# Futures Perpetual: Panduan Lengkap Trading Tanpa Batas Waktu

*English: Perpetual Futures*

> Pelajari apa itu perpetual futures, fitur utamanya seperti funding rate dan leverage, serta cara tradingnya. Cocok untuk spekulasi dan hedging.

**Definisi:** Futures perpetual adalah kontrak derivatif yang memungkinkan trader berspekulasi pada harga aset di masa depan tanpa tanggal kedaluwarsa.

**URL:** https://kamus.belajarforex.co.id/p/perpetual-futures

---

# Futures Perpetual

Futures perpetual adalah jenis kontrak derivatif yang memungkinkan trader berspekulasi pada harga aset di masa depan tanpa tanggal kedaluwarsa.

Mereka dirancang untuk meniru perilaku kontrak futures tradisional, tetapi tanpa tanggal kedaluwarsa.

Mereka digunakan untuk berspekulasi pada harga aset di masa depan, seperti cryptocurrency, dan dapat digunakan untuk hedging terhadap fluktuasi harga.

Mari kita jelajahi apa itu futures perpetual, diskusikan fitur-fitur utamanya, dan cara memperdagangkannya secara efektif.

## Apa itu Futures Perpetual?

Sebuah jenis instrumen keuangan baru telah muncul dalam beberapa tahun terakhir yang menyediakan cara inovatif untuk memperdagangkan harga aset tanpa batas ke masa depan.

Futures perpetual, juga dikenal sebagai perpetual swaps, adalah kontrak futures tanpa tanggal kedaluwarsa yang ditentukan.

Berbeda dengan futures tradisional yang kedaluwarsa pada tanggal tertentu, futures perpetual dapat terus diperdagangkan selama ada pembeli dan penjual.

Posisi long dibuka ketika trader percaya bahwa harga aset yang mendasarinya akan meningkat, sementara posisi short dibuka ketika trader percaya bahwa harga aset yang mendasarinya akan menurun.

## Apa itu Funding Rate?

Funding rate adalah mekanisme yang menjaga harga futures perpetual sejajar dengan harga spot aset yang mendasarinya.

Ini dihitung secara berkala dan didasarkan pada perbedaan antara harga futures perpetual dan harga spot aset yang mendasarinya.

Jika harga futures perpetual lebih tinggi dari harga spot, posisi long akan membayar funding rate ke posisi short, dan sebaliknya.

Funding rate biasanya dihitung setiap 8 jam, dan jumlah funding rate yang dibayar atau diterima oleh trader bergantung pada perbedaan antara harga futures perpetual dan harga spot aset yang mendasarinya, serta suku bunga yang berlaku di pasar.

Kontrak futures perpetual diselesaikan dalam cryptocurrency, biasanya BTC atau USDT, dan trader dapat memasuki posisi long atau short, tergantung pada pandangan pasar mereka.

Meskipun futures perpetual paling umum dikaitkan dengan pasar cryptocurrency, mereka juga dapat diterapkan pada kelas aset lain, termasuk komoditas, indeks, dan forex.

## Apa yang Membuat Futures Perpetual Berbeda?

- **Tanpa Tanggal Kedaluwarsa**: Fitur yang paling membedakan dari futures perpetual adalah tidak adanya tanggal kedaluwarsa. Ini memungkinkan trader untuk mempertahankan posisi mereka tanpa batas, tanpa perlu menggulirkan atau menutup kontrak saat mendekati kedaluwarsa.
- **Funding Rate**: Untuk memastikan bahwa harga futures perpetual tetap selaras erat dengan harga spot aset yang mendasarinya, mekanisme funding rate digunakan. Funding rate biasanya dihitung dan dipertukarkan antara posisi long dan short setiap beberapa jam, mendorong trader untuk menjaga pasar yang seimbang.
- **Leverage**: Futures perpetual menawarkan trader kemampuan untuk menggunakan leverage, memungkinkan mereka untuk mengontrol posisi yang lebih besar dengan modal yang lebih kecil. Leverage dapat memperbesar keuntungan dan kerugian, sehingga penting bagi trader untuk mengelola risiko mereka dengan hati-hati.
- **Persyaratan Margin**: Trader harus mempertahankan persyaratan margin minimum saat memperdagangkan futures perpetual untuk menutupi potensi kerugian. Jika margin trader turun di bawah tingkat yang disyaratkan, mereka dapat dikenakan likuidasi, yang dapat mengakibatkan hilangnya seluruh posisi mereka.

Futures perpetual juga datang dengan beberapa risiko dan kekurangan.

- Tanpa tanggal kedaluwarsa, posisi bisa sulit dinilai dibandingkan dengan futures yang terbatas.
- Likuiditas juga bisa lebih rendah untuk kontrak perpetual mengingat sifatnya yang terbuka.
- Ada juga kemungkinan slippage harga yang lebih tinggi saat memasuki atau keluar dari posisi dibandingkan dengan kontrak futures standar.
- Futures perpetual juga mungkin memerlukan jaminan dan persyaratan margin yang lebih tinggi karena durasi posisi yang tidak terbatas.

## Cara Trading Futures Perpetual

- **Pilih Platform**: Untuk memperdagangkan futures perpetual, trader harus terlebih dahulu memilih platform trading yang menawarkan kontrak ini. Banyak bursa cryptocurrency dan platform trading di luar AS sekarang menyediakan futures perpetual untuk berbagai aset, termasuk mata uang digital, komoditas, dan indeks.
- **Pahami Spesifikasi Kontrak**: Sebelum memperdagangkan futures perpetual, penting untuk membiasakan diri dengan spesifikasi kontrak, termasuk aset yang mendasarinya, ukuran kontrak, kenaikan harga minimum, dan mekanisme funding rate.
- **Kembangkan Strategi**: Futures perpetual dapat digunakan untuk berbagai strategi trading, termasuk spekulasi, hedging, dan arbitrase. Trader harus mengembangkan rencana yang jelas berdasarkan toleransi risiko, horizon waktu, dan pandangan pasar mereka sebelum memasuki pasar.
- **Kelola Risiko**: Manajemen risiko sangat penting saat memperdagangkan futures perpetual, terutama mengingat potensi leverage yang tinggi. Trader harus menggunakan stop-loss order, mempertahankan tingkat margin yang memadai, dan memantau posisi mereka dengan cermat untuk meminimalkan potensi kerugian.

## Ringkasan

Futures perpetual memberikan sentuhan menarik pada pasar futures tradisional.

Meskipun masih merupakan produk keuangan niche, partisipasinya terus meningkat, terutama di pasar crypto.

Mereka menawarkan beberapa keuntungan dibandingkan kontrak futures tradisional, termasuk tidak adanya tanggal kedaluwarsa dan leverage tinggi, tetapi mereka juga membawa risiko yang signifikan.

Mereka membuka peluang baru untuk investasi jangka panjang maupun trading jangka pendek di berbagai kelas aset.

Manfaat utama dari futures perpetual adalah mereka memberikan eksposur konstan ke aset yang mendasarinya tanpa batasan waktu.

Bagi investor jangka panjang, futures perpetual menghilangkan kebutuhan untuk terus menggulirkan posisi ke kontrak bulanan atau kuartalan baru.

Mereka juga memberikan fleksibilitas lebih karena investor dapat memasuki dan keluar dari posisi kapan saja berdasarkan horizon investasi mereka.

Bagi trader jangka pendek, futures perpetual memungkinkan untuk mengikuti momentum selama itu berlangsung tanpa menunggu kedaluwarsa kontrak baru.


## FAQ

**Apa perbedaan utama antara futures perpetual dan futures tradisional?**
Perbedaan utama adalah futures perpetual tidak memiliki tanggal kedaluwarsa, sedangkan futures tradisional memiliki tanggal kedaluwarsa yang ditentukan.

**Bagaimana funding rate bekerja dalam futures perpetual?**
Funding rate adalah mekanisme untuk menyelaraskan harga futures perpetual dengan harga spot. Jika harga futures lebih tinggi dari spot, posisi long membayar ke posisi short, dan sebaliknya. Ini dihitung secara berkala, biasanya setiap 8 jam.

**Apakah futures perpetual hanya tersedia untuk cryptocurrency?**
Tidak, meskipun paling umum di pasar crypto, futures perpetual juga dapat diterapkan pada kelas aset lain seperti komoditas, indeks, dan forex.

**Apa saja risiko utama dalam trading futures perpetual?**
Risiko utama meliputi kesulitan penilaian posisi karena tidak ada kedaluwarsa, potensi likuiditas yang lebih rendah, kemungkinan slippage harga yang lebih tinggi, dan persyaratan jaminan serta margin yang lebih tinggi.

**Mengapa leverage penting dalam futures perpetual?**
Leverage memungkinkan trader untuk mengontrol posisi yang lebih besar dengan modal yang lebih kecil, yang dapat memperbesar keuntungan maupun kerugian. Ini menyoroti pentingnya manajemen risiko yang cermat.