5 menit baca 923 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Anchoring and Adjustment
- Anchoring and Adjustment adalah bias kognitif yang memengaruhi keputusan trading.
- Trader menggunakan harga atau informasi masa lalu sebagai 'jangkar' (anchor).
- Penyesuaian (adjustment) dilakukan berdasarkan data pasar terkini.
- Bias ini dapat menyebabkan keputusan trading yang suboptimal jika jangkar tidak relevan.
- Penting untuk fokus pada analisis pasar saat ini daripada terikat pada harga historis.
📑 Daftar Isi
- Definisi
- Penjelasan Lengkap
- Cara Menggunakan Anchoring and Adjustment
- Contoh Penggunaan
- Istilah Terkait
- FAQ
Apa itu Anchoring and Adjustment?
Anchoring and Adjustment adalah Bias psikologis dalam trading di mana keputusan dibuat berdasarkan titik referensi awal (anchoring) dan penyesuaian terhadap informasi baru (adjustment).
Penjelasan Lengkap tentang Anchoring and Adjustment
Anchoring and Adjustment adalah sebuah bias kognitif yang umum terjadi pada trader dan investor, memengaruhi cara mereka membuat keputusan, terutama dalam penetapan harga atau titik masuk/keluar posisi trading. Konsep ini mengacu pada kecenderungan mental untuk terlalu bergantung pada informasi awal atau titik referensi tertentu (disebut anchoring) sebelum kemudian melakukan penyesuaian berdasarkan informasi baru yang muncul (disebut adjustment).
Memahami Anchoring
Dalam konteks trading forex, anchoring berarti menggunakan angka, harga, atau informasi spesifik dari masa lalu sebagai titik acuan utama. Misalnya, seorang trader mungkin melihat bahwa pasangan mata uang X selalu diperdagangkan di kisaran 1.2000 selama beberapa bulan terakhir. Angka 1.2000 ini kemudian menjadi 'jangkar' atau 'anchor' bagi trader tersebut.
Proses Adjustment
Setelah memiliki jangkar, trader kemudian akan melakukan adjustment. Proses ini melibatkan penyesuaian berdasarkan data, analisis, atau kondisi pasar yang berlaku saat ini. Idealnya, adjustment dilakukan untuk mendapatkan keputusan yang lebih akurat dan relevan dengan realitas pasar terkini. Namun, jika trader terlalu terikat pada jangkar awal, adjustment yang dilakukan mungkin tidak cukup signifikan atau bahkan keliru.
Dampak pada Keputusan Trading
Bias ini dapat terlihat jelas ketika seorang trader menentukan harga masuk (entry price) untuk sebuah posisi. Seorang trader yang terpengaruh oleh anchoring mungkin bersikeras untuk membuka posisi pada harga yang dekat dengan 'jangkar' historisnya, meskipun analisis teknikal atau fundamental saat ini menunjukkan bahwa level harga tersebut sudah tidak lagi optimal atau bahkan berisiko.
Contohnya:
- Seorang trader ingin membeli EUR/USD karena 'biasanya' diperdagangkan di sekitar 1.1000.
- Meskipun berita ekonomi terbaru menunjukkan potensi penguatan USD, trader tersebut tetap menunggu harga mendekati 1.1000 untuk masuk.
- Jika harga terus bergerak naik tanpa kembali ke 1.1000, trader tersebut mungkin kehilangan peluang atau terpaksa masuk pada harga yang kurang menguntungkan.
Dalam kasus lain, seorang trader mungkin melihat harga saham tertentu pernah mencapai $500. Ketika harga turun menjadi $400, ia menganggap $400 tersebut sebagai 'diskon' karena jangkar awalnya adalah $500. Namun, jika fundamental perusahaan memburuk, $400 bisa jadi masih terlalu mahal.
Pentingnya Menghindari Anchoring Bias
Dalam dunia trading yang dinamis, sangat penting bagi trader untuk menyadari dan berusaha meminimalkan pengaruh bias anchoring and adjustment. Fokus utama harus selalu pada analisis data pasar terkini, indikator teknikal, berita fundamental, dan strategi trading yang relevan dengan kondisi saat ini, bukan terpaku pada harga atau level yang pernah terjadi di masa lalu.
Cara Menggunakan Anchoring and Adjustment
Untuk meminimalkan dampak negatif dari bias Anchoring and Adjustment, trader perlu secara sadar mengalihkan fokus dari data masa lalu ke analisis pasar saat ini.
- 1Identifikasi potensi jangkar: Sadari jika Anda secara tidak sadar menggunakan harga atau level tertentu dari masa lalu sebagai acuan utama.
- 2Prioritaskan analisis terkini: Berikan bobot lebih besar pada data teknikal, fundamental, dan sentimen pasar yang berlaku saat ini.
- 3Lakukan penyesuaian secara objektif: Jika Anda harus melakukan penyesuaian, pastikan itu didasarkan pada logika trading yang kuat dan bukan sekadar 'merasa' bahwa harga harus berada di level tertentu.
- 4Uji dan evaluasi: Secara berkala tinjau kembali keputusan trading Anda untuk melihat apakah bias anchoring and adjustment mungkin telah memengaruhinya.
Contoh Penggunaan Anchoring and Adjustment dalam Trading
Seorang trader forex sedang menganalisis pasangan mata uang GBP/USD. Ia melihat bahwa dalam beberapa minggu terakhir, pasangan ini sering kali bergerak dalam rentang 1.2500 hingga 1.2700. Angka 1.2500 menjadi anchor baginya, karena ia berpikir bahwa harga kemungkinan akan kembali ke level tersebut jika bergerak terlalu jauh ke atas.
Namun, hari ini ada rilis data ekonomi penting dari Inggris yang sangat positif, yang seharusnya mendorong penguatan GBP. Trader tersebut melakukan adjustment dengan mempertimbangkan data baru ini. Alih-alih menunggu harga turun ke 1.2500 untuk membeli (karena itulah anchor-nya), ia memutuskan untuk membuka posisi beli (long) pada harga saat ini di 1.2650, karena analisis fundamental dan teknikal menunjukkan potensi kenaikan lebih lanjut akibat berita positif tersebut. Keputusan ini menunjukkan bahwa ia berhasil melakukan adjustment yang tepat berdasarkan informasi baru, tanpa terlalu terpengaruh oleh anchor harga masa lalu.
Sebaliknya, jika trader tersebut tetap bersikeras menunggu harga turun ke 1.2500 untuk membeli, ia akan terperangkap dalam bias anchoring dan berpotensi kehilangan peluang kenaikan yang signifikan.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Bias Kognitif, Psikologi Trading, Analisis Fundamental, Analisis Teknikal, Titik Masuk (Entry Price), Manajemen Risiko
Pertanyaan Umum tentang Anchoring and Adjustment
Apa itu anchoring dalam trading?
Anchoring dalam trading adalah kecenderungan untuk terlalu mengandalkan informasi awal atau titik referensi tertentu, seperti harga masa lalu, saat membuat keputusan trading.
Bagaimana adjustment membantu trader?
Adjustment membantu trader untuk memperbarui keputusan mereka berdasarkan informasi pasar yang lebih baru atau kondisi yang berubah, sehingga keputusan menjadi lebih relevan.
Mengapa penting untuk menghindari bias anchoring and adjustment?
Terlalu terpaku pada jangkar harga masa lalu dapat menyebabkan trader melewatkan peluang trading yang baik atau membuat keputusan yang merugikan karena tidak memperhitungkan kondisi pasar saat ini secara objektif.
Apakah anchoring and adjustment hanya terjadi pada trader pemula?
Tidak, bias kognitif seperti anchoring and adjustment dapat memengaruhi trader dari semua tingkatan pengalaman. Kesadaran diri adalah kunci untuk mengatasinya.