# Volume: Mengukur Aktivitas Pasar Keuangan

*English: Volume*

> Pelajari arti volume dalam trading, fungsinya dalam analisis teknikal, dan tantangannya di pasar forex.

**Definisi:** Volume adalah jumlah aset tertentu yang diperdagangkan dalam periode waktu tertentu, menunjukkan aktivitas pasar.

**URL:** https://kamus.belajarforex.co.id/v/volume

---

## Volume

Volume adalah ukuran kuantitas.

Dalam trading, volume adalah jumlah aset tertentu yang diperdagangkan selama periode waktu tertentu.

Ini adalah jumlah unit, saham, atau kontrak yang berpindah tangan antara pembeli dan penjual.

Semakin aktif aset diperdagangkan, semakin tinggi volumenya (dan sebaliknya).

Volume adalah indikator kunci aktivitas pasar dan likuiditas, yang berarti sering disajikan bersama informasi harga.

Setiap kali kontrak diperdagangkan, harus ada pembeli dan penjual agar transaksi terjadi.

Setiap transaksi adalah pertukaran tunggal dan akan berkontribusi pada volume trading.

Perlu dicatat bahwa jumlah transaksi aktual tidak diberikan dalam volume trading, melainkan jumlah aset yang diperdagangkan yang dihitung.

Jadi, jika 100 pembeli membeli masing-masing satu saham, itu terlihat sama dengan jika satu pembeli membeli 100 saham.

Ketika pasar digambarkan sebagai "aktif" itu menunjukkan bahwa volume trading akan lebih tinggi, dan jika pasar digambarkan sebagai "tidak aktif" itu berarti volume trading akan lebih rendah.

Volume trading biasanya lebih tinggi ketika ada fluktuasi harga yang signifikan di pasar.

Volume dapat digunakan untuk mengukur saham, obligasi, opsi, futures, komoditas, dan forex.

Namun, volume paling sering digunakan dalam trading saham, di mana ia menunjukkan jumlah saham yang diperdagangkan.

Karena volume menawarkan dimensi tambahan saat memeriksa aksi harga aset, ini adalah alat populer dalam analisis teknikal pasar keuangan.

Ini membantu menentukan kekuatan pergerakan harga.

Jika pergerakan harga disertai dengan peningkatan volume yang proporsional, itu dianggap lebih signifikan daripada yang tidak.

Setiap pasar atau bursa akan melacak volumenya sendiri dan mendistribusikan data kepada trader. Laporan volume ini biasanya keluar secara real-time, tetapi hanya perkiraan.

Untuk angka volume yang akurat, trader biasanya harus menunggu sampai akhir hari.

Namun, ada cara lain bagi trader untuk menentukan volume pasar, seperti volume tick atau jumlah perubahan harga.

Jika harga pasar berubah dengan cepat, itu bisa menjadi indikator volume trading yang tinggi.

## Pentingnya Volume dalam Analisis Teknikal

Volume adalah aspek penting dari analisis teknikal karena digunakan untuk mengkonfirmasi tren dan pola grafik.

Setiap kali harga aset naik atau turun dengan volume yang relatif tinggi, itu dipandang sebagai pergerakan yang lebih kuat dan lebih signifikan.

Jika harga berfluktuasi dengan cara yang sama tetapi volumenya relatif rendah, maka pergerakan tersebut dianggap lemah.

Inilah sebabnya mengapa penting untuk menganalisis pergerakan harga serta volume untuk mengukur validitas pembalikan tren, kelanjutan tren, dan pola grafik.

Analisis teknikal volume aset membantu trader menentukan apakah situasi tertentu terjadi, seperti pembalikan tren yang sebenarnya.

Misalnya, jika bitcoin melonjak 20% dalam satu hari trading setelah berada dalam tren turun yang panjang. Jika volume tinggi selama hari itu relatif terhadap volume harian rata-rata, itu adalah tanda bahwa trennya berbalik.

Di sisi lain, jika volume di bawah rata-rata, mungkin tidak ada cukup indikasi untuk mendukung pembalikan tren yang sebenarnya.

### Volume mendahului harga.

Keyakinan penting dalam analisis teknikal adalah bahwa harga aset didahului oleh volumenya.

Volume dipantau ketat oleh trader untuk membentuk prediksi pembalikan tren yang akan datang.

Contoh keyakinan ini adalah ketika volume mulai menurun dalam tren naik, biasanya diakui sebagai tanda bahwa pergerakan harga naik akan segera berakhir.

### Volume harus mengkonfirmasi tren.

Jika harga bergerak dalam tren naik, volume harus meningkat. Jika harga bergerak dalam tren turun, volume juga harus meningkat.

Jika hubungan sebelumnya antara volume dan pergerakan harga mulai memburuk, itu biasanya merupakan tanda kelemahan dalam tren.

Misalnya, jika harga berada dalam tren naik tetapi hari-hari trading naik ditandai dengan volume yang lebih rendah, itu adalah tanda bahwa tren mulai kehilangan kekuatannya dan mungkin segera berakhir.

### Volume harus mengkonfirmasi pola grafik.

Pola seperti Head and Shoulders, Triangles, Flags, dan pola grafik lainnya harus dikonfirmasi oleh volume.

Misalnya, selama breakout ke atas dalam Ascending Triangle, itu harus dikonfirmasi dengan peningkatan volume.

Jika volume tidak ada untuk mengkonfirmasi pergerakan breakout, kualitas sinyal yang dibentuk oleh pola grafik melemah.

## Tantangan Menggunakan Volume di Forex

Pasar forex adalah pasar keuangan terbesar dan paling likuid di dunia, dengan volume trading harian mencapai triliunan dolar.

Meskipun volume trading yang tinggi luar biasa, ada juga beberapa tantangan yang dihadapi trader saat trading di pasar forex:

- Fragmentasi: Pasar forex sangat terdesentralisasi dan terfragmentasi, dengan trading berlangsung melalui jaringan bank, lembaga keuangan, dan platform elektronik daripada bursa terpusat. Fragmentasi ini dapat menyebabkan perbedaan harga dan likuiditas antara berbagai tempat trading, membuat lebih sulit bagi trader untuk mengidentifikasi harga terbaik dan mengeksekusi trade secara efisien.
- Kurangnya transparansi: Karena sifatnya yang over-the-counter (OTC), pasar forex tidak memiliki sumber data trading dan informasi harga yang terpusat. Hal ini dapat menyulitkan trader untuk mengakses informasi yang komprehensif dan akurat tentang kedalaman pasar, volume trading, dan harga historis, yang dapat menghambat kemampuan mereka untuk membuat keputusan trading yang terinformasi.

Untuk pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana pasar forex terstruktur, baca pelajaran kami, "Di Mana Trader Forex Ritel Sebenarnya Trading?".


## FAQ

**Apa itu volume dalam konteks trading?**
Volume dalam trading adalah jumlah aset tertentu yang diperdagangkan selama periode waktu tertentu, yang menunjukkan seberapa aktif aset tersebut diperdagangkan.

**Mengapa volume penting dalam analisis teknikal?**
Volume penting karena membantu mengkonfirmasi tren dan pola grafik, serta menentukan kekuatan pergerakan harga. Peningkatan volume yang menyertai pergerakan harga dianggap sebagai sinyal yang lebih kuat.

**Bagaimana volume dapat memprediksi pergerakan harga di masa depan?**
Dalam analisis teknikal, ada keyakinan bahwa volume mendahului harga. Misalnya, penurunan volume dalam tren naik dapat menandakan bahwa pergerakan harga naik akan segera berakhir.

**Apa tantangan utama dalam menggunakan volume di pasar forex?**
Tantangan utama di pasar forex adalah fragmentasi pasar yang terdesentralisasi dan kurangnya transparansi karena sifatnya yang over-the-counter (OTC), yang dapat menyulitkan akses ke data volume yang akurat dan terpusat.