# Apa Itu Stop Order dalam Forex?

*English: Stop Order*

> Pelajari tentang Stop Order, jenisnya (Stop Loss, Stop Entry), kapan menggunakannya, dan risikonya dalam trading forex.

**Definisi:** Stop order adalah instruksi kepada broker untuk mengeksekusi pembelian di atas harga pasar atau penjualan di bawah harga pasar pada level harga tertentu.

**URL:** https://kamus.belajarforex.co.id/s/stop-order

---

# Stop Order

Stop order adalah order yang ditempatkan untuk membeli di atas pasar atau menjual di bawah pasar pada harga tertentu.

Ini adalah instruksi kepada broker Anda untuk mengeksekusi trade pada level tertentu yang kurang menguntungkan dibandingkan harga pasar saat ini.

Dalam gambar di atas, titik biru adalah harga saat ini.

Perhatikan bagaimana garis hijau berada di atas harga saat ini. Jika Anda menempatkan BUY stop order di sini, agar terpicu, harga saat ini harus terus naik.

Perhatikan bagaimana garis merah berada di bawah harga saat ini. Jika Anda menempatkan SELL stop order di sini, agar terpicu, harga saat ini harus terus turun.

Arti dari stop order adalah kebalikan dari limit order, yang menginstruksikan broker Anda untuk membeli atau menjual aset pada harga tertentu yang lebih menguntungkan daripada harga pasar saat ini.

Stop order biasanya digunakan untuk mengeluarkan trader dari sebuah trade jika pasar bergerak berlawanan dengan posisinya.

## Jenis-jenis Stop Order

Ada dua jenis stop order: stop loss order dan stop entry order.

### Stop Loss Order

Stop loss order dapat digunakan untuk membatasi risiko, dengan secara otomatis menutup posisi setelah mencapai tingkat kerugian tertentu.

Ada berbagai jenis stop loss order, termasuk stop loss dasar, trailing stop loss, dan guaranteed stop.

### Stop Entry Order

Stop entry order digunakan untuk memanfaatkan pergerakan pasar dengan membuka posisi long ketika harga pasar naik ke level tertentu.

Atau membuka posisi short ketika harga pasar turun ke level tertentu.

Trader breakout dapat menggunakannya untuk memastikan mereka tidak melewatkan peluang masuk dan keluar dari trade ketika mereka tidak dapat memantau pasar.

Order yang dikirim ke broker menjadi market order ketika pasar mencapai harga spesifik yang disebutkan. Di pasar yang volatil (atau cepat), slippage dapat terjadi.

## Kapan Sebaiknya Menggunakan Stop Order?

Menggunakan stop loss order adalah cara yang baik untuk mengelola posisi Anda tanpa harus terus-menerus memantau pasar dan berada di sana pada saat eksekusi yang tepat.

Kuncinya adalah memilih level stop order yang memungkinkan aset Anda berfluktuasi harganya sambil tetap melindungi Anda dari risiko penurunan.

Saat memilih level stop order Anda, penting untuk menyadari bahwa ini tidak menjamin eksekusi.

Stop order dasar dapat menimbulkan slippage saat membuka dan menutup posisi jika ada pergerakan besar atau gap di pasar.

Jika level Anda tercapai, stop order Anda akan diisi pada harga pasar terbaik yang tersedia, yang bisa sangat berbeda dari harga yang Anda inginkan.

Jika Anda memilih untuk menggunakan stop order, dan pergerakan pasar hanya bersifat sementara, Anda mungkin kehilangan potensi keuntungan.

Misalnya, jika Anda dalam posisi long dan stop-loss order Anda menutup posisi Anda, dan segera setelah itu, harga naik lagi. 😭

## Risiko Menggunakan Stop Order

Stop order dan stop-limit order bisa membantu jika Anda tidak dapat terus mengawasi investasi Anda, tetapi mereka datang dengan risiko:

- Harga Eksekusi yang Tidak Pasti: Stop order aktif pada harga tertentu (harga "stop"), tetapi harga sebenarnya yang Anda dapatkan saat trade dieksekusi (harga "eksekusi") mungkin berbeda. Ini terutama berlaku di pasar yang volatil di mana harga berubah dengan cepat.
- Pemicu Palsu: Lonjakan harga yang tiba-tiba dan berumur pendek dapat memicu stop order, bahkan jika harga dengan cepat kembali naik. Ini bisa membuat Anda menjual padahal Anda tidak menginginkannya.
- Penurunan Harga: Sell stop order dapat memperburuk penurunan harga selama periode volatil. Ketika stop order memicu penjualan di pasar yang sedang turun, hal itu dapat mendorong harga turun lebih jauh.
- Stop-Limit Orders dan Trade yang Terlewat: Stop-limit orders memberi Anda lebih banyak kontrol dengan menetapkan harga minimum yang dapat diterima (harga "limit"). Namun, jika harga terus turun melewati batas Anda, order Anda mungkin tidak akan terisi sama sekali.


## FAQ

**Apa itu stop order?**
Stop order adalah instruksi kepada broker untuk membeli di atas harga pasar atau menjual di bawah harga pasar pada level harga tertentu.

**Apa perbedaan antara stop order dan limit order?**
Stop order dieksekusi pada harga yang kurang menguntungkan daripada harga pasar saat ini, sedangkan limit order dieksekusi pada harga yang lebih menguntungkan.

**Apa saja jenis stop order?**
Jenis stop order meliputi stop loss order dan stop entry order.

**Apa risiko utama menggunakan stop order?**
Risiko utama adalah harga eksekusi yang tidak pasti, pemicu palsu akibat lonjakan harga sementara, dan potensi kehilangan keuntungan jika pasar berbalik arah setelah stop order terpicu.

**Kapan sebaiknya menggunakan stop loss order?**
Stop loss order sebaiknya digunakan untuk membatasi kerugian dan mengelola posisi tanpa harus terus-menerus memantau pasar.