasi Dokumen: Bank penerima akan melakukan pemeriksaan teliti terhadap semua dokumen yang diserahkan untuk memastikan kesesuaiannya dengan setiap persyaratan yang tercantum dalam LC.
  • Pembayaran kepada Eksportir: Jika semua dokumen telah diverifikasi dan dinyatakan sesuai dengan persyaratan LC, bank penerima akan melakukan pembayaran kepada eksportir sesuai dengan jumlah yang tertera dalam LC.
  • Pengiriman Dokumen ke Bank Penerbit: Setelah pembayaran dilakukan, bank penerima akan mengirimkan seluruh dokumen yang telah divalidasi kepada bank penerbit untuk proses verifikasi akhir dan pelunasan oleh importir.
  • Penyelesaian Transaksi: Bank penerbit kemudian akan menyerahkan dokumen-dokumen tersebut kepada importir setelah importir melunasi kewajibannya, baik secara langsung maupun melalui fasilitas kredit yang diberikan bank.

Dalam skenario di mana terdapat ketidaksesuaian atau ketidaklengkapan dokumen, bank penerima akan menginformasikan eksportir untuk melakukan perbaikan atau negosiasi lebih lanjut dengan importir. LC menjadi alat yang efektif untuk membangun kepercayaan dalam transaksi internasional, memberikan perlindungan finansial bagi eksportir dan memastikan importir menerima barang sesuai pesanan sebelum pembayaran penuh dilakukan.

Cara Menggunakan Letter of Credit

LC digunakan sebagai metode pembayaran yang aman dalam perdagangan internasional, di mana bank bertindak sebagai perantara dan penjamin pembayaran.

  1. 1Importir dan eksportir sepakat untuk menggunakan Letter of Credit sebagai metode pembayaran.
  2. 2Importir mengajukan permohonan LC kepada bank penerbitnya.
  3. 3Eksportir mengirimkan barang dan menyerahkan dokumen yang sesuai dengan persyaratan LC kepada bank penerima.
  4. 4Bank memverifikasi dokumen dan melakukan pembayaran kepada eksportir jika semua persyaratan terpenuhi.

Contoh Penggunaan Letter of Credit dalam Trading

Sebuah perusahaan di Indonesia (importir) ingin membeli mesin dari Jerman (eksportir). Untuk memastikan pembayaran aman dan barang sesuai spesifikasi, mereka menyepakati penggunaan Letter of Credit (LC). Importir mengajukan permohonan LC ke banknya di Indonesia. Bank Indonesia menerbitkan LC dan mengirimkannya ke bank di Jerman. Setelah menerima LC, eksportir mengirimkan mesin dan menyerahkan dokumen pengiriman, faktur, dan sertifikat kualitas ke bank Jerman. Bank Jerman memverifikasi dokumen. Jika sesuai, bank Jerman akan membayar eksportir, lalu mengirimkan dokumen ke bank Indonesia. Importir membayar bank Indonesia untuk mendapatkan dokumen dan mengambil mesinnya.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Perdagangan Internasional, Bank Penerbit, Bank Penerima, Dokumen Perdagangan, Jaminan Pembayaran, Risiko Kredit

Pertanyaan Umum tentang Letter of Credit

Siapa yang menanggung biaya penerbitan Letter of Credit?

Umumnya, biaya penerbitan Letter of Credit ditanggung oleh importir, namun ini bisa dinegosiasikan antara importir dan eksportir.

Apa perbedaan antara LC dan transfer bank biasa?

LC memberikan jaminan pembayaran dari bank, sehingga lebih aman bagi eksportir dibandingkan transfer bank biasa yang pembayarannya bergantung langsung pada kesediaan importir.

Bisakah LC digunakan untuk transaksi domestik?

Meskipun utamanya untuk perdagangan internasional, LC juga bisa digunakan dalam transaksi domestik skala besar yang membutuhkan jaminan pembayaran yang kuat.