4 menit baca 806 kata Diperbarui: 15 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Level 1
- Level 1 adalah tingkatan akses informasi paling dasar di pasar keuangan.
- Informasi yang tersedia meliputi harga real-time, volume, bid, dan ask.
- Tidak menyediakan data fundamental perusahaan, laporan keuangan, atau berita pasar.
- Cocok untuk gambaran umum aktivitas pasar, namun terbatas untuk analisis mendalam.
- Tingkatan akses yang lebih tinggi (Level 2, Level 3) menawarkan data yang lebih komprehensif.
📑 Daftar Isi
Apa itu Level 1?
Level 1 adalah Level 1 dalam trading merujuk pada akses informasi pasar paling dasar, hanya menampilkan harga real-time, volume, bid, dan ask, tanpa data fundamental atau berita mendalam.
Penjelasan Lengkap tentang Level 1
Dalam dunia trading dan investasi, Level 1 merujuk pada tingkatan akses informasi pasar yang paling fundamental. Ini adalah 'pintu gerbang' awal bagi para pelaku pasar untuk memantau pergerakan aset, terutama di pasar saham.
Apa yang Ditawarkan Level 1?
Pada dasarnya, Level 1 memberikan pandangan yang terbatas namun esensial mengenai kondisi pasar terkini. Informasi yang umumnya tersedia meliputi:
- Harga Real-time: Menampilkan harga penawaran (bid) dan permintaan (ask) terkini untuk suatu aset secara langsung.
- Volume Perdagangan: Menunjukkan jumlah unit aset yang telah diperdagangkan dalam periode waktu tertentu.
- Best Bid and Offer (BBO): Menampilkan harga penawaran tertinggi dari pembeli dan harga permintaan terendah dari penjual yang tersedia di pasar pada saat itu.
Informasi ini memungkinkan trader untuk memahami likuiditas pasar dan arah pergerakan harga jangka pendek.
Keterbatasan Level 1
Meskipun penting, Level 1 memiliki keterbatasan yang signifikan. Trader atau investor yang hanya mengandalkan Level 1 tidak akan mendapatkan:
- Data Fundamental: Informasi mengenai kesehatan finansial perusahaan, seperti pendapatan, laba, utang, dan rasio keuangan lainnya.
- Laporan Keuangan: Akses ke laporan laba rugi, neraca, dan arus kas perusahaan.
- Berita Pasar Mendalam: Analisis atau berita terkini yang dapat secara signifikan mempengaruhi valuasi aset.
- Order Book: Rincian lengkap dari semua pesanan beli dan jual yang belum dieksekusi, yang menunjukkan kedalaman pasar.
Keterbatasan ini menjadikan Level 1 kurang memadai bagi mereka yang memerlukan analisis mendalam untuk membuat keputusan investasi strategis.
Perbandingan dengan Level Akses Lain
Untuk mendapatkan wawasan yang lebih kaya, trader biasanya beralih ke tingkatan akses yang lebih tinggi, seperti:
- Level 2: Menawarkan akses ke order book, yang menampilkan semua pesanan beli dan jual pada berbagai tingkatan harga. Ini memberikan gambaran yang lebih baik tentang tekanan beli dan jual di pasar.
- Level 3: Memberikan akses penuh, termasuk kemampuan untuk menempatkan pesanan dan melihat data market maker.
Tingkat akses yang lebih tinggi ini sangat berharga bagi trader yang menggunakan strategi day trading atau scalping yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang dinamika order flow.
Ketersediaan dan Biaya
Secara umum, Level 1 sering kali disediakan secara gratis oleh banyak platform trading atau broker sebagai standar untuk semua pengguna. Namun, untuk akses ke Level 2, Level 3, atau data real-time yang lebih canggih, mungkin diperlukan biaya berlangganan tambahan.
Kesimpulannya, Level 1 adalah fondasi informasi pasar yang memberikan gambaran umum aktivitas perdagangan. Meskipun terbatas, ia tetap menjadi titik awal yang berharga untuk memahami pergerakan harga dasar di pasar keuangan.
Cara Menggunakan Level 1
Level 1 digunakan oleh trader untuk memantau pergerakan harga aset secara real-time, mengamati volume perdagangan, serta melihat penawaran dan permintaan terkini.
- 1Buka platform trading Anda dan pastikan Anda memiliki akses ke data Level 1 untuk aset yang diminati.
- 2Perhatikan pergerakan harga bid dan ask secara real-time untuk mengidentifikasi tren jangka pendek.
- 3Pantau volume perdagangan untuk mengukur minat pasar dan potensi kekuatan tren.
- 4Gunakan informasi ini sebagai dasar awal dalam mengambil keputusan trading cepat atau sebagai indikator awal sebelum menggali analisis lebih dalam.
Contoh Penggunaan Level 1 dalam Trading
Seorang trader saham melihat harga saham BBCA di Level 1 menunjukkan bid Rp 7.500 dan ask Rp 7.550, dengan volume perdagangan yang meningkat. Trader ini menginterpretasikan bahwa ada minat beli yang kuat pada harga Rp 7.500 dan potensi kenaikan harga, sehingga memutuskan untuk melakukan pembelian di harga ask Rp 7.550, sambil terus memantau pergerakan harga dan volume.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Bid Price, Ask Price, Volume Perdagangan, Real-time Data, Order Book, Level 2, Fundamental Analysis, Technical Analysis
Pertanyaan Umum tentang Level 1
Apakah Level 1 cukup untuk semua jenis trading?
Level 1 umumnya tidak cukup untuk trading yang membutuhkan analisis mendalam, seperti day trading atau swing trading. Namun, bisa memadai untuk gambaran umum atau strategi trading yang sangat sederhana.
Bagaimana cara mendapatkan akses Level 1?
Sebagian besar broker dan platform trading menyediakan akses Level 1 secara gratis sebagai bagian dari layanan standar mereka. Anda biasanya bisa menemukannya di jendela 'Market Watch' atau 'Quote'.
Apa perbedaan utama antara Level 1 dan Level 2?
Perbedaan utamanya adalah Level 1 hanya menampilkan harga terbaik bid dan ask, sedangkan Level 2 menampilkan seluruh 'order book' yang berisi berbagai tingkatan harga penawaran dan permintaan, memberikan gambaran kedalaman pasar yang lebih baik.