4 menit baca 827 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Accounting Rate of Return (ARR)

  • ARR mengukur profitabilitas investasi berdasarkan laba akuntansi, bukan arus kas.
  • Rumus dasar ARR adalah Laba Rata-rata Tahunan dibagi Total Investasi.
  • ARR membantu investor menilai kelayakan dan potensi keuntungan sebuah proyek.
  • Angka ARR yang tinggi menunjukkan investasi yang lebih menguntungkan.
  • Faktor kunci perhitungan meliputi biaya investasi, operasional, dan pendapatan.

📑 Daftar Isi

Apa itu Accounting Rate of Return (ARR)?

Accounting Rate of Return (ARR) adalah Metode pengukuran profitabilitas investasi dengan membandingkan laba rata-rata tahunan dengan total investasi yang dikeluarkan.

Penjelasan Lengkap tentang Accounting Rate of Return (ARR)

Accounting Rate of Return (ARR), atau Tingkat Pengembalian Akuntansi, adalah sebuah rasio profitabilitas yang digunakan dalam analisis investasi untuk mengukur efisiensi dan potensi keuntungan dari sebuah proyek atau investasi. Berbeda dengan metode lain yang fokus pada arus kas, ARR berfokus pada laba yang tercatat dalam laporan keuangan (laba akuntansi).

Bagaimana ARR Dihitung?

Rumus dasar untuk menghitung ARR adalah sebagai berikut:

ARR = (Laba Rata-rata Tahunan / Jumlah Investasi Awal) * 100%

Dimana:

  • Laba Rata-rata Tahunan adalah rata-rata laba bersih yang diharapkan dari investasi selama umur proyek, setelah dikurangi biaya operasional dan penyusutan.
  • Jumlah Investasi Awal adalah total biaya yang dikeluarkan untuk memulai investasi tersebut.

Faktor-faktor Penting dalam Perhitungan ARR

Dalam menerapkan metode ARR, beberapa elemen krusial perlu diperhatikan secara cermat:

  • Biaya Investasi Awal: Ini mencakup semua pengeluaran yang diperlukan untuk memperoleh aset atau memulai proyek, seperti pembelian mesin, pembangunan fasilitas, atau biaya riset dan pengembangan.
  • Pendapatan yang Diperoleh: Seluruh pemasukan bruto yang dihasilkan dari operasional investasi sebelum dikurangi biaya-biaya.
  • Biaya Operasional: Semua biaya yang dikeluarkan untuk menjalankan investasi, termasuk biaya bahan baku, gaji karyawan, biaya pemasaran, dan biaya pemeliharaan.
  • Penyusutan: Alokasi biaya aset tetap selama masa manfaatnya. Dalam perhitungan laba akuntansi, penyusutan biasanya dikurangkan sebelum menentukan laba bersih.

Signifikansi ARR dalam Trading dan Investasi

Dalam dunia trading dan investasi, penggunaan ARR memberikan panduan berharga bagi para pelaku pasar. Metode ini membantu dalam:

  • Menilai Kelayakan Investasi: Dengan membandingkan angka ARR dengan tingkat pengembalian minimum yang diinginkan (hurdle rate), investor dapat memutuskan apakah sebuah proyek layak untuk dijalankan.
  • Membandingkan Alternatif Investasi: Investor dapat menggunakan ARR untuk membandingkan beberapa peluang investasi yang berbeda dan memilih mana yang menawarkan potensi keuntungan tertinggi berdasarkan data akuntansi.
  • Mengidentifikasi Proyek yang Menguntungkan: Angka ARR yang positif dan tinggi umumnya menandakan bahwa investasi tersebut mampu menghasilkan keuntungan yang signifikan melebihi biaya yang dikeluarkan. Sebaliknya, angka ARR yang rendah atau negatif mengindikasikan potensi kerugian atau keuntungan yang minim, sehingga perlu dipertimbangkan kembali.

Meskipun ARR adalah alat yang berguna, penting untuk diingat bahwa metode ini memiliki keterbatasan. ARR tidak mempertimbangkan nilai waktu uang (time value of money) dan hanya mengandalkan data akuntansi yang bisa saja berbeda dari arus kas aktual. Oleh karena itu, seringkali ARR digunakan bersama dengan metode analisis investasi lainnya seperti Net Present Value (NPV) atau Internal Rate of Return (IRR) untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif.

Cara Menggunakan Accounting Rate of Return (ARR)

Gunakan ARR untuk mengevaluasi profitabilitas proyek investasi dengan membandingkan laba rata-rata tahunan dengan total investasi awal.

  1. 1Langkah 1: Hitung laba bersih rata-rata tahunan dari investasi setelah memperhitungkan semua biaya operasional dan penyusutan.
  2. 2Langkah 2: Tentukan total investasi awal yang dibutuhkan untuk proyek tersebut.
  3. 3Langkah 3: Gunakan rumus ARR = (Laba Rata-rata Tahunan / Jumlah Investasi Awal) * 100%.
  4. 4Langkah 4: Bandingkan hasil ARR dengan target atau hurdle rate yang telah ditetapkan. Jika ARR lebih tinggi, investasi dianggap layak.

Contoh Penggunaan Accounting Rate of Return (ARR) dalam Trading

Seorang investor sedang mempertimbangkan dua proyek investasi:

Proyek A:

  • Investasi Awal: Rp 100.000.000
  • Laba Rata-rata Tahunan: Rp 20.000.000


Proyek B:

  • Investasi Awal: Rp 150.000.000
  • Laba Rata-rata Tahunan: Rp 25.000.000


Perhitungan ARR:

  • ARR Proyek A = (Rp 20.000.000 / Rp 100.000.000) * 100% = 20%
  • ARR Proyek B = (Rp 25.000.000 / Rp 150.000.000) * 100% = 16.67%


Jika target minimum ARR investor adalah 18%, maka investor akan memilih Proyek A karena ARR-nya (20%) lebih tinggi dari target dan Proyek B (16.67%) tidak memenuhi target.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Profitabilitas, Analisis Investasi, Laba Bersih, Arus Kas, Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Hurdle Rate

Pertanyaan Umum tentang Accounting Rate of Return (ARR)

Apakah ARR memperhitungkan nilai waktu uang?

Tidak, ARR adalah metode sederhana yang tidak secara langsung memperhitungkan nilai waktu uang (time value of money). Ini adalah salah satu keterbatasannya dibandingkan dengan metode seperti NPV atau IRR.

Kapan ARR paling efektif digunakan?

ARR paling efektif digunakan untuk perbandingan awal antar proyek investasi ketika data arus kas rinci belum tersedia atau ketika analisis sederhana sudah cukup untuk pengambilan keputusan awal.

Apa perbedaan utama antara ARR dan ROI (Return on Investment)?

Meskipun keduanya mengukur profitabilitas, ARR berfokus pada laba akuntansi rata-rata tahunan dibandingkan investasi awal, sementara ROI biasanya mengukur total keuntungan dari investasi relatif terhadap total biaya investasi dalam periode tertentu, dan bisa lebih fleksibel dalam definisinya.