4 menit baca 812 kata Diperbarui: 15 Januari 2026

🎯 Poin Penting tentang Authorized Stock

  • Authorized Stock menetapkan batas maksimal saham yang dapat diterbitkan oleh perusahaan.
  • Jumlah ini ditentukan saat pendirian perusahaan dan tercantum dalam dokumen legal.
  • Perusahaan memerlukan persetujuan pemegang saham untuk meningkatkan jumlah Authorized Stock.
  • Hanya saham dalam batas Authorized Stock yang dapat dijual ke publik.
  • Tidak semua Authorized Stock harus diterbitkan sekaligus; sebagian bisa menjadi saham cadangan.

📑 Daftar Isi

Apa itu Authorized Stock?

Authorized Stock adalah Authorized Stock adalah batas tertinggi jumlah saham yang bisa diterbitkan perusahaan, tercatat di akta pendirian dan bisa diubah dengan persetujuan pemegang saham.

Penjelasan Lengkap tentang Authorized Stock

Apa itu Authorized Stock?

Authorized Stock, yang juga dikenal sebagai authorized shares atau saham otorisasi, merujuk pada jumlah maksimum saham yang secara hukum diizinkan untuk diterbitkan oleh suatu perusahaan. Angka ini merupakan keputusan fundamental yang dibuat oleh perusahaan pada saat pendiriannya dan tercantum secara rinci dalam dokumen legal perusahaan, seperti akta pendirian (articles of incorporation) atau anggaran dasar (bylaws).

Pentingnya Authorized Stock dalam Struktur Perusahaan

Jumlah saham otorisasi ini berfungsi sebagai plafon atau batas atas. Perusahaan tidak dapat menerbitkan saham melebihi jumlah yang telah ditetapkan ini tanpa melalui prosedur perubahan anggaran dasar yang melibatkan persetujuan dari pemegang saham. Fleksibilitas dalam mengubah jumlah Authorized Stock ini sangat penting, terutama ketika perusahaan membutuhkan pendanaan tambahan untuk ekspansi bisnis, melakukan akuisisi strategis, atau membiayai operasional sehari-hari.

Hubungan Authorized Stock dengan Penjualan Saham Publik

Authorized Stock memiliki kaitan erat dengan kemampuan perusahaan untuk menjual sahamnya kepada publik, baik melalui Penawaran Umum Perdana (IPO) maupun penawaran saham lanjutan. Perusahaan hanya dapat menerbitkan dan menjual saham yang berada dalam batas jumlah Authorized Stock yang telah ditentukan. Namun, penting untuk dipahami bahwa jumlah saham yang diterbitkan dan beredar di pasar (outstanding shares) seringkali lebih sedikit daripada jumlah Authorized Stock. Hal ini karena perusahaan mungkin memilih untuk menerbitkan hanya sebagian dari saham otorisasi mereka pada satu waktu, sementara sisanya disimpan sebagai saham cadangan atau belum dipasarkan.

Implikasi Authorized Stock bagi Investor

Bagi investor, memahami Authorized Stock suatu perusahaan memberikan gambaran penting mengenai potensi dilusi di masa depan. Jika sebuah perusahaan memiliki Authorized Stock yang sangat besar namun baru menerbitkan sebagian kecil dari total saham otorisasi tersebut, ada potensi perusahaan dapat menerbitkan saham tambahan di kemudian hari. Penerbitan saham baru ini, jika dilakukan, dapat mengurangi persentase kepemilikan investor yang ada, yang dikenal sebagai dilusi.

Secara ringkas, Authorized Stock adalah kuota maksimal saham yang dapat diciptakan oleh perusahaan. Jumlah ini dapat disesuaikan seiring pertumbuhan dan kebutuhan perusahaan, namun selalu memerlukan persetujuan pemegang saham untuk perubahan.

Cara Menggunakan Authorized Stock

Investor dapat menganalisis Authorized Stock untuk memahami potensi dilusi dan kesehatan keuangan perusahaan dalam jangka panjang.

  1. 1Periksa dokumen legal perusahaan (akta pendirian/anggaran dasar) untuk mengetahui jumlah Authorized Stock.
  2. 2Bandingkan Authorized Stock dengan jumlah saham yang beredar (outstanding shares) untuk mengidentifikasi potensi penerbitan saham baru.
  3. 3Evaluasi alasan perusahaan memiliki Authorized Stock yang besar namun belum menerbitkannya.
  4. 4Pertimbangkan potensi dilusi kepemilikan Anda jika perusahaan memutuskan untuk menerbitkan lebih banyak saham dari Authorized Stock yang tersedia.

Contoh Penggunaan Authorized Stock dalam Trading

Misalkan Perusahaan ABC memiliki 100.000.000 lembar saham otorisasi (Authorized Stock) dan saat ini telah menerbitkan serta menjual 50.000.000 lembar saham kepada publik (outstanding shares). Ini berarti Perusahaan ABC masih memiliki kapasitas untuk menerbitkan hingga 50.000.000 lembar saham tambahan tanpa perlu mengubah akta pendiriannya. Jika Perusahaan ABC memutuskan untuk menerbitkan 20.000.000 lembar saham lagi untuk mendanai ekspansi pabrik baru, jumlah saham beredar akan menjadi 70.000.000 lembar, dan kapasitas otorisasi yang tersisa menjadi 30.000.000 lembar. Investor yang memegang saham Perusahaan ABC perlu menyadari bahwa kepemilikan persentase mereka akan sedikit berkurang akibat penerbitan saham baru ini.

Istilah Terkait

Pelajari juga istilah-istilah berikut untuk memperdalam pemahaman Anda: Saham Beredar (Outstanding Shares), Saham Otorisasi, Akta Pendirian, Anggaran Dasar, Dilusi Saham, Penawaran Umum Perdana (IPO)

Pertanyaan Umum tentang Authorized Stock

Apakah Authorized Stock bisa berubah?

Ya, Authorized Stock dapat diubah (ditambah atau dikurangi) melalui persetujuan pemegang saham dan perubahan anggaran dasar perusahaan.

Apa perbedaan Authorized Stock dengan Outstanding Shares?

Authorized Stock adalah jumlah maksimum saham yang *bisa* diterbitkan, sedangkan Outstanding Shares adalah jumlah saham yang *sudah* diterbitkan dan beredar di pasar.

Mengapa perusahaan perlu memiliki Authorized Stock yang lebih besar dari saham yang beredar?

Perusahaan seringkali memiliki Authorized Stock yang lebih besar untuk fleksibilitas pendanaan di masa depan, seperti untuk akuisisi, ekspansi, atau sebagai bagian dari program insentif karyawan tanpa harus melalui proses perubahan anggaran dasar yang rumit setiap kali dibutuhkan.

Bagaimana Authorized Stock memengaruhi harga saham?

Authorized Stock sendiri tidak secara langsung memengaruhi harga saham. Namun, keputusan perusahaan untuk menerbitkan saham baru dari Authorized Stock yang tersedia dapat memengaruhi harga saham melalui mekanisme penawaran dan permintaan, serta potensi dilusi.

Apakah semua perusahaan publik memiliki Authorized Stock?

Ya, semua perusahaan yang sahamnya diperdagangkan secara publik memiliki Authorized Stock yang ditetapkan dalam dokumen legal mereka.