# U-Star: Tingkat Pengangguran Alami dalam Ekonomi

*English: U-Star*

> Pahami konsep u* atau tingkat pengangguran alami, patokan penting dalam dinamika pasar tenaga kerja dan kebijakan moneter.

**Definisi:** Tingkat pengangguran alami (u*) adalah tingkat pengangguran yang ada dalam perekonomian yang berada dalam keseimbangan, tanpa pengangguran siklikal akibat penurunan atau lonjakan ekonomi.

**URL:** https://kamus.belajarforex.co.id/u/u-star

---

## Apa itu u* (tingkat pengangguran alami)?

Tingkat pengangguran alami, yang dilambangkan sebagai u* (dibaca "u-star"), adalah tingkat pengangguran yang akan ada dalam perekonomian dalam keseimbangan, di mana tidak ada pengangguran siklikal karena penurunan atau lonjakan ekonomi.

Ini mewakili proporsi angkatan kerja yang menganggur karena dinamika pasar alami, bahkan ketika perekonomian berada pada "penuh kerja".

Fitur utama tingkat pengangguran alami:

- Dianggap sebagai tingkat pengangguran terendah yang berkelanjutan dalam jangka panjang
- Mencakup pengangguran struktural (karena ketidakcocokan keterampilan) dan pengangguran friksional (karena transisi pekerjaan normal)
- Mengecualikan pengangguran siklikal yang disebabkan oleh fluktuasi siklus bisnis

Tingkat alami tidak nol karena bahkan dalam ekonomi yang sehat, akan selalu ada orang yang berpindah pekerjaan atau yang keterampilannya tidak sesuai dengan posisi yang tersedia.

Ketika pengangguran turun di bawah tingkat alami, biasanya menyebabkan inflasi yang meningkat, itulah sebabnya mengapa kadang-kadang disebut Tingkat Pengangguran Non-Akselerasi Inflasi (NAIRU).

Ekonom umumnya memperkirakan tingkat pengangguran alami saat ini di Amerika Serikat berada di antara 3,5% dan 4,5%, meskipun ini masih diperdebatkan dan dapat berubah seiring waktu karena perubahan struktural dalam perekonomian, peraturan pasar tenaga kerja, pergeseran demografis, dan kemajuan teknologi.

## Mengapa tingkat pengangguran alami ada?

Tingkat pengangguran alami ada karena beberapa faktor inheren dalam pasar tenaga kerja:

- Pengangguran Friksional: Ini terjadi ketika individu menganggur sementara saat beralih antar pekerjaan, memasuki angkatan kerja untuk pertama kalinya, atau kembali setelah periode absen.
- Pengangguran Struktural: Ini muncul ketika ada ketidakcocokan antara keterampilan yang dimiliki pekerja dan keterampilan yang diminta oleh pemberi kerja, seringkali karena kemajuan teknologi atau pergeseran dalam perekonomian.

Faktor-faktor ini memastikan bahwa selalu ada tingkat pengangguran dasar, bahkan dalam ekonomi yang kuat.

## Bagaimana tingkat pengangguran alami ditentukan?

Tingkat pengangguran alami dipengaruhi oleh berbagai aspek struktural perekonomian:

- Kebijakan Pasar Tenaga Kerja: Kebijakan seperti tunjangan pengangguran dan undang-undang upah minimum dapat memengaruhi tingkat alami dengan memengaruhi insentif pekerja dan keputusan perekrutan pemberi kerja.
- Mobilitas Tenaga Kerja: Kemudahan pekerja untuk pindah atau berganti pekerjaan memengaruhi seberapa cepat mereka dapat menemukan pekerjaan baru, yang memengaruhi tingkat alami.
- Perubahan Teknologi: Kemajuan dapat membuat keterampilan tertentu menjadi usang sambil menciptakan permintaan untuk keterampilan baru, yang memengaruhi pengangguran struktural.

Penentu ini dapat bervariasi dari waktu ke waktu dan di berbagai perekonomian, yang menyebabkan fluktuasi dalam tingkat pengangguran alami.

## Bagaimana tingkat pengangguran alami berhubungan dengan inflasi?

Tingkat pengangguran alami terkait erat dengan inflasi melalui konsep Tingkat Pengangguran Non-Akselerasi Inflasi (NAIRU).

Ketika pengangguran turun di bawah tingkat ini, hal itu dapat menyebabkan inflasi meningkat karena pemberi kerja bersaing untuk mendapatkan kumpulan pekerja yang terbatas, mendorong upah naik dan, akibatnya, harga. Sebaliknya, pengangguran di atas tingkat alami dapat menyebabkan penurunan inflasi.

## Bisakah tingkat pengangguran alami berubah seiring waktu?

Ya, tingkat pengangguran alami tidak tetap dan dapat berubah karena berbagai faktor:

- Pergeseran Demografis: Perubahan komposisi usia angkatan kerja dapat memengaruhi tingkat alami, karena kelompok usia yang berbeda memiliki tingkat pengangguran yang bervariasi.
- Pendidikan dan Pelatihan: Peningkatan dalam pendidikan dan pelatihan kejuruan dapat mengurangi pengangguran struktural dengan menyelaraskan keterampilan pekerja dengan permintaan pasar.
- Kemajuan Teknologi: Meskipun teknologi dapat menggantikan pekerjaan tertentu, ia juga dapat menciptakan peluang baru, yang memengaruhi tingkat alami.

Faktor-faktor dinamis ini berarti bahwa pembuat kebijakan harus terus-menerus menilai dan beradaptasi dengan perubahan tingkat pengangguran alami.

## Bagaimana pembuat kebijakan menggunakan konsep tingkat pengangguran alami?

Pembuat kebijakan menggunakan tingkat pengangguran alami sebagai tolok ukur untuk memandu keputusan ekonomi:

- Kebijakan Moneter: Bank sentral memantau tingkat alami untuk menetapkan suku bunga yang menyeimbangkan pengangguran dan inflasi.
- Kebijakan Fiskal: Pemerintah merancang kebijakan pajak dan pengeluaran untuk mendorong lapangan kerja tanpa memicu inflasi yang berlebihan.

Memahami tingkat alami membantu dalam merumuskan strategi yang mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

## Apa saja kritik terhadap konsep tingkat pengangguran alami?

Meskipun banyak digunakan, konsep tingkat pengangguran alami menghadapi beberapa kritik:

- Tantangan Pengukuran: Akurat menentukan tingkat alami sulit karena variabilitasnya dari waktu ke waktu dan di berbagai perekonomian.
- Implikasi Kebijakan: Bergantung pada tingkat alami dapat menyebabkan kebijakan yang mentolerir pengangguran lebih tinggi dari yang diperlukan, meremehkan potensi intervensi sisi permintaan.

Kritik-kritik ini menunjukkan perlunya penerapan konsep yang bernuansa dalam pembuatan kebijakan ekonomi.

## Bagaimana tingkat pengangguran alami berbeda dari pengangguran aktual?

Tingkat pengangguran alami mewakili tingkat pengangguran dasar karena faktor struktural dalam perekonomian. Namun, pengangguran aktual dapat menyimpang dari tingkat alami ini karena faktor siklikal, seperti resesi atau lonjakan ekonomi.

Selama resesi, pengangguran aktual meningkat di atas tingkat alami karena penurunan permintaan barang dan jasa, yang menyebabkan kehilangan pekerjaan.

Sebaliknya, selama lonjakan ekonomi, pengangguran aktual dapat turun di bawah tingkat alami, yang berpotensi menyebabkan tekanan inflasi karena pemberi kerja bersaing untuk mendapatkan kumpulan pekerja yang terbatas.

## Bagaimana tingkat pengangguran alami diperkirakan?

Memperkirakan tingkat pengangguran alami melibatkan analisis berbagai indikator ekonomi dan penggunaan model statistik:

- Analisis Kurva Phillips: Ekonom memeriksa hubungan antara pengangguran dan inflasi untuk menyimpulkan tingkat alami.
- Tren Pasar Tenaga Kerja: Tren dalam lowongan pekerjaan, pertumbuhan upah, dan partisipasi angkatan kerja memberikan wawasan tentang tingkat alami.

Metode-metode ini, meskipun informatif, tidak tepat, dan perkiraan tingkat alami dapat berubah seiring waktu berdasarkan data ekonomi baru.


## FAQ

**Apa yang dimaksud dengan u* dalam konteks ekonomi?**
u* adalah singkatan dari "tingkat pengangguran alami", yaitu tingkat pengangguran yang dianggap normal dan berkelanjutan dalam perekonomian yang sehat, tanpa adanya faktor siklikal seperti resesi atau lonjakan ekonomi.

**Apa saja komponen dari tingkat pengangguran alami?**
Tingkat pengangguran alami terdiri dari pengangguran friksional (orang yang berpindah pekerjaan) dan pengangguran struktural (ketidakcocokan keterampilan antara pekerja dan kebutuhan pasar).

**Bagaimana tingkat pengangguran alami berhubungan dengan inflasi?**
Tingkat pengangguran alami terkait erat dengan inflasi melalui konsep NAIRU. Jika pengangguran turun di bawah tingkat alami, ini dapat memicu inflasi yang meningkat.

**Apakah tingkat pengangguran alami bersifat tetap?**
Tidak, tingkat pengangguran alami tidak tetap dan dapat berubah seiring waktu karena faktor-faktor seperti pergeseran demografis, perubahan teknologi, dan kebijakan pasar tenaga kerja.

**Bagaimana pembuat kebijakan menggunakan konsep tingkat pengangguran alami?**
Pembuat kebijakan menggunakan tingkat pengangguran alami sebagai patokan untuk merancang kebijakan moneter (misalnya, suku bunga) dan fiskal guna menyeimbangkan pengangguran dan inflasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.