Teori ekonomi yang menjelaskan perdagangan internasional berdasarkan perbedaan kelimpahan faktor produksi (tenaga kerja, modal, tanah, teknologi) antar negara.
Sektor industri yang memproduksi barang fisik berskala besar, memerlukan modal, teknologi, dan infrastruktur tinggi. Contohnya baja, pertambangan, energi, otomotif.