# Standar Deviasi: Ukur Volatilitas Harga Forex

*English: Standard Deviation*

> Pelajari Standar Deviasi, indikator penting untuk mengukur volatilitas harga dan risiko dalam trading forex. Pahami cara kerjanya dan aplikasinya.

**Definisi:** Standar Deviasi adalah ukuran statistik yang mengukur seberapa tersebar harga dari harga rata-ratanya, menunjukkan volatilitas pasar.

**URL:** https://kamus.belajarforex.co.id/s/standard-deviation

---

## Standar Deviasi

Standar Deviasi adalah ukuran statistik volatilitas harga, mengukur seberapa tersebar harga dari harga rata-rata.

Dispersi adalah perbedaan antara harga aktual dan harga rata-rata.

Standar Deviasi juga merupakan ukuran volatilitas.

Jika harga diperdagangkan dalam rentang trading yang sempit, standar deviasi akan menghasilkan nilai rendah yang menunjukkan volatilitas rendah.

Jika harga diperdagangkan dalam rentang yang lebar, berayun liar naik dan turun, maka standar deviasi menghasilkan nilai tinggi yang menunjukkan volatilitas tinggi.

Trader menggunakan Standar Deviasi untuk mengukur risiko yang diharapkan dan menentukan signifikansi pergerakan harga tertentu.

Standar Deviasi digunakan sebagai bagian dari indikator lain seperti Bollinger Bands. Indikator ini sering digunakan dalam kombinasi dengan teknik analisis teknikal lainnya.

## Cara Menggunakan Standar Deviasi

Standar Deviasi adalah cara mengukur volatilitas harga dengan menghubungkan rentang harga dengan moving average-nya.

- Semakin tinggi nilai indikator, semakin lebar selisih antara harga dan moving average-nya, semakin volatil instrumennya, dan semakin tersebar bar harga.
- Semakin rendah nilai indikator, semakin kecil selisih antara harga dan moving average-nya, semakin tidak volatil instrumennya, dan semakin dekat bar harga satu sama lain.

Standar deviasi meningkat seiring dengan meningkatnya volatilitas harga. Saat aksi harga mereda, standar deviasi cenderung menurun.

Pergerakan harga dengan standar deviasi yang meningkat menunjukkan kekuatan atau kelemahan di atas rata-rata.

- Puncak pasar dengan volatilitas yang meningkat dalam periode waktu singkat menunjukkan trader yang gugup dan ragu-ragu.
- Puncak pasar dengan volatilitas yang menurun dalam jangka waktu lama menunjukkan pasar bullish yang matang.
- Dasar pasar dengan volatilitas yang menurun dalam periode waktu lama menunjukkan trader yang bosan dan tidak tertarik.
- Dasar pasar dengan volatilitas yang meningkat dalam periode waktu yang relatif singkat menunjukkan aksi jual panik.

## Cara Menghitung Standar Deviasi

Untuk menghitung Standar Deviasi:

- Hitung SMA untuk Periode n
- Kurangi nilai SMA dari langkah pertama dari harga Penutupan (Close) untuk setiap Periode n sebelumnya dan kuadratkan hasilnya
- Jumlahkan kuadrat dari selisih tersebut dan bagi dengan n
- Hitung akar kuadrat dari hasil Langkah 3


## FAQ

**Apa itu Standar Deviasi dalam konteks forex?**
Standar Deviasi adalah ukuran statistik yang mengukur seberapa tersebar harga dari harga rata-ratanya, yang menunjukkan volatilitas pasar forex.

**Bagaimana Standar Deviasi mengindikasikan volatilitas?**
Nilai Standar Deviasi yang tinggi menunjukkan volatilitas tinggi karena harga bergerak dalam rentang yang lebar, sementara nilai rendah menunjukkan volatilitas rendah karena harga bergerak dalam rentang yang sempit.

**Bagaimana trader menggunakan Standar Deviasi?**
Trader menggunakan Standar Deviasi untuk mengukur risiko yang diharapkan dan menentukan signifikansi pergerakan harga tertentu, serta sebagai bagian dari indikator lain seperti Bollinger Bands.

**Apa arti volatilitas yang meningkat di puncak pasar menurut Standar Deviasi?**
Volatilitas yang meningkat di puncak pasar dalam periode waktu singkat dapat mengindikasikan trader yang gugup dan ragu-ragu.