5 menit baca 1015 kata Diperbarui: 15 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Long Straddle

  • Long Straddle melibatkan pembelian call dan put option secara bersamaan.
  • Tujuannya adalah mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga yang signifikan, baik naik maupun turun.
  • Investor tidak perlu memprediksi arah pergerakan harga, hanya volatilitas.
  • Biaya pembelian kedua opsi bisa menjadi kerugian jika volatilitas tidak sesuai harapan.
  • Strategi ini cocok untuk pasar yang tidak stabil atau menjelang pengumuman penting.

📑 Daftar Isi

Apa itu Long Straddle?

Long Straddle adalah Strategi trading yang membeli call dan put option dengan strike price dan expiry date sama untuk untung dari volatilitas harga signifikan.

Penjelasan Lengkap tentang Long Straddle

Apa itu Long Straddle?

Long Straddle adalah sebuah strategi trading opsi yang dirancang untuk memanfaatkan pergerakan harga yang signifikan pada aset dasar, seperti saham, pasangan mata uang (forex), atau komoditas. Strategi ini bersifat netral terhadap arah pergerakan harga, artinya investor tidak perlu memprediksi apakah harga akan naik atau turun. Kunci utama dari strategi ini adalah antisipasi terhadap peningkatan volatilitas pasar.

Bagaimana Cara Kerja Long Straddle?

Dalam Long Straddle, seorang trader secara simultan membeli:

  • Satu call option (opsi beli)
  • Satu put option (opsi jual)

Kedua opsi ini harus memiliki strike price (harga kesepakatan) yang sama dan tanggal kedaluwarsa (expiry date) yang sama. Investor membeli kedua opsi ini dengan harapan bahwa harga aset dasar akan bergerak sangat jauh dari strike price, baik ke atas maupun ke bawah, sebelum tanggal kedaluwarsa.

Potensi Keuntungan dan Kerugian

Potensi Keuntungan:

  • Jika harga aset dasar naik secara drastis, call option akan menjadi sangat menguntungkan, sementara put option mungkin kehilangan nilainya. Keuntungan dari call option diharapkan cukup besar untuk menutupi biaya pembelian kedua opsi dan menghasilkan profit.
  • Jika harga aset dasar turun secara drastis, put option akan menjadi sangat menguntungkan, sementara call option mungkin kehilangan nilainya. Keuntungan dari put option diharapkan cukup besar untuk menutupi biaya pembelian kedua opsi dan menghasilkan profit.

Potensi Kerugian:

  • Kerugian maksimum dalam strategi Long Straddle terbatas pada total premi yang dibayarkan untuk membeli call option dan put option.
  • Kerugian ini terjadi jika harga aset dasar pada saat kedaluwarsa berada sangat dekat dengan strike price, atau tidak bergerak signifikan sama sekali. Dalam skenario ini, kedua opsi kemungkinan akan berakhir tanpa nilai (out-of-the-money), atau nilainya tidak cukup untuk menutupi biaya awal.

Kapan Menggunakan Long Straddle?

Strategi ini sangat efektif digunakan dalam situasi pasar berikut:

  • Menjelang pengumuman penting: Seperti laporan keuangan perusahaan, pengumuman suku bunga bank sentral, atau hasil pemilu yang diperkirakan akan menyebabkan pergerakan harga yang besar.
  • Pasar yang tidak stabil (volatile): Ketika ada indikasi bahwa pasar akan mengalami gejolak.
  • Perdagangan saham yang baru terdaftar (IPO): Volatilitas seringkali tinggi setelah IPO.

Pertimbangan Penting

Trader harus selalu mempertimbangkan biaya premi untuk kedua opsi. Jika pergerakan harga tidak cukup besar untuk mengimbangi total biaya premi, strategi ini akan merugi. Oleh karena itu, estimasi volatilitas yang akurat sangat krusial.

Cara Menggunakan Long Straddle

Gunakan Long Straddle ketika Anda mengantisipasi pergerakan harga yang besar tetapi tidak yakin dengan arahnya. Fokus pada volatilitas.

  1. 1Identifikasi aset yang Anda perkirakan akan mengalami volatilitas signifikan (misalnya, menjelang pengumuman ekonomi penting).
  2. 2Pilih strike price yang sama untuk kedua opsi, biasanya di dekat harga pasar aset saat ini (at-the-money) untuk memaksimalkan potensi pergerakan.
  3. 3Pilih tanggal kedaluwarsa yang sama, yang memberikan cukup waktu bagi aset untuk bergerak secara substansial.
  4. 4Beli satu call option dan satu put option secara bersamaan dengan strike price dan tanggal kedaluwarsa yang sama. Perhitungkan total biaya premi.

Contoh Penggunaan Long Straddle dalam Trading

Misalkan Anda adalah trader forex dan Anda memperkirakan bahwa pasangan mata uang EUR/USD akan mengalami volatilitas besar setelah pengumuman kebijakan moneter dari European Central Bank (ECB) dalam seminggu ke depan. Namun, Anda tidak yakin apakah EUR/USD akan menguat atau melemah secara drastis.

Saat ini, EUR/USD diperdagangkan di 1.1000.

Anda memutuskan untuk menerapkan strategi Long Straddle:

  • Anda membeli 1 kontrak Call Option EUR/USD dengan strike price 1.1000 dan tanggal kedaluwarsa 1 minggu, dengan biaya premi sebesar $50.
  • Anda juga membeli 1 kontrak Put Option EUR/USD dengan strike price 1.1000 dan tanggal kedaluwarsa yang sama, dengan biaya premi sebesar $50.

Total biaya premi Anda adalah $100.

Skenario 1: Berita positif untuk Euro, EUR/USD naik ke 1.1150.

  • Call Option Anda sekarang bernilai setidaknya $150 (1.1150 - 1.1000).
  • Put Option Anda mungkin bernilai sangat kecil atau nol.
  • Keuntungan bersih Anda: $150 (nilai Call) - $100 (total premi) = $50.

Skenario 2: Berita negatif untuk Euro, EUR/USD turun ke 1.0850.

  • Put Option Anda sekarang bernilai setidaknya $150 (1.1000 - 1.0850).
  • Call Option Anda mungkin bernilai sangat kecil atau nol.
  • Keuntungan bersih Anda: $150 (nilai Put) - $100 (total premi) = $50.

Skenario 3: EUR/USD hanya bergerak ke 1.1010 saat kedaluwarsa.

  • Call Option Anda bernilai $10 (1.1010 - 1.1000).
  • Put Option Anda mungkin bernilai sangat kecil atau nol.
  • Kerugian bersih Anda: $10 (nilai Call) - $100 (total premi) = -$90.

Dalam contoh ini, jika pergerakan harga lebih dari $100 (total premi) ke salah satu arah, Anda akan mendapatkan keuntungan. Jika pergerakan kurang dari itu, Anda akan merugi sebesar premi yang dibayarkan.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Opsi Beli (Call Option), Opsi Jual (Put Option), Strike Price, Tanggal Kedaluwarsa (Expiry Date), Volatilitas, Premi Opsi, Trading Opsi

Pertanyaan Umum tentang Long Straddle

Berapa kerugian maksimum dalam strategi Long Straddle?

Kerugian maksimum terbatas pada total premi yang dibayarkan untuk membeli call option dan put option.

Kapan strategi Long Straddle paling efektif digunakan?

Strategi ini paling efektif ketika diperkirakan akan terjadi pergerakan harga yang signifikan, baik naik maupun turun, namun arahnya tidak pasti, seperti menjelang pengumuman ekonomi penting atau peristiwa pasar besar.

Apakah Long Straddle cocok untuk trader pemula?

Meskipun konsepnya sederhana, memahami implikasi volatilitas, biaya premi, dan manajemen risiko sangat penting. Trader pemula disarankan untuk mempelajarinya lebih lanjut dan berlatih dengan akun demo sebelum menggunakannya dengan dana riil.

Bagaimana cara menghitung titik impas (break-even points) dalam Long Straddle?

Ada dua titik impas. Titik impas bawah adalah Strike Price dikurangi total premi. Titik impas atas adalah Strike Price ditambah total premi. Anda akan untung jika harga aset berada di luar rentang antara kedua titik impas ini saat kedaluwarsa.