5 menit baca 930 kata Diperbarui: 16 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang What Is an Amortization Schedule? How to Calculate with Formula

  • Jadwal amortisasi merinci pembayaran pinjaman secara periodik, membagi setiap pembayaran menjadi pokok dan bunga.
  • Proses amortisasi bertujuan mengurangi nilai hutang secara bertahap dari waktu ke waktu.
  • Rumus amortisasi adalah alat matematis untuk menghitung pembayaran pinjaman dan jadwal pelunasannya.
  • Pemahaman jadwal amortisasi penting untuk manajemen keuangan pribadi, investasi, dan perencanaan trading.
  • SEO yang efektif untuk topik ini membutuhkan penggunaan kata kunci seperti 'amortisasi', 'jadwal amortisasi', dan 'rumus amortisasi'.

📑 Daftar Isi

Apa itu What Is an Amortization Schedule? How to Calculate with Formula?

What Is an Amortization Schedule? How to Calculate with Formula adalah Jadwal amortisasi adalah tabel rinci pembayaran pinjaman yang menunjukkan alokasi pokok dan bunga setiap periode, dihitung menggunakan rumus amortisasi.

Penjelasan Lengkap tentang What Is an Amortization Schedule? How to Calculate with Formula

Apa Itu Jadwal Amortisasi?

Dalam dunia keuangan, khususnya yang berkaitan dengan pinjaman dan investasi, amortisasi merujuk pada proses pengurangan nilai suatu aset atau kewajiban secara bertahap seiring waktu. Dalam konteks pinjaman, amortisasi adalah metode pelunasan hutang di mana setiap pembayaran berkala dialokasikan untuk menutupi sebagian pokok pinjaman dan sebagian lagi untuk bunga.

Sebuah jadwal amortisasi adalah representasi tabel dari seluruh rencana pembayaran pinjaman Anda. Tabel ini secara rinci menampilkan setiap pembayaran yang akan Anda lakukan selama masa pinjaman, serta bagaimana setiap pembayaran tersebut dibagi antara pembayaran pokok (principal) dan pembayaran bunga. Jadwal ini sangat penting karena memberikan gambaran yang jelas mengenai sisa saldo pinjaman Anda setelah setiap pembayaran, serta berapa banyak bunga yang telah Anda bayarkan.

Rumus Amortisasi: Menghitung Pembayaran Pinjaman

Untuk menentukan jumlah pembayaran yang diperlukan di setiap periode dan memperkirakan batas waktu pelunasan, digunakan sebuah formula matematis yang dikenal sebagai rumus amortisasi. Rumus ini merupakan inti dari pembuatan jadwal amortisasi dan biasanya melibatkan tiga variabel utama:

  • Jumlah Pinjaman (P): Total dana yang dipinjam.
  • Suku Bunga Tahunan (r): Tingkat bunga yang dikenakan pada pinjaman, yang biasanya perlu diubah menjadi suku bunga periodik (misalnya, bulanan).
  • Jangka Waktu Pembayaran (n): Total jumlah periode pembayaran (misalnya, jumlah bulan dalam masa pinjaman).

Rumus umum untuk menghitung pembayaran pinjaman periodik (M) adalah:

M = P [ i(1 + i)^n ] / [ (1 + i)^n – 1]

Dimana:

  • M = Pembayaran periodik (misalnya, pembayaran bulanan)
  • P = Jumlah pokok pinjaman
  • i = Suku bunga periodik (suku bunga tahunan dibagi jumlah periode per tahun)
  • n = Total jumlah periode pembayaran

Memahami cara kerja rumus ini memungkinkan Anda untuk menghitung secara akurat berapa banyak yang harus dibayarkan setiap periode dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melunasi pinjaman.

Pentingnya Jadwal Amortisasi dalam Trading dan Investasi

Meskipun konsep amortisasi paling sering dikaitkan dengan pinjaman pribadi, pemahaman mendalam tentangnya dapat memberikan wawasan berharga bagi para trader dan investor. Dalam konteks yang lebih luas, amortisasi dapat diterapkan pada aset yang nilainya menurun seiring waktu, seperti aset tak berwujud. Bagi trader, memahami bagaimana bunga terakumulasi dan bagaimana pokok pinjaman berkurang dapat membantu dalam perencanaan keuangan untuk leverage atau pembiayaan trading. Investor yang menggunakan margin atau pinjaman untuk investasi juga akan sangat diuntungkan dengan kemampuan menganalisis jadwal amortisasi dari kewajiban mereka.

Optimasi SEO untuk Topik Amortisasi

Bagi para profesional yang fokus pada SEO, mengoptimalkan konten mengenai amortisasi sangatlah krusial. Penggunaan kata kunci yang relevan seperti 'amortisasi', 'jadwal amortisasi', 'rumus amortisasi', 'pembayaran pinjaman', 'pokok pinjaman', dan 'bunga pinjaman' secara strategis dalam artikel akan meningkatkan visibilitasnya di mesin pencari. Hal ini pada akhirnya akan mengarahkan lebih banyak audiens yang tertarik pada topik keuangan ini ke situs web.

Cara Menggunakan What Is an Amortization Schedule? How to Calculate with Formula

Jadwal amortisasi digunakan untuk merencanakan dan melacak pembayaran pinjaman, serta menganalisis dampak bunga dan pokok pada total biaya pinjaman.

  1. 1Identifikasi jumlah pokok pinjaman, suku bunga tahunan, dan jangka waktu pinjaman.
  2. 2Konversikan suku bunga tahunan menjadi suku bunga periodik (misalnya, bagi dengan 12 untuk pembayaran bulanan).
  3. 3Hitung jumlah pembayaran periodik menggunakan rumus amortisasi.
  4. 4Buat tabel yang mencantumkan setiap periode pembayaran, jumlah pembayaran, alokasi untuk bunga, alokasi untuk pokok, dan sisa saldo pinjaman.

Contoh Penggunaan What Is an Amortization Schedule? How to Calculate with Formula dalam Trading

Misalkan Anda mengambil pinjaman sebesar Rp 100.000.000 dengan suku bunga tahunan 12% (1% per bulan) selama 5 tahun (60 bulan). Menggunakan rumus amortisasi, Anda akan menemukan bahwa pembayaran bulanan Anda adalah sekitar Rp 2.224.445. Jadwal amortisasi akan menunjukkan bagaimana setiap pembayaran bulanan ini dibagi antara bunga dan pokok, serta bagaimana saldo pinjaman Anda berkurang dari waktu ke waktu hingga lunas di akhir bulan ke-60.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Pokok Pinjaman, Bunga Pinjaman, Periode Pembayaran, Suku Bunga, Pinjaman, Kredit, Investasi, Leverage

Pertanyaan Umum tentang What Is an Amortization Schedule? How to Calculate with Formula

Apa perbedaan antara pokok pinjaman dan bunga pinjaman dalam jadwal amortisasi?

Pokok pinjaman adalah jumlah asli yang Anda pinjam, sedangkan bunga pinjaman adalah biaya yang Anda bayarkan untuk menggunakan dana tersebut. Dalam jadwal amortisasi, setiap pembayaran dibagi antara mengurangi pokok dan membayar bunga.

Mengapa pembayaran bunga lebih besar di awal jadwal amortisasi?

Di awal masa pinjaman, saldo pokok pinjaman masih sangat besar, sehingga bunga yang dihitung pun lebih besar. Seiring waktu, saat pokok pinjaman berkurang, porsi bunga dalam setiap pembayaran juga akan menurun, sementara porsi pokok akan meningkat.

Bisakah jadwal amortisasi digunakan untuk pinjaman dengan suku bunga variabel?

Jadwal amortisasi standar biasanya dibuat untuk pinjaman dengan suku bunga tetap. Untuk pinjaman dengan suku bunga variabel, jadwalnya bisa berubah-ubah seiring perubahan suku bunga, sehingga memerlukan perhitungan ulang secara berkala.