4 menit baca 870 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang American Depositary Receipt (ADR)

  • ADR memfasilitasi investor AS untuk berinvestasi pada saham perusahaan asing tanpa transaksi langsung di bursa luar negeri.
  • Sertifikat ADR diterbitkan oleh bank deposit di AS yang menyimpan saham perusahaan asing sebagai jaminannya.
  • Investor dapat memperdagangkan ADR di pasar AS menggunakan dolar AS, menyederhanakan transaksi dan mengurangi risiko mata uang.
  • ADR menawarkan kemudahan akses ke pasar global, likuiditas yang baik, dan penanganan administratif oleh bank deposit.
  • Risiko utama ADR meliputi fluktuasi mata uang, politik, pasar, dan risiko spesifik perusahaan.

📑 Daftar Isi

Apa itu American Depositary Receipt (ADR)?

American Depositary Receipt (ADR) adalah ADR adalah sertifikat yang memungkinkan investor AS membeli saham perusahaan asing di bursa AS dalam dolar AS, menyederhanakan investasi global.

Penjelasan Lengkap tentang American Depositary Receipt (ADR)

Apa itu American Depositary Receipt (ADR)?

American Depositary Receipt (ADR) adalah sebuah instrumen keuangan inovatif yang dirancang untuk mempermudah investor di Amerika Serikat (AS) dalam mengakses dan memperdagangkan saham-saham yang diterbitkan oleh perusahaan-perusahaan asing. Pada dasarnya, ADR adalah sertifikat yang mewakili kepemilikan atas sejumlah saham dari perusahaan non-AS. Sertifikat ini diterbitkan oleh bank kustodian atau bank deposit yang berlokasi di Amerika Serikat.

Mekanisme kerjanya adalah sebagai berikut: bank deposit di AS akan membeli saham perusahaan asing di bursa asalnya. Setelah saham tersebut dipegang, bank deposit kemudian menerbitkan ADR yang mewakili sebagian atau keseluruhan dari saham yang disimpan tersebut. Dengan demikian, investor di AS tidak perlu repot membuka rekening di bursa luar negeri atau berurusan langsung dengan mata uang negara asal perusahaan. Mereka dapat membeli ADR ini di bursa saham AS, seperti New York Stock Exchange (NYSE) atau Nasdaq, menggunakan Dolar AS.

Keunggulan Berinvestasi Melalui ADR

ADR menawarkan sejumlah keuntungan signifikan bagi investor AS:

  • Akses Pasar Global yang Mudah: Investor dapat dengan mudah berinvestasi di perusahaan-perusahaan terkemuka dari berbagai negara tanpa perlu membuka akun perantara di luar negeri.
  • Kemudahan Perdagangan: Karena ADR diperdagangkan di bursa AS, investor dapat membeli dan menjualnya dengan mudah dan cepat, memanfaatkan likuiditas pasar domestik.
  • Penyederhanaan Transaksi: Transaksi dilakukan dalam Dolar AS, menghilangkan kerumitan dan potensi kerugian akibat fluktuasi nilai tukar mata uang.
  • Manajemen Administratif: Bank deposit bertindak sebagai kustodian saham, mengurus berbagai hal administratif seperti pembayaran dividen, pemecahan saham (stock splits), penggabungan saham (reverse stock splits), dan perubahan nama pemegang saham.

Risiko yang Perlu Dipertimbangkan

Meskipun menawarkan banyak kemudahan, investasi pada ADR juga memiliki risiko yang harus dipahami oleh investor:

  • Risiko Mata Uang: Fluktuasi nilai tukar antara Dolar AS dan mata uang negara asal perusahaan dapat memengaruhi nilai ADR secara signifikan, baik positif maupun negatif.
  • Risiko Politik: Ketidakstabilan politik atau perubahan kebijakan di negara asal perusahaan dapat berdampak pada kinerja perusahaan dan nilai ADR.
  • Risiko Pasar: Kondisi pasar saham secara umum di negara asal perusahaan atau pasar AS dapat memengaruhi harga ADR.
  • Risiko Perusahaan: Kinerja fundamental perusahaan itu sendiri, seperti profitabilitas, manajemen, dan strategi bisnis, tetap menjadi faktor utama yang menentukan nilai investasi.

Sebelum berinvestasi dalam ADR, sangat disarankan bagi investor untuk melakukan riset mendalam mengenai perusahaan asing yang mendasarinya, kondisi ekonomi dan politik negara asal, serta memahami sepenuhnya profil risiko yang terkait dengan instrumen investasi ini.

Cara Menggunakan American Depositary Receipt (ADR)

ADR memungkinkan investor di AS untuk berinvestasi di perusahaan asing seolah-olah mereka berinvestasi di perusahaan domestik.

  1. 1Identifikasi perusahaan asing yang sahamnya ingin Anda investasikan.
  2. 2Periksa apakah perusahaan tersebut memiliki ADR yang terdaftar di bursa AS (NYSE atau Nasdaq).
  3. 3Buka rekening pialang saham di AS yang memungkinkan Anda membeli ADR.
  4. 4Lakukan riset mendalam mengenai kinerja keuangan perusahaan, prospek bisnis, dan risiko terkait sebelum melakukan pembelian.

Contoh Penggunaan American Depositary Receipt (ADR) dalam Trading

Seorang investor di New York ingin membeli saham perusahaan teknologi raksasa asal Jepang, Sony Corporation. Alih-alih membuka rekening di bursa Tokyo dan bertransaksi dalam Yen, investor tersebut dapat mencari ADR Sony yang diperdagangkan di Nasdaq. Jika harga satu ADR Sony setara dengan 1/4 saham biasa di Tokyo Stock Exchange, dan harga saham di Tokyo adalah ¥10.000, maka harga ADR di AS akan diperkirakan sekitar $25 (dengan asumsi kurs ¥100 per $1). Investor tersebut kemudian dapat membeli ADR Sony menggunakan Dolar AS melalui broker mereka di AS.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Saham Asing, Bank Kustodian, Bursa Efek, Dolar AS, Nilai Tukar Mata Uang, Investasi Global

Pertanyaan Umum tentang American Depositary Receipt (ADR)

Apakah semua perusahaan asing memiliki ADR?

Tidak, tidak semua perusahaan asing menerbitkan ADR. Ketersediaan ADR bergantung pada keputusan perusahaan asing untuk mendaftarkan sahamnya di bursa AS melalui mekanisme ADR dan persetujuan dari bank deposit.

Bagaimana perbedaan antara ADR dan saham biasa perusahaan asing?

ADR adalah sertifikat yang mewakili saham asing, diperdagangkan di AS dalam Dolar AS, dan dikelola oleh bank deposit. Saham biasa perusahaan asing diperdagangkan langsung di bursa negara asalnya dalam mata uang lokal.

Apakah dividen dari ADR dibayarkan dalam Dolar AS?

Ya, dividen yang dibayarkan kepada pemegang ADR biasanya dikonversi ke Dolar AS oleh bank deposit sebelum didistribusikan kepada investor.

Apakah ADR cocok untuk semua jenis investor?

ADR cocok untuk investor yang ingin diversifikasi portofolio mereka ke pasar global dengan cara yang mudah. Namun, investor harus siap menghadapi risiko mata uang dan risiko pasar yang melekat pada investasi di luar negeri.