4 menit baca 743 kata Diperbarui: 16 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang What Is Deferred Compensation?
- Pembayaran gaji atau bonus ditunda ke tanggal di masa depan.
- Digunakan sebagai alat insentif dan retensi karyawan jangka panjang.
- Memberikan potensi manfaat pajak hingga pembayaran diterima.
- Memiliki risiko kehilangan dana jika perusahaan mengalami kebangkrutan.
- Membutuhkan pertimbangan cermat terhadap kesehatan finansial perusahaan.
📑 Daftar Isi
- Definisi
- Penjelasan Lengkap
- Cara Menggunakan What Is Deferred Compensation?
- Contoh Penggunaan
- Istilah Terkait
- FAQ
Apa itu What Is Deferred Compensation??
What Is Deferred Compensation? adalah Kompensasi yang ditunda adalah pembayaran gaji atau bonus yang dialihkan ke masa depan, seringkali sebagai insentif jangka panjang bagi karyawan.
Penjelasan Lengkap tentang What Is Deferred Compensation?
Apa Itu Deferred Compensation?
Deferred compensation, atau kompensasi yang ditunda, adalah sebuah mekanisme pembayaran di mana sebagian dari gaji atau bonus seorang karyawan tidak dibayarkan segera setelah diperoleh, melainkan dialihkan dan dibayarkan pada tanggal atau periode waktu tertentu di masa depan. Konsep ini umum diterapkan dalam dunia korporat dan investasi sebagai strategi untuk memberikan insentif kepada karyawan agar tetap loyal dan terikat dengan perusahaan dalam jangka waktu yang lebih panjang.
Dalam skema deferred compensation, karyawan dan perusahaan menyepakati jadwal pembayaran yang spesifik. Pembayaran yang ditunda ini bisa dijadwalkan untuk diterima saat karyawan mencapai usia pensiun, setelah periode kerja tertentu, atau pada waktu lain yang telah disepakati sebelumnya dalam kontrak kerja.
Manfaat Deferred Compensation
- Insentif Jangka Panjang: Perusahaan menggunakan ini untuk memotivasi karyawan agar bekerja keras dan tetap berkontribusi dalam jangka panjang, karena sebagian dari imbalan mereka baru akan diterima di kemudian hari.
- Manfaat Pajak: Seringkali, kompensasi yang ditunda ini tidak dikenakan pajak sampai saat pembayaran benar-benar diterima oleh karyawan. Hal ini dapat memberikan keuntungan finansial yang signifikan, karena karyawan mungkin berada dalam kelompok pajak yang lebih rendah di masa depan, atau nilai waktu uang (time value of money) dapat dimanfaatkan.
- Perencanaan Keuangan: Bagi karyawan, ini bisa menjadi alat perencanaan keuangan yang efektif, terutama untuk tabungan pensiun atau tujuan finansial jangka panjang lainnya.
Risiko Deferred Compensation
Meskipun menawarkan berbagai keuntungan, deferred compensation juga tidak lepas dari risiko:
- Risiko Kebangkrutan Perusahaan: Risiko terbesar adalah jika perusahaan yang menjanjikan pembayaran tersebut mengalami kesulitan finansial, bangkrut, atau mengalami kegagalan. Dalam skenario terburuk, karyawan bisa kehilangan seluruh atau sebagian dari kompensasi yang ditunda tersebut.
- Perubahan Regulasi: Peraturan pajak atau ketenagakerjaan dapat berubah, yang berpotensi mempengaruhi nilai atau cara pembayaran kompensasi yang ditunda.
Oleh karena itu, sangat penting bagi karyawan untuk melakukan riset dan memahami kesehatan finansial perusahaan serta syarat-syarat kontrak secara menyeluruh sebelum menyetujui skema deferred compensation.
Cara Menggunakan What Is Deferred Compensation?
Deferred compensation umumnya diterapkan oleh perusahaan sebagai bagian dari paket kompensasi karyawan, bukan sesuatu yang secara aktif 'digunakan' oleh trader individu dalam arti membeli atau menjual aset.
- 1Perusahaan menawarkan skema kompensasi yang ditunda sebagai bagian dari paket remunerasi.
- 2Karyawan mengevaluasi tawaran, mempertimbangkan manfaat pajak, jadwal pembayaran, dan risiko perusahaan.
- 3Jika disetujui, kontrak ditandatangani yang merinci jumlah, jadwal pembayaran, dan kondisi lainnya.
- 4Perusahaan mengelola dana yang ditunda sesuai dengan perjanjian, dan karyawan menerima pembayaran pada waktu yang telah ditentukan.
Contoh Penggunaan What Is Deferred Compensation? dalam Trading
Seorang eksekutif di sebuah perusahaan teknologi menyetujui paket kompensasi yang mencakup bonus tahunan sebesar $200.000 yang sebagian besar akan ditunda pembayarannya. Sesuai kontrak, $150.000 dari bonus tersebut akan dibayarkan 5 tahun kemudian, atau saat ia mencapai usia 60 tahun, mana yang lebih dulu. Selama periode 5 tahun tersebut, dana tersebut tidak dikenakan pajak penghasilan, memberikan eksekutif tersebut keuntungan penundaan pajak. Namun, ia juga memantau kesehatan finansial perusahaan, karena jika perusahaan bangkrut sebelum pembayaran dilakukan, ia berisiko kehilangan dana tersebut.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Kompensasi, Bonus, Insentif Karyawan, Perencanaan Keuangan, Pajak Penghasilan, Nilai Waktu Uang
Pertanyaan Umum tentang What Is Deferred Compensation?
Apakah deferred compensation hanya berlaku untuk karyawan?
Umumnya, deferred compensation paling sering diterapkan untuk karyawan, terutama eksekutif tingkat tinggi, sebagai bagian dari paket kompensasi mereka. Namun, secara prinsip, konsep pembayaran yang ditunda bisa berlaku dalam berbagai bentuk kesepakatan finansial.
Bagaimana jika perusahaan yang menjanjikan deferred compensation bangkrut?
Jika perusahaan bangkrut, nasib kompensasi yang ditunda akan bergantung pada struktur hukum perusahaan dan bagaimana dana tersebut dikelola. Dalam beberapa kasus, dana tersebut mungkin dilindungi, namun dalam kasus lain, karyawan bisa kehilangan dana tersebut. Penting untuk memahami prioritas klaim dalam kasus kebangkrutan.
Apakah deferred compensation sama dengan pensiun?
Deferred compensation bisa menjadi bagian dari perencanaan pensiun, karena pembayaran seringkali dijadwalkan di masa depan, termasuk saat pensiun. Namun, deferred compensation tidak selalu identik dengan program pensiun formal yang memiliki aturan dan manfaat tersendiri.