# Aturan Sahm: Indikator Resesi Berbasis Pengangguran

*English: Sahm Rule*

> Pelajari Aturan Sahm, indikator resesi sederhana yang memprediksi penurunan ekonomi AS berdasarkan data pengangguran.

**Definisi:** Aturan Sahm adalah metrik ekonomi informal yang menandakan resesi ketika rata-rata bergerak tiga bulan dari tingkat pengangguran nasional naik 0,50 poin persentase atau lebih dibandingkan titik terendahnya dalam 12 bulan sebelumnya.

**URL:** https://kamus.belajarforex.co.id/s/sahm-rule

---

# Aturan Sahm

Aturan Sahm adalah ukuran ekonomi informal yang terbukti efektif dalam memprediksi resesi di Amerika Serikat.

Dikembangkan oleh Claudia Sahm, seorang ekonom Amerika, aturan ini menawarkan metode sederhana untuk mendeteksi awal resesi, terutama melalui perubahan tingkat pengangguran.

Aturan Sahm dikembangkan sebagai bagian dari proposal kebijakannya untuk mengirimkan cek stimulus secara otomatis kepada keluarga segera setelah resesi dimulai.

Tujuan awalnya bukan untuk meramal resesi, tetapi kini digunakan untuk mengidentifikasi penurunan lebih awal daripada penilaian tradisional.

## Cara Kerja Aturan Sahm

Aturan ini didasarkan pada pengamatan bahwa ketika rata-rata bergerak tiga bulan dari tingkat pengangguran nasional (U3) naik 0,50 poin persentase atau lebih relatif terhadap titik terendahnya selama 12 bulan sebelumnya, ekonomi sedang resesi, atau akan segera mengalaminya.

Sahm menciptakan metrik ini berdasarkan resesi di masa lalu. Ia menemukan bahwa pada bulan-bulan menjelang resesi, tingkat pengangguran cenderung menembus ambang batas 0,5 poin persentase ini.

Secara historis, setelah Aturan Sahm terpicu, pengangguran terus memburuk.

Alasannya adalah bahwa peningkatan kecil dalam pengangguran di awal penurunan ekonomi dapat menjadi indikator utama bahwa resesi sedang berlangsung.

Pendekatan ini mirip dengan memantau tanda vital dalam ekonomi, yang menawarkan peringatan dini terhadap penurunan ekonomi.

Aturan Sahm adalah aturan yang relatif sederhana untuk dipahami dan diterapkan, dan telah terbukti lebih efektif daripada indikator resesi lainnya, seperti definisi resesi dua kuartal.

Ini karena Aturan Sahm berfokus pada tingkat pengangguran, yang merupakan indikator tertinggal dari aktivitas ekonomi, tetapi juga sangat sensitif terhadap perubahan di pasar tenaga kerja.

Aturan Sahm telah digunakan untuk memprediksi resesi pada tahun 1990, 2001, 2008, dan 2020. Dalam setiap kasus ini, aturan tersebut memberi sinyal resesi sebelum National Bureau of Economic Research (NBER) secara resmi mendeklarasikannya.

Aturan Sahm bukanlah prediktor resesi yang sempurna, dan ada kalanya aturan tersebut memberi sinyal resesi yang tidak terwujud.

Namun, aturan ini memiliki rekam jejak yang baik, dan merupakan alat yang digunakan oleh para ekonom dan pembuat kebijakan karena berpotensi memberikan tanda peringatan dini melemahnya kondisi ekonomi.

## Kelebihan Aturan Sahm

- Kesederhanaan dan Aksesibilitas: Salah satu kekuatan utama Aturan Sahm adalah kesederhanaannya. Aturan ini mengandalkan data pengangguran yang mudah diakses dan menghindari perhitungan yang rumit.
- Rekam Jejak: Aturan ini memiliki rekam jejak yang baik dalam memprediksi resesi. Karena didasarkan pada indikator tertinggal, yang berarti kecil kemungkinannya dipengaruhi oleh noise dalam data.
- Kemudahan Pemahaman: Karena sifatnya yang lugas, Aturan Sahm mudah dipahami tidak hanya oleh para ekonom, tetapi juga oleh masyarakat umum, sehingga meningkatkan kegunaannya dalam diskursus publik.
- Adaptabilitas: Meskipun awalnya disesuaikan untuk ekonomi AS, Aturan Sahm dapat diadaptasi untuk digunakan di negara lain, menjadikannya alat yang serbaguna dalam analisis ekonomi global.

## Keterbatasan Aturan Sahm

Terlepas dari kelebihannya, Aturan Sahm bukannya tanpa keterbatasan:

- Kekhawatiran Akurasi: Meskipun Aturan Sahm adalah indikator yang andal, aturan ini tidak luput dari kesalahan. Kondisi ekonomi itu kompleks, dan aturan ini terkadang dapat memberikan sinyal palsu. Misalnya, aturan ini dapat terpicu oleh faktor selain resesi, seperti peningkatan tajam dalam tingkat pengangguran akibat bencana alam.
- Ketergantungan pada Data Pengangguran: Efektivitas aturan ini sangat bergantung pada akurasi dan ketepatan waktu data pengangguran, yang terkadang bisa tidak konsisten.
- Fokus Sempit: Aturan ini hanya didasarkan pada tingkat pengangguran dan tidak memperhitungkan indikator ekonomi lain yang mungkin memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang kesehatan ekonomi.

Secara keseluruhan, Aturan Sahm menonjol karena pendekatannya yang ramah pengguna untuk mendeteksi resesi, menjadikannya alat yang berharga bagi pembuat kebijakan dan publik.

Meskipun merupakan sistem peringatan dini yang efisien, penting untuk menggunakannya bersama dengan indikator ekonomi lainnya untuk pemahaman yang lebih menyeluruh tentang tren dan kondisi ekonomi.


## FAQ

**Apa itu Aturan Sahm?**
Aturan Sahm adalah metrik ekonomi informal yang digunakan untuk mendeteksi awal resesi di Amerika Serikat, berdasarkan perubahan tingkat pengangguran.

**Bagaimana cara kerja Aturan Sahm?**
Aturan ini memicu sinyal resesi ketika rata-rata bergerak tiga bulan dari tingkat pengangguran nasional naik 0,50 poin persentase atau lebih dibandingkan titik terendahnya dalam 12 bulan sebelumnya.

**Siapa yang mengembangkan Aturan Sahm?**
Aturan Sahm dikembangkan oleh Claudia Sahm, seorang ekonom Amerika.

**Apa kelebihan utama Aturan Sahm?**
Kelebihan utamanya adalah kesederhanaan, rekam jejak yang baik dalam memprediksi resesi, kemudahan pemahaman, dan adaptabilitasnya.

**Apa saja keterbatasan Aturan Sahm?**
Keterbatasannya meliputi potensi sinyal palsu, ketergantungan pada akurasi data pengangguran, dan fokus yang sempit hanya pada tingkat pengangguran.