4 menit baca 787 kata Diperbarui: 14 Januari 2026
🎯 Poin Penting tentang Arms Index (TRIN)
- Arms Index (TRIN) mengukur keseimbangan antara kekuatan pembeli dan penjual di pasar saham.
- Nilai TRIN di atas 1 mengindikasikan pasar bearish (penjual dominan).
- Nilai TRIN di bawah 1 mengindikasikan pasar bullish (pembeli dominan).
- TRIN membandingkan pergerakan harga saham dengan volume perdagangan.
- Penggunaan TRIN sebaiknya dikombinasikan dengan analisis lain dan disesuaikan kondisi pasar.
📑 Daftar Isi
Apa itu Arms Index (TRIN)?
Arms Index (TRIN) adalah Arms Index (TRIN) adalah indikator teknikal yang mengukur keseimbangan permintaan-penawaran di pasar saham berdasarkan perbandingan pergerakan harga dan volume.
Penjelasan Lengkap tentang Arms Index (TRIN)
Apa itu Arms Index (TRIN)?
Arms Index, yang juga dikenal sebagai TRading INdex (TRIN), adalah sebuah indikator teknikal yang dikembangkan oleh Richard Arms pada tahun 1967. Indikator ini dirancang untuk menganalisis sentimen pasar saham dengan mengukur keseimbangan antara permintaan dan penawaran. TRIN bekerja dengan membandingkan pergerakan harga saham (saham yang naik versus saham yang turun) dengan volume perdagangan yang terkait.
Bagaimana Cara Kerja Arms Index (TRIN)?
Rumus dasar untuk menghitung TRIN adalah:
TRIN = (Jumlah Saham Naik / Jumlah Saham Turun) / (Volume Saham Naik / Volume Saham Turun)
Atau dapat disederhanakan menjadi:
TRIN = (Jumlah Saham Naik / Volume Saham Naik) / (Jumlah Saham Turun / Volume Saham Turun)
Secara konseptual, TRIN membandingkan rasio saham yang bergerak naik dengan rasio volume yang mendukung pergerakan naik tersebut, terhadap rasio saham yang bergerak turun dengan rasio volume yang mendukung pergerakan turun.
Interpretasi Nilai TRIN
- TRIN > 1: Menunjukkan bahwa pasar sedang dalam tren bearish. Ini berarti volume perdagangan pada saham yang turun lebih besar dari volume pada saham yang naik, mengindikasikan dominasi penjual atau tekanan jual yang lebih kuat.
- TRIN < 1: Menunjukkan bahwa pasar sedang dalam tren bullish. Ini berarti volume perdagangan pada saham yang naik lebih besar dari volume pada saham yang turun, mengindikasikan dominasi pembeli atau minat beli yang lebih kuat.
- TRIN = 1: Menunjukkan keseimbangan antara kekuatan pembeli dan penjual.
Penggunaan Arms Index dalam Trading
Arms Index dapat memberikan wawasan berharga bagi trader dan investor saham. Cara penggunaannya melibatkan pengamatan sinergi antara pergerakan harga dan volume:
- Potensi Penurunan Pasar: Jika harga saham secara umum naik, namun volume perdagangan justru menurun, ini bisa menjadi sinyal pelemahan tren naik dan potensi pembalikan arah turun. TRIN dalam kondisi ini cenderung meningkat.
- Potensi Kenaikan Pasar: Sebaliknya, jika harga saham secara umum turun, namun volume perdagangan meningkat, ini bisa mengindikasikan adanya akumulasi atau minat beli yang mulai masuk, menandakan potensi pembalikan arah naik. TRIN dalam kondisi ini cenderung menurun.
Penting untuk diingat bahwa TRIN adalah alat analisis teknikal. Akurasinya dapat ditingkatkan jika digunakan bersamaan dengan indikator teknikal lainnya, analisis fundamental, serta pemahaman mendalam tentang kondisi pasar yang sedang berlangsung.
Cara Menggunakan Arms Index (TRIN)
Gunakan Arms Index (TRIN) untuk mengukur sentimen pasar dengan membandingkan pergerakan harga saham dan volume perdagangan.
- 1Hitung atau pantau nilai TRIN menggunakan data pasar saham.
- 2Perhatikan nilai TRIN: di atas 1 menandakan sentimen bearish, di bawah 1 menandakan sentimen bullish.
- 3Analisis divergensi antara pergerakan harga dan volume: harga naik dengan volume turun dapat mengindikasikan pelemahan, sementara harga turun dengan volume naik dapat mengindikasikan potensi pembalikan.
- 4Kombinasikan sinyal TRIN dengan indikator teknikal dan fundamental lainnya untuk konfirmasi sebelum membuat keputusan trading.
Contoh Penggunaan Arms Index (TRIN) dalam Trading
Misalkan pada suatu hari, mayoritas saham di bursa bergerak naik, namun total volume perdagangan untuk saham-saham yang naik jauh lebih rendah dibandingkan volume perdagangan saham-saham yang turun. Jika TRIN menunjukkan nilai di atas 1 (misalnya 1.5), ini mengindikasikan bahwa meskipun banyak saham yang naik (secara jumlah), tekanan jual yang didukung volume lebih besar pada saham-saham yang turun menunjukkan sentimen pasar yang cenderung bearish pada hari tersebut, mengisyaratkan potensi koreksi lebih lanjut.
Istilah Terkait
Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Indikator Teknikal, Analisis Teknikal, Volume Perdagangan, Sentimen Pasar, Pasar Bearish, Pasar Bullish, Richard Arms
Pertanyaan Umum tentang Arms Index (TRIN)
Apakah Arms Index (TRIN) hanya digunakan untuk pasar saham?
Ya, Arms Index (TRIN) secara tradisional dikembangkan dan paling sering digunakan untuk analisis pasar saham. Namun, prinsip dasarnya tentang keseimbangan permintaan-penawaran dan volume dapat diaplikasikan secara konseptual pada pasar lain.
Bagaimana cara mendapatkan data untuk menghitung TRIN?
Data yang dibutuhkan untuk menghitung TRIN meliputi jumlah saham yang naik, jumlah saham yang turun, volume perdagangan saham yang naik, dan volume perdagangan saham yang turun. Data ini biasanya tersedia melalui platform charting atau penyedia data pasar keuangan.
Seberapa akurat Arms Index (TRIN) dalam memprediksi pergerakan pasar?
Tidak ada indikator teknikal yang dapat memberikan akurasi 100%. Arms Index (TRIN) adalah alat bantu yang memberikan wawasan tentang sentimen pasar. Akurasi prediksinya dapat ditingkatkan jika digunakan bersamaan dengan indikator lain dan analisis yang komprehensif.