4 menit baca 815 kata Diperbarui: 14 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Amortized Loan

  • Pembayaran cicilan mencakup pokok dan bunga secara proporsional.
  • Cicilan bulanan cenderung stabil, memudahkan pengelolaan keuangan.
  • Pada awal pinjaman, porsi bunga lebih besar, lalu bergeser ke pokok seiring waktu.
  • Memungkinkan peminjam melunasi utang secara bertahap dan terstruktur.
  • Umum ditemukan pada instrumen utang seperti obligasi dan hipotek.

📑 Daftar Isi

Apa itu Amortized Loan?

Amortized Loan adalah Pinjaman yang pembayaran pokok dan bunganya dibagi merata selama tenor pinjaman, menghasilkan cicilan bulanan yang stabil.

Penjelasan Lengkap tentang Amortized Loan

Apa itu Amortized Loan?

Amortized loan, atau pinjaman teramortisasi, adalah sebuah jenis pinjaman di mana pembayaran yang dilakukan oleh peminjam tidak hanya meliputi bunga, tetapi juga sebagian dari pokok pinjaman. Pembayaran ini dibagi secara merata ke dalam sejumlah periode pembayaran yang telah ditentukan, biasanya bulanan. Struktur ini memastikan bahwa setiap pembayaran cicilan memiliki porsi bunga dan pokok yang tetap, meskipun komposisinya akan berubah seiring waktu.

Bagaimana Amortized Loan Bekerja?

Prinsip utama dari amortized loan adalah:

  • Pembayaran Tetap: Peminjam melakukan pembayaran dengan jumlah yang sama di setiap periode (misalnya, bulanan).
  • Komposisi Pembayaran Berubah: Meskipun jumlah total pembayaran sama, proporsi antara bunga dan pokok pinjaman yang dibayarkan akan berubah. Di awal masa pinjaman, sebagian besar pembayaran dialokasikan untuk bunga. Seiring berjalannya waktu, porsi pembayaran untuk pokok pinjaman akan meningkat, sementara porsi bunga menurun.
  • Pelunasan Bertahap: Pada akhir periode pinjaman, seluruh pokok pinjaman beserta bunganya akan lunas.

Amortized Loan dalam Konteks Keuangan dan Investasi

Dalam dunia keuangan dan investasi, amortized loan sangat umum ditemui pada instrumen seperti:

  • Obligasi (Bonds): Investor yang membeli obligasi pada dasarnya memberikan pinjaman kepada penerbit obligasi. Obligasi sering kali memiliki jadwal pembayaran bunga (kupon) yang tetap dan pembayaran kembali pokok pinjaman pada saat jatuh tempo. Beberapa obligasi bahkan terstruktur dengan pembayaran pokok yang diangsur secara berkala.
  • Hipotek (Mortgages): Pinjaman hipotek untuk pembelian properti adalah contoh klasik dari amortized loan. Cicilan bulanan yang dibayarkan oleh pemilik rumah mencakup bunga dan pokok pinjaman, yang dirancang untuk melunasi seluruh utang dalam jangka waktu tertentu (misalnya, 15 atau 30 tahun).

Manfaat Amortized Loan

Sistem pembayaran amortized loan menawarkan beberapa keuntungan:

  • Kemudahan Pengelolaan Keuangan: Cicilan yang stabil memudahkan peminjam untuk merencanakan anggaran dan mengelola arus kas mereka.
  • Pendapatan Stabil bagi Investor: Bagi investor, amortized loan menyediakan aliran pendapatan yang dapat diprediksi dari pembayaran bunga.
  • Pengurangan Beban Bunga Seiring Waktu: Karena porsi pokok pinjaman yang dibayarkan meningkat, total beban bunga yang dibayarkan selama masa pinjaman menjadi lebih efisien dibandingkan dengan model pembayaran yang hanya fokus pada bunga di awal.

Cara Menggunakan Amortized Loan

Amortized loan adalah konsep pembayaran pinjaman, bukan alat trading langsung. Trader dapat memahaminya untuk menganalisis instrumen keuangan berbasis utang atau mengelola keuangan pribadi terkait pinjaman investasi.

  1. 1Pahami struktur pembayaran: Kenali bahwa setiap cicilan terdiri dari pokok dan bunga.
  2. 2Analisis tabel amortisasi: Gunakan tabel amortisasi untuk melihat bagaimana proporsi bunga dan pokok berubah seiring waktu.
  3. 3Pertimbangkan dampaknya pada arus kas: Pastikan Anda mampu memenuhi cicilan tetap setiap periode.
  4. 4Evaluasi instrumen investasi: Pahami bagaimana amortized loan memengaruhi imbal hasil dan risiko dari obligasi atau instrumen utang lainnya.

Contoh Penggunaan Amortized Loan dalam Trading

Seorang trader membeli obligasi korporasi senilai Rp100.000.000 dengan kupon 5% per tahun yang dibayarkan setiap semester, dan obligasi tersebut memiliki jadwal pembayaran pokok yang teramortisasi selama 5 tahun. Ini berarti setiap 6 bulan, ia akan menerima pembayaran bunga dan sebagian kecil dari pokok Rp100.000.000. Di awal, pembayaran bunga akan lebih besar dari pembayaran pokok. Namun, seiring berjalannya waktu, porsi pembayaran pokok akan meningkat, mengurangi saldo utang yang mendasarinya, hingga pada akhir tahun ke-5, seluruh pokok pinjaman telah dilunasi oleh penerbit obligasi kepada pemegang obligasi.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Obligasi, Hipotek, Kupon Bunga, Pokok Pinjaman, Jatuh Tempo, Tabel Amortisasi

Pertanyaan Umum tentang Amortized Loan

Apa perbedaan utama antara amortized loan dan pinjaman dengan pembayaran bunga saja?

Pada amortized loan, setiap pembayaran mencakup pokok dan bunga, yang bertujuan melunasi pinjaman sepenuhnya. Pinjaman bunga saja hanya membayar bunga, sehingga pokok pinjaman tetap sama hingga akhir masa pinjaman.

Apakah semua jenis pinjaman merupakan amortized loan?

Tidak. Ada jenis pinjaman lain seperti pinjaman balon (balloon loan) di mana pembayaran pokok sangat kecil di awal dan pembayaran pokok besar di akhir, atau pinjaman dengan pembayaran bunga saja (interest-only loan).

Bagaimana tabel amortisasi membantu trader?

Tabel amortisasi menunjukkan secara rinci berapa porsi bunga dan pokok yang dibayarkan dalam setiap cicilan. Ini membantu trader memahami profil pendapatan dan risiko dari instrumen utang yang mereka analisis, serta memprediksi arus kas.

Apakah amortized loan selalu memiliki cicilan bulanan?

Tidak selalu. Amortized loan bisa memiliki siklus pembayaran yang berbeda, seperti triwulanan atau semesteran, tergantung pada kesepakatan pinjaman.

Mengapa pembayaran pokok meningkat seiring waktu pada amortized loan?

Karena saldo pokok pinjaman yang terutang semakin kecil. Dengan jumlah bunga yang dihitung berdasarkan saldo pokok yang tersisa, maka untuk menjaga cicilan tetap sama, porsi yang dialokasikan untuk pembayaran pokok harus meningkat.