4 menit baca 806 kata Diperbarui: 15 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Listed Security

  • Listed security adalah instrumen keuangan yang terdaftar di bursa efek.
  • Pencatatan di bursa memerlukan pemenuhan kriteria tertentu seperti likuiditas dan kepatuhan regulasi.
  • Investor dapat membeli dan menjual listed security melalui pasar terbuka.
  • Instrumen ini menawarkan aksesibilitas, likuiditas, dan transparansi pasar yang tinggi.
  • Saham dan obligasi adalah contoh umum dari listed security.

📑 Daftar Isi

Apa itu Listed Security?

Listed Security adalah Listed security adalah instrumen keuangan yang terdaftar di bursa efek, memungkinkan investor untuk membeli dan menjualnya secara terorganisir dan transparan.

Penjelasan Lengkap tentang Listed Security

Dalam dunia trading dan investasi, istilah Listed Security merujuk pada instrumen keuangan yang telah resmi terdaftar atau tercatat di sebuah bursa efek. Bursa efek, seperti Bursa Efek Indonesia (BEI) atau New York Stock Exchange (NYSE), berfungsi sebagai pasar terorganisir di mana berbagai sekuritas dapat diperdagangkan secara sah dan diawasi. Agar sebuah instrumen keuangan dapat menjadi listed security, ia harus memenuhi serangkaian kriteria ketat yang telah ditetapkan oleh otoritas bursa efek tersebut.

Kriteria Pencatatan di Bursa Efek

Persyaratan untuk menjadi listed security umumnya mencakup:

  • Tingkat Likuiditas yang Memadai: Menunjukkan seberapa mudah instrumen tersebut dapat dibeli atau dijual tanpa mempengaruhi harganya secara signifikan.
  • Jumlah Saham atau Nilai Nominal yang Tersedia untuk Diperdagangkan: Ada batasan minimum mengenai kuantitas instrumen yang harus beredar dan dapat diperdagangkan di pasar.
  • Kepatuhan terhadap Aturan Bursa: Perusahaan penerbit harus mematuhi semua peraturan dan ketentuan yang berlaku di bursa tempat mereka terdaftar.
  • Publikasi Laporan Keuangan Secara Teratur: Kewajiban untuk menyampaikan laporan keuangan yang diaudit secara berkala kepada publik dan otoritas bursa untuk menjaga transparansi.

Manfaat Listed Security bagi Investor

Setelah sebuah instrumen keuangan berhasil terdaftar di bursa efek, investor memiliki kemampuan untuk membeli atau menjualnya melalui mekanisme pasar terbuka. Keberadaan listed security memberikan beberapa keuntungan signifikan bagi para pelaku pasar:

  • Aksesibilitas yang Lebih Tinggi: Investor dapat dengan mudah mengakses dan bertransaksi instrumen tersebut melalui berbagai platform perdagangan yang terhubung dengan bursa.
  • Likuiditas yang Meningkat: Kemudahan dalam melakukan transaksi jual beli tanpa menimbulkan fluktuasi harga yang drastis berkat banyaknya partisipan pasar.
  • Transparansi Pasar: Informasi mengenai perusahaan penerbit, kinerja keuangan, volume perdagangan, dan pergerakan harga tersedia secara publik. Hal ini memungkinkan investor untuk membuat keputusan yang lebih terinformasi.

Contoh Umum Listed Security

Dua contoh paling umum dari listed security yang sering ditemui dalam aktivitas trading dan investasi adalah:

  • Saham (Stocks): Mewakili kepemilikan ekuitas dalam suatu perusahaan. Saham diperdagangkan di bursa saham dan memberikan hak kepada pemegangnya atas bagian dari keuntungan dan aset perusahaan.
  • Obligasi (Bonds): Mewakili surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah. Obligasi diperdagangkan di bursa obligasi dan memberikan pendapatan bunga tetap kepada pemegangnya hingga jatuh tempo.

Peran Listed Security sebagai Indikator Pasar

Dalam analisis pasar, para investor dan analis sering kali memantau pergerakan harga dan volume perdagangan dari listed security. Data ini dapat berfungsi sebagai indikator penting mengenai sentimen pasar secara keseluruhan, kesehatan ekonomi sektor tertentu, atau tren industri.

Secara ringkas, listed security adalah fondasi dari pasar modal modern, menyediakan kerangka kerja yang terstruktur, transparan, dan likuid bagi investor untuk berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi.

Cara Menggunakan Listed Security

Memahami dan mengidentifikasi listed security sangat penting bagi investor untuk berpartisipasi dalam pasar modal, memanfaatkan likuiditas, dan mengakses informasi pasar yang transparan.

  1. 1Identifikasi instrumen keuangan yang ingin Anda perdagangkan atau investasikan.
  2. 2Periksa apakah instrumen tersebut terdaftar di bursa efek yang Anda gunakan (misalnya, BEI, NYSE, Nasdaq).
  3. 3Kaji informasi publik yang tersedia mengenai perusahaan penerbit, termasuk laporan keuangan dan berita terkait.
  4. 4Gunakan platform trading Anda untuk membeli atau menjual listed security tersebut sesuai dengan strategi investasi Anda.

Contoh Penggunaan Listed Security dalam Trading

Seorang trader valuta asing (forex) yang juga tertarik pada pasar saham, melihat bahwa saham PT. ABC Tbk. (kode saham: ABC) adalah listed security di Bursa Efek Indonesia. Ia kemudian meneliti laporan keuangan terbaru perusahaan dan berita pasar terkait sektor teknologi. Setelah menganalisis, ia memutuskan untuk membeli saham ABC melalui platform tradingnya, karena ia percaya saham tersebut akan mengalami kenaikan harga dalam jangka pendek. Pergerakan harga saham ABC ini kemudian dapat ia pantau sebagai salah satu indikator sentimen pasar secara umum.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Bursa Efek, Sekuritas, Saham, Obligasi, Likuiditas, Transparansi Pasar, Instrumen Keuangan

Pertanyaan Umum tentang Listed Security

Apa perbedaan antara listed security dan unlisted security?

Listed security terdaftar dan diperdagangkan di bursa efek resmi, sedangkan unlisted security tidak terdaftar di bursa dan biasanya diperdagangkan secara privat atau over-the-counter (OTC).

Apakah semua instrumen keuangan bisa menjadi listed security?

Tidak, sebuah instrumen keuangan harus memenuhi kriteria tertentu yang ditetapkan oleh bursa efek sebelum dapat terdaftar dan diperdagangkan di sana.

Mengapa transparansi pasar penting bagi listed security?

Transparansi memastikan bahwa semua investor memiliki akses yang sama terhadap informasi yang relevan, sehingga dapat membuat keputusan investasi yang adil dan terinformasi, serta mencegah manipulasi pasar.