4 menit baca 835 kata Diperbarui: 16 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang What Is Environmental, Social, and Governance (ESG) Investing?

  • ESG Investing adalah pendekatan investasi yang mengintegrasikan kriteria lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.
  • Tujuan utamanya adalah mencapai keuntungan finansial sambil memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
  • Investor ESG mencari perusahaan dengan rekam jejak baik dalam isu lingkungan, hak asasi manusia, dan praktik bisnis yang etis.
  • Strategi ini semakin populer di kalangan investor yang peduli terhadap keberlanjutan dan nilai-nilai pribadi.
  • Investasi ESG dapat meningkatkan reputasi perusahaan dan kinerja finansial jangka panjang.

📑 Daftar Isi

Apa itu What Is Environmental, Social, and Governance (ESG) Investing??

What Is Environmental, Social, and Governance (ESG) Investing? adalah Investasi ESG mempertimbangkan faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan untuk hasil finansial jangka panjang yang bertanggung jawab.

Penjelasan Lengkap tentang What Is Environmental, Social, and Governance (ESG) Investing?

Apa Itu Investasi ESG (Environmental, Social, and Governance)?

Investasi Environmental, Social, and Governance (ESG), yang juga dikenal sebagai investasi bertanggung jawab sosial dan lingkungan (Responsible Investment), merupakan sebuah pendekatan investasi yang secara aktif mempertimbangkan faktor-faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan dalam setiap keputusan investasi. Pendekatan ini melampaui analisis keuangan tradisional dengan memasukkan penilaian risiko dan peluang yang terkait dengan aspek-aspek ESG.

Tiga Pilar Utama Investasi ESG:

  • Lingkungan (Environmental): Meliputi bagaimana sebuah perusahaan berinteraksi dengan lingkungan alam. Ini termasuk isu-isu seperti emisi karbon, pengelolaan limbah, penggunaan sumber daya alam, polusi, dan strategi keberlanjutan lingkungan.
  • Sosial (Social): Berkaitan dengan bagaimana perusahaan mengelola hubungan dengan karyawan, pemasok, pelanggan, dan komunitas tempatnya beroperasi. Isu-isu penting di pilar ini meliputi hak asasi manusia, kondisi kerja, keragaman dan inklusi, keselamatan produk, serta hubungan masyarakat.
  • Tata Kelola (Governance): Merujuk pada sistem kepemimpinan, kontrol, dan akuntabilitas dalam sebuah perusahaan. Ini mencakup struktur dewan direksi, kompensasi eksekutif, hak pemegang saham, transparansi, etika bisnis, dan pencegahan korupsi.

Tujuan utama dari investasi ESG adalah untuk menciptakan hasil finansial yang kuat dan berkelanjutan dalam jangka panjang, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan planet ini. Investor yang menerapkan strategi ESG biasanya cenderung memilih perusahaan yang menunjukkan komitmen kuat terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab, memiliki rekam jejak positif dalam menjaga lingkungan, serta menerapkan standar tata kelola perusahaan yang tinggi.

Dalam praktiknya, investor ESG tidak hanya mencari keuntungan finansial semata, tetapi juga ingin menyelaraskan portofolio investasi mereka dengan nilai-nilai pribadi dan etika yang mereka pegang. Popularitas ESG Investing terus meningkat karena semakin banyak investor yang menyadari bahwa perusahaan dengan kinerja ESG yang baik cenderung lebih tangguh, inovatif, dan memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang yang lebih baik. Selain itu, fokus pada ESG dapat meningkatkan reputasi perusahaan di mata publik, menarik talenta terbaik, dan mengurangi risiko operasional serta regulasi.

Bagi investor yang memiliki pandangan jangka panjang, ESG Investing menawarkan strategi yang efektif untuk mencapai tujuan finansial mereka sambil berkontribusi pada pembangunan yang lebih berkelanjutan dan berdampak positif.

Cara Menggunakan What Is Environmental, Social, and Governance (ESG) Investing?

Investor dapat menerapkan ESG Investing dengan memilih instrumen investasi yang secara eksplisit berfokus pada perusahaan atau dana yang memenuhi kriteria ESG.

  1. 11. Lakukan riset mendalam mengenai kriteria ESG yang paling sesuai dengan nilai-nilai dan tujuan investasi Anda.
  2. 22. Identifikasi perusahaan atau dana investasi (seperti ETF atau reksa dana) yang memiliki skor atau peringkat ESG yang baik.
  3. 33. Analisis laporan keberlanjutan perusahaan atau informasi yang disediakan oleh manajer dana terkait praktik ESG mereka.
  4. 44. Pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang memiliki keahlian dalam investasi berkelanjutan untuk mendapatkan panduan yang lebih personal.

Contoh Penggunaan What Is Environmental, Social, and Governance (ESG) Investing? dalam Trading

Seorang investor yang peduli terhadap perubahan iklim mungkin memilih untuk berinvestasi pada ETF (Exchange Traded Fund) yang berfokus pada perusahaan energi terbarukan atau perusahaan teknologi hijau. Atau, investor tersebut mungkin menghindari perusahaan yang memiliki catatan buruk terkait emisi karbon tinggi atau praktik pengelolaan limbah yang tidak bertanggung jawab. Dalam portofolio saham individu, investor bisa memilih perusahaan teknologi yang dikenal memiliki kebijakan keragaman karyawan yang kuat dan struktur tata kelola yang transparan, serta memiliki inisiatif untuk mengurangi jejak karbon operasionalnya.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Investasi Berkelanjutan, Responsible Investment, Green Bonds, Sustainable Development Goals (SDGs), Corporate Social Responsibility (CSR), Analisis Fundamental, Manajemen Risiko

Pertanyaan Umum tentang What Is Environmental, Social, and Governance (ESG) Investing?

Apakah investasi ESG selalu menghasilkan keuntungan yang lebih rendah?

Tidak selalu. Banyak studi menunjukkan bahwa perusahaan dengan kinerja ESG yang kuat justru cenderung memiliki kinerja finansial yang lebih baik dan lebih stabil dalam jangka panjang, karena mereka lebih tangguh terhadap risiko dan lebih inovatif.

Bagaimana cara mengukur kinerja ESG suatu perusahaan?

Kinerja ESG diukur melalui berbagai rating dan skor yang dikeluarkan oleh lembaga independen yang menganalisis data perusahaan terkait lingkungan, sosial, dan tata kelola. Investor juga dapat melihat laporan keberlanjutan perusahaan.

Apakah ESG Investing hanya untuk investor institusional besar?

Tidak. ESG Investing semakin mudah diakses oleh investor individu melalui berbagai produk investasi seperti ETF ESG, reksa dana tematik, dan platform investasi yang menawarkan pilihan saham berbasis ESG.