3 menit baca 669 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Acquisition Cost
- Acquisition cost adalah total pengeluaran untuk membeli aset investasi.
- Meliputi harga aset ditambah biaya administrasi, transaksi, dan biaya lain.
- Memengaruhi potensi keuntungan dan nilai investasi secara keseluruhan.
- Perhitungan acquisition cost yang cermat penting untuk pengambilan keputusan investasi yang tepat.
📑 Daftar Isi
Apa itu Acquisition Cost?
Acquisition Cost adalah Biaya total yang dikeluarkan untuk memperoleh suatu aset investasi, termasuk harga beli dan biaya terkait lainnya.
Penjelasan Lengkap tentang Acquisition Cost
Acquisition Cost dalam dunia trading dan investasi merujuk pada total biaya yang dikeluarkan oleh seorang investor untuk memperoleh suatu aset. Aset ini kemudian akan digunakan sebagai modal dalam strategi investasi mereka.
Biaya ini tidak hanya terbatas pada harga pembelian aset itu sendiri, tetapi juga mencakup seluruh pengeluaran tambahan yang timbul selama proses akuisisi. Pengeluaran tambahan tersebut dapat meliputi:
- Biaya Transaksi: Komisi broker, biaya platform trading, atau biaya lain yang dikenakan saat melakukan pembelian aset.
- Biaya Administrasi: Biaya pendaftaran, biaya penyimpanan (jika ada), atau biaya administrasi lain yang terkait dengan pembukaan dan pengelolaan akun investasi.
- Biaya Lain yang Relevan: Tergantung pada jenis aset, mungkin ada biaya tambahan seperti biaya konversi mata uang, biaya notaris, atau biaya legal lainnya yang diperlukan untuk menyelesaikan transaksi pembelian.
Memahami dan memperhitungkan acquisition cost secara cermat adalah krusial bagi setiap investor. Hal ini karena biaya akuisisi secara langsung akan memengaruhi:
- Nilai Investasi Awal: Semakin tinggi acquisition cost, semakin besar modal awal yang dibutuhkan untuk memulai investasi pada aset tersebut.
- Potensi Keuntungan (Profit): Keuntungan investasi dihitung berdasarkan selisih antara harga jual aset dan total biaya yang dikeluarkan (termasuk acquisition cost). Jika acquisition cost tinggi, maka investor perlu mencapai harga jual yang lebih tinggi pula untuk mencapai tingkat keuntungan yang diinginkan.
- Titik Impas (Break-Even Point): Acquisition cost menjadi dasar penentuan harga minimum di mana investor dapat menjual asetnya tanpa mengalami kerugian.
Oleh karena itu, investor yang bijak akan selalu melakukan analisis mendalam terhadap seluruh komponen acquisition cost sebelum membuat keputusan investasi. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa investasi yang dilakukan memberikan potensi imbal hasil yang optimal dan sejalan dengan tujuan finansial yang telah ditetapkan.
Cara Menggunakan Acquisition Cost
Memperhitungkan acquisition cost dalam setiap keputusan pembelian aset investasi untuk menghitung potensi keuntungan dan kerugian secara akurat.
- 1Identifikasi harga pembelian aset yang ingin dibeli.
- 2Kumpulkan semua biaya tambahan yang terkait dengan pembelian (komisi, biaya administrasi, dll.).
- 3Jumlahkan harga pembelian aset dengan semua biaya tambahan untuk mendapatkan total acquisition cost.
- 4Gunakan total acquisition cost sebagai dasar perhitungan break-even point dan target profit dalam strategi trading atau investasi Anda.
Contoh Penggunaan Acquisition Cost dalam Trading
Seorang trader saham ingin membeli 100 lembar saham PT ABC seharga Rp 1.000 per lembar. Broker mengenakan komisi pembelian sebesar 0.2%. Maka, acquisition cost untuk saham tersebut adalah:
Harga Saham = 100 lembar x Rp 1.000/lembar = Rp 100.000
Komisi Pembelian = 0.2% x Rp 100.000 = Rp 200
Total Acquisition Cost = Rp 100.000 + Rp 200 = Rp 100.200
Jika trader ini menjual saham tersebut di harga Rp 1.100 per lembar, maka keuntungannya adalah (Rp 1.100 x 100) - Rp 100.200 = Rp 110.000 - Rp 100.200 = Rp 9.800 (sebelum dikurangi komisi penjualan).
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Biaya Transaksi, Harga Pokok Pembelian, Modal Investasi, Break-Even Point, Profitabilitas
Pertanyaan Umum tentang Acquisition Cost
Apakah acquisition cost hanya berlaku untuk pembelian aset baru?
Tidak, acquisition cost berlaku untuk setiap kali aset diperoleh, baik itu pembelian aset baru, tambahan aset yang sudah dimiliki, atau akuisisi melalui cara lain yang melibatkan pengeluaran biaya.
Bagaimana acquisition cost mempengaruhi strategi trading?
Acquisition cost yang lebih tinggi berarti Anda memerlukan harga jual yang lebih tinggi untuk mencapai titik impas atau keuntungan. Ini dapat memengaruhi keputusan Anda mengenai kapan harus masuk dan keluar dari posisi trading.
Apakah acquisition cost sama dengan harga beli?
Tidak, acquisition cost adalah total biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh aset, yang meliputi harga beli ditambah semua biaya tambahan yang terkait dengan proses pembelian tersebut.