3 menit baca 629 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Acquisition
- Acquisition adalah strategi untuk membeli perusahaan lain guna menguasai kendali atau asetnya.
- Tujuan utama acquisition adalah meningkatkan keuntungan dan nilai investasi.
- Metode acquisition meliputi merger, akuisisi aset, dan pembelian saham.
- Merger menggabungkan dua perusahaan menjadi satu entitas baru.
- Analisis cermat terhadap target acquisition sangat krusial sebelum eksekusi.
📑 Daftar Isi
Apa itu Acquisition?
Acquisition adalah Acquisition adalah proses di mana satu perusahaan atau investor membeli atau mengakuisisi saham atau aset perusahaan lain untuk mendapatkan kendali atau meningkatkan nilai investasi.
Penjelasan Lengkap tentang Acquisition
Dalam dunia investasi, Acquisition merujuk pada sebuah proses strategis di mana satu entitas (perusahaan atau investor) melakukan pembelian atau pengambilalihan saham atau aset lain dari perusahaan target. Tujuan fundamental di balik tindakan ini adalah untuk memperoleh kendali, baik secara penuh maupun mayoritas (kelompok kontrol), atas perusahaan yang diakuisisi. Dengan demikian, entitas pengakuisisi berharap dapat meningkatkan potensi keuntungan dan nilai keseluruhan dari investasi mereka.
Metode-Metode Acquisition
Acquisition dapat diimplementasikan melalui berbagai cara, yang paling umum meliputi:
- Merger: Ini adalah proses penggabungan dua perusahaan menjadi satu entitas bisnis baru. Seringkali, perusahaan yang lebih besar mengakuisisi perusahaan yang lebih kecil atau sebanding ukurannya. Manfaatnya meliputi perluasan basis pelanggan, diversifikasi produk atau layanan, dan penciptaan sinergi operasional yang lebih besar.
- Akuisisi Aset: Berbeda dengan merger, dalam akuisisi aset, sebuah perusahaan hanya membeli aset-aset spesifik dari perusahaan lain tanpa mengambil alih kepemilikan atau kendali atas perusahaan tersebut secara keseluruhan.
- Pembelian Saham: Ini adalah bentuk acquisition di mana investor atau perusahaan secara langsung membeli saham dari perusahaan target. Dengan membeli mayoritas saham, investor dapat memperoleh hak suara terbesar dan secara efektif mengendalikan jalannya perusahaan.
Secara keseluruhan, acquisition merupakan strategi investasi yang vital dan efektif bagi entitas yang berupaya memperbesar skala bisnis dan meningkatkan nilai investasi. Namun, keberhasilan acquisition sangat bergantung pada analisis dan penilaian yang mendalam serta cermat terhadap nilai, kinerja, dan potensi perusahaan target sebelum keputusan akhir dibuat.
Cara Menggunakan Acquisition
Investor atau perusahaan dapat memanfaatkan acquisition sebagai strategi pertumbuhan untuk memperluas pangsa pasar, mengakses teknologi baru, atau menghilangkan pesaing. Dalam konteks trading, berita mengenai acquisition dapat memengaruhi pergerakan harga saham perusahaan yang terlibat.
- 1Identifikasi perusahaan target yang memiliki potensi sinergi atau strategis.
- 2Lakukan analisis mendalam terhadap kondisi keuangan, operasional, dan valuasi perusahaan target.
- 3Tentukan metode acquisition yang paling sesuai (merger, akuisisi aset, atau pembelian saham).
- 4Negosiasikan persyaratan akuisisi, termasuk harga dan struktur kesepakatan.
- 5Pantau pergerakan pasar dan berita terkait acquisition untuk mengantisipasi dampaknya pada portofolio Anda.
Contoh Penggunaan Acquisition dalam Trading
Misalnya, sebuah perusahaan teknologi besar (Perusahaan A) melihat potensi besar pada startup inovatif (Perusahaan B) yang memiliki teknologi baru. Perusahaan A memutuskan untuk melakukan acquisition terhadap Perusahaan B dengan membeli mayoritas sahamnya. Setelah akuisisi selesai, Perusahaan A mengintegrasikan teknologi Perusahaan B ke dalam produknya sendiri, yang menghasilkan peningkatan penjualan dan pangsa pasar yang signifikan. Investor yang memiliki saham Perusahaan A mungkin melihat kenaikan nilai investasi mereka sebagai dampak positif dari langkah strategis ini.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Merger, Akuisisi Aset, Pembelian Saham, Saham, Portofolio Investasi, Valuasi Perusahaan, Sinergi
Pertanyaan Umum tentang Acquisition
Apa perbedaan utama antara merger dan acquisition?
Merger adalah penggabungan dua perusahaan menjadi satu entitas baru, seringkali dengan kesetaraan. Acquisition lebih mengacu pada pengambilalihan satu perusahaan oleh perusahaan lain, di mana satu pihak menjadi dominan.
Bagaimana acquisition dapat memengaruhi harga saham perusahaan yang terlibat?
Berita tentang acquisition seringkali menyebabkan volatilitas harga saham. Saham perusahaan pengakuisisi bisa naik jika pasar melihat kesepakatan itu strategis, sementara saham perusahaan target biasanya naik karena harga penawaran akuisisi.
Apakah acquisition hanya dilakukan oleh perusahaan besar?
Tidak, acquisition bisa dilakukan oleh berbagai ukuran entitas, termasuk perusahaan menengah atau bahkan investor individu yang memiliki modal cukup besar untuk mengakuisisi perusahaan lain.