4 menit baca 769 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Absolute Return

  • Menghasilkan keuntungan positif terlepas dari pergerakan pasar (bullish atau bearish).
  • Tidak bergantung pada indeks acuan atau benchmark pasar.
  • Membutuhkan strategi trading atau investasi yang spesifik dan terkelola.
  • Lebih cocok untuk investor jangka panjang yang mengutamakan stabilitas hasil.
  • Manajemen risiko yang ketat menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan Absolute Return.

📑 Daftar Isi

Apa itu Absolute Return?

Absolute Return adalah Absolute Return adalah keuntungan investasi yang diukur secara independen dari kinerja pasar, bertujuan menghasilkan profit positif di segala kondisi.

Penjelasan Lengkap tentang Absolute Return

Dalam dunia forex dan investasi, Absolute Return merujuk pada ukuran kinerja investasi yang fokus pada pencapaian keuntungan positif secara absolut, tanpa membandingkannya dengan kinerja pasar atau indeks acuan lainnya. Berbeda dengan relative return yang mengukur seberapa baik suatu investasi mengungguli indeks seperti S&P 500 atau IHSG, absolute return hanya peduli pada apakah investasi tersebut menghasilkan laba atau rugi. Tujuan utamanya adalah untuk menghasilkan keuntungan yang konsisten dan positif, terlepas dari kondisi pasar yang sedang terjadi, baik itu sedang dalam tren naik (bullish) maupun tren turun (bearish).

Strategi untuk Mencapai Absolute Return

Untuk mencapai tujuan absolute return, investor atau trader perlu mengadopsi strategi yang dirancang khusus untuk meminimalkan korelasi dengan pergerakan pasar secara umum. Beberapa strategi yang umum digunakan meliputi:

  • Long-Short Equity: Strategi ini melibatkan pengambilan posisi beli (long) pada saham yang diprediksi akan naik dan posisi jual (short) pada saham yang diprediksi akan turun. Tujuannya adalah untuk mendapatkan keuntungan dari perbedaan pergerakan harga kedua jenis saham tersebut, sehingga mengurangi ketergantungan pada arah pasar secara keseluruhan.
  • Event-Driven: Strategi ini berfokus pada peluang keuntungan yang muncul dari peristiwa korporasi tertentu, seperti merger, akuisisi, restrukturisasi, atau kebangkrutan. Trader menganalisis dampak peristiwa tersebut terhadap harga aset terkait.
  • Arbitrase: Melibatkan eksploitasi perbedaan harga aset yang sama di pasar yang berbeda atau dalam bentuk yang berbeda. Strategi ini biasanya memiliki risiko yang sangat rendah namun membutuhkan kecepatan eksekusi dan modal yang signifikan.
  • High-Frequency Trading (HFT): Menggunakan algoritma canggih untuk mengeksekusi sejumlah besar pesanan dalam fraksi detik. Strategi ini bertujuan memanfaatkan pergerakan harga yang sangat kecil dan cepat.

Setiap strategi memiliki profil risiko dan potensi imbal hasil yang berbeda. Pemilihan strategi harus disesuaikan dengan profil risiko, tujuan investasi, dan toleransi kerugian investor atau trader.

Karakteristik Investor Absolute Return

Strategi absolute return cenderung lebih cocok bagi investor atau trader yang memiliki pandangan jangka panjang. Mereka tidak hanya terpaku pada keuntungan harian atau mingguan, melainkan mengejar hasil yang stabil dan dapat diprediksi dalam jangka waktu yang lebih panjang. Namun, penting untuk diingat bahwa tidak ada investasi yang bebas risiko. Investor yang mengejar absolute return harus siap untuk mengelola risiko secara aktif dan melakukan riset pasar yang mendalam sebelum membuat keputusan investasi.

Cara Menggunakan Absolute Return

Investor atau trader menggunakan konsep Absolute Return untuk menetapkan tujuan kinerja investasi yang terlepas dari pergerakan pasar umum, dan memilih strategi yang sesuai untuk mencapainya.

  1. 1Tentukan tujuan keuntungan absolut yang ingin dicapai dalam periode waktu tertentu.
  2. 2Analisis kondisi pasar dan identifikasi strategi investasi atau trading yang paling sesuai untuk mencapai tujuan tersebut di tengah volatilitas pasar.
  3. 3Pilih instrumen keuangan dan pasar yang relevan dengan strategi yang dipilih (misalnya, saham, forex, derivatif).
  4. 4Kelola risiko secara aktif melalui stop-loss, diversifikasi, dan pemantauan posisi secara berkala untuk melindungi modal dan memastikan tercapainya keuntungan absolut.

Contoh Penggunaan Absolute Return dalam Trading

Seorang trader forex yang menerapkan strategi Absolute Return mungkin tidak hanya fokus pada pergerakan harga pasangan mata uang utama seperti EUR/USD. Sebaliknya, ia bisa menggunakan strategi long-short pada pasangan mata uang eksotis atau memanfaatkan volatilitas melalui instrumen derivatif dengan tujuan menghasilkan keuntungan positif 1% per bulan, terlepas dari apakah Dolar AS sedang menguat atau melemah secara keseluruhan terhadap mata uang utama lainnya.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Relative Return, Bullish Market, Bearish Market, Manajemen Risiko, Strategi Trading, Long-Short Equity, Arbitrase

Pertanyaan Umum tentang Absolute Return

Apakah Absolute Return menjamin keuntungan tanpa risiko?

Tidak, Absolute Return bertujuan untuk menghasilkan keuntungan positif di segala kondisi pasar, namun tetap memiliki risiko yang perlu dikelola dengan baik.

Apa perbedaan utama antara Absolute Return dan Relative Return?

Absolute Return mengukur keuntungan secara independen dari pasar, sedangkan Relative Return membandingkan kinerja investasi dengan indeks acuan pasar.

Strategi trading apa yang paling umum digunakan untuk mencapai Absolute Return?

Beberapa strategi umum meliputi Long-Short Equity, Event-Driven, Arbitrase, dan High-Frequency Trading.

Siapa yang paling cocok berinvestasi dengan pendekatan Absolute Return?

Investor atau trader jangka panjang yang mengutamakan stabilitas hasil dan tidak terlalu terpengaruh oleh fluktuasi pasar harian atau mingguan.